News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Banggar DPR Said Abdullah Dorong OJK Baru Fokus Jaga Pasar Modal, Free Float hingga Perlindungan Investor

Ketua Banggar DPR Said Abdullah minta pimpinan baru OJK menjaga independensi, menindak goreng saham, menaikkan free float, dan perkuat perlindungan investor.
Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB
Gedung OJK
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyambut positif penunjukan jajaran pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai transisi kepemimpinan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan pasar sekaligus membenahi berbagai persoalan struktural di sektor jasa keuangan.

OJK sebelumnya menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner. Selain itu, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai ADK Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Penunjukan tersebut menyusul pengunduran diri Ketua OJK Mahendra Siregar, Wakil Ketua Mirza Adityaswara, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Said mengatakan, meskipun jumlah dewan komisioner OJK kini tersisa enam orang, ditambah dua anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, kepemimpinan lembaga tersebut tetap dapat berjalan efektif. Menurutnya, yang paling utama adalah menjaga independensi dan profesionalisme OJK dalam setiap pengambilan keputusan.

“Independensi OJK adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar. Pemerintah dan DPR seharusnya membatasi diri untuk tidak masuk ke ranah kewenangan OJK maupun Bank Indonesia. Peran kami sebatas memberi masukan, bukan menilai atau mengintervensi,” tegas Said.

Penindakan Goreng Saham Jadi Sorotan

Salah satu perhatian utama Said terhadap pimpinan baru OJK adalah penegakan hukum di pasar modal, khususnya terhadap praktik goreng saham atau coordinated trading behaviour yang dapat mendistorsi harga wajar saham. Ia menegaskan, pengendalian praktik tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab OJK sebagai otoritas tertinggi di sektor jasa keuangan.

Menurut Said, media sosial kini kerap dimanfaatkan sebagai sarana membangun opini yang dapat mengarahkan pergerakan saham secara tidak wajar. Kondisi ini berpotensi merugikan investor ritel dan merusak integritas pasar.

“OJK perlu mengatur kerja sama perusahaan efek dengan pegiat media sosial dan penyedia jasa teknologi. Mereka harus disertifikasi untuk memastikan kepatuhan dan etika dalam perdagangan saham,” ujarnya.

Ia menambahkan, bila OJK membutuhkan dukungan aparat penegak hukum lain dalam proses penindakan, koordinasi tersebut harus tetap berada di bawah komando OJK demi menjaga independensi lembaga.

Dorong Kenaikan Free Float Saham

Selain aspek penegakan hukum, Said juga mendorong OJK untuk memprioritaskan kebijakan teknis yang dapat memperkuat kualitas pasar modal nasional. Salah satunya adalah kebijakan free float saham.

Ia mengusulkan agar pada Februari 2026 OJK dapat menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, lalu diperluas secara bertahap. Kebijakan ini dinilai penting untuk meningkatkan likuiditas saham, memperbaiki tata kelola emiten, serta memperbesar daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.

Tak hanya itu, Said juga meminta OJK lebih terbuka dalam mengungkap kepemilikan saham emiten, termasuk pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner. Transparansi ini diyakini dapat membantu lembaga pemeringkat global seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam menilai risiko emiten di Indonesia.

“Keterbukaan kepemilikan akan memperkuat kredibilitas pasar kita sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan struktur kepemilikan,” katanya.

Evaluasi Penempatan Dana Asuransi

Perhatian lain yang disampaikan Said adalah terkait kebijakan perusahaan asuransi yang diperbolehkan menempatkan hingga 20 persen dana iuran pemegang polis di pasar saham. Ia menilai, kebijakan ini perlu dievaluasi secara serius karena memiliki risiko spekulatif yang cukup tinggi.

Menurutnya, sejumlah kasus gagal bayar di perusahaan asuransi dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari praktik pengelolaan dana yang agresif dan kurang hati-hati. Karena itu, OJK diminta memastikan bahwa perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan investasi sektor asuransi.

“Dana pemegang polis bukan dana spekulasi. Harus ada kehati-hatian ekstra agar tidak terjadi kerugian yang merugikan masyarakat luas,” tegas Said.

Risiko Dana Pensiun di Pasar Keuangan

Dalam jangka menengah dan panjang, Said juga menyoroti perlunya kajian mendalam terkait penempatan dana pensiun di instrumen saham dan obligasi. Selama ini, dana pensiun menjadi salah satu sumber utama likuiditas domestik di pasar keuangan nasional.

Namun, risiko dapat muncul ketika investor asing menarik dana secara besar-besaran, sementara saham dan obligasi milik dana pensiun digunakan sebagai jaminan transaksi repo. Ketika nilai portofolio turun, nilai jaminan ikut melemah dan berpotensi memicu tekanan likuiditas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada baiknya OJK merumuskan peran penyangga likuiditas yang jelas, agar tidak merugikan pemilik dana pensiun sekaligus meminimalkan risiko komplikasi di pasar saham dan obligasi,” ujar Said.

Dengan berbagai agenda tersebut, Said berharap kepemimpinan baru OJK dapat segera bekerja cepat, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memperkuat kepercayaan investor domestik dan global terhadap pasar keuangan Indonesia. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendes PDT Gelar Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali

Kemendes PDT Gelar Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melangsungkan puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Ancaman Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Semakin Nyata, Pengamat Maritim Sodorkan Lima Solusi

Ancaman Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Semakin Nyata, Pengamat Maritim Sodorkan Lima Solusi

Wilayah perairan Raja Ampat, Papua dalam ancaman serius rusaknya terumbu karang.
Baca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban Memang Ada Dalilnya? Begini Kata Buya Yahya

Baca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban Memang Ada Dalilnya? Begini Kata Buya Yahya

Membaca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban memang ada dalilnya? Begini penjelasan Buya Yahya tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban.
Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Kronologi Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser tangerang hingga babak belur.
Anggota Banser Niat Salaman Berujung Babak Belur, Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Ini Detailnya

Anggota Banser Niat Salaman Berujung Babak Belur, Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Ini Detailnya

Polres Metro Tangerang Kota resmi menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan.  Berawal dari Anggota Banser niat salaman...
Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak bagaimana peruntungan zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, 3 Februari 2026. Prediksi lengkap soal karier, keuangan, asmara.

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak bagaimana peruntungan zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, 3 Februari 2026. Prediksi lengkap soal karier, keuangan, asmara.
Namanya Terseret dalam Konflik Denada dan Ressa Rizky, Adjie Pangestu Minta Maaf pada Anaknya

Namanya Terseret dalam Konflik Denada dan Ressa Rizky, Adjie Pangestu Minta Maaf pada Anaknya

Adjie Pangestu mengaku sampai minta maaf kepada anak kandungnya lantaran ikut terseret dalam konflik antara Denada dengan Ressa Rizky. Simak informasinya!
Kebakaran Terjadi di Smelter Bauksit PT BAP Ketapang, Diduga Akibat Gangguan Listrik

Kebakaran Terjadi di Smelter Bauksit PT BAP Ketapang, Diduga Akibat Gangguan Listrik

Kebakaran terjadi di area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Habib Bahar bin Smith Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser Tangerang, Begini Kronologi Kejadian

Kronologi Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan anggota Banser tangerang hingga babak belur.
Bukan Cuma Hukuman, Ternyata Ini Alasan 61 Napi Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Bukan Cuma Hukuman, Ternyata Ini Alasan 61 Napi Berisiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan

Pekan ini, 61 warga binaan yang masuk dalam kategori berisiko tinggi dipindahkan ke Pulau Nusakambangan untuk menghuni Lapas Super Maximum dan Maximum Security.
Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 3 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan zodiak besok, Selasa 3 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, sampai keuangan.
Baca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban Memang Ada Dalilnya? Begini Kata Buya Yahya

Baca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban Memang Ada Dalilnya? Begini Kata Buya Yahya

Membaca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban memang ada dalilnya? Begini penjelasan Buya Yahya tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT