GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar! 6 Fakta Skandal IPO REAL yang Bikin OJK Bekukan Izin Sekuritas

Skandal IPO REAL mengguncang pasar modal. Ini 6 fakta penting mulai dari investor fiktif, manipulasi data, hingga izin sekuritas dibekukan OJK.
Senin, 9 Februari 2026 - 12:47 WIB
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.comSkandal IPO REAL resmi menjadi perhatian besar di pasar modal Indonesia setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi tegas kepada PT UOB Kay Hian Sekuritas. Izin kegiatan penjaminan emisi perusahaan tersebut dibekukan selama 12 bulan akibat pelanggaran serius dalam proses penawaran umum perdana saham (IPO) PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL).

Keputusan ini langsung memicu kehebohan karena dinilai membuka praktik tak wajar dalam mekanisme penjatahan saham IPO. Berikut 6 fakta skandal IPO REAL yang diungkap OJK dan mengguncang kepercayaan investor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Verifikasi Investor Gagal Total

Dalam skandal IPO REAL, OJK menemukan UOB Kay Hian Sekuritas tidak menjalankan kewajiban Customer Due Diligence (CDD) dengan benar. Delapan investor yang terlibat dalam penjatahan pasti (fixed allotment) tidak diverifikasi secara memadai, padahal prosedur ini menjadi benteng utama mencegah manipulasi pasar dan pencucian uang.

Kelalaian ini menjadi salah satu dasar utama pembekuan izin penjaminan emisi.

2. Investor Mengaku Karyawan Emiten

Fakta mengejutkan lainnya dalam skandal IPO REAL terungkap dari formulir pembukaan rekening bank tahun 2019. Delapan investor tersebut tercatat mengaku bekerja sebagai staf di PT Repower Asia Indonesia Tbk, emiten yang sahamnya sedang IPO.

Temuan ini mengindikasikan adanya dugaan upaya menyamarkan hubungan afiliasi agar bisa mendapatkan jatah saham secara tidak wajar dalam IPO REAL.

3. Pernyataan Palsu dalam Dokumen IPO

OJK juga menemukan adanya pemberian informasi tidak sesuai fakta dalam Formulir Pesanan Saham (FPPS). Meski mengetahui profil investor bermasalah, pihak penjamin emisi tetap mengisi kolom pernyataan persyaratan tertentu dengan jawaban “Tidak”.

Praktik ini menjadi salah satu bukti penting dalam skandal IPO REAL, karena membuka celah manipulasi proses penjatahan saham.

4. Pendanaan Saham dari Afiliasi Grup

Lebih jauh, OJK mengungkap bahwa delapan investor tersebut ternyata tidak menggunakan dana pribadi untuk membeli saham IPO REAL. Dana justru berasal dari UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd, yang merupakan entitas afiliasi grup.

Skema ini memperkuat dugaan bahwa IPO REAL direkayasa agar kuota penjatahan pasti bisa dipenuhi melalui pendanaan internal, bukan murni dari investor independen.

5. Emiten REAL Ikut Kena Sanksi

Skandal IPO REAL tidak berhenti di level penjamin emisi. PT Repower Asia Indonesia Tbk juga dijatuhi sanksi karena melakukan transaksi material berupa pembelian tanah di Tangerang pada Februari 2024 tanpa mengikuti prosedur keterbukaan informasi.

Nilai transaksi tersebut melebihi 20% dari ekuitas perusahaan, namun tidak disampaikan sesuai aturan kepada publik dan pemegang saham.

6. Denda Ratusan Juta dan Sanksi Personal

OJK menjatuhkan sanksi tidak hanya kepada korporasi, tetapi juga individu. Mantan Direktur UOB Kay Hian Sekuritas, Yacinta Fabiana Tjang, didenda Rp30 juta dan dilarang beraktivitas di pasar modal selama tiga tahun.

Sementara itu, PT Repower Asia Indonesia Tbk dikenai denda administratif total Rp925 juta, ditambah sanksi pribadi kepada jajaran direksinya. Ini menjadikan skandal IPO REAL sebagai salah satu kasus penegakan hukum pasar modal paling tegas dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski izin penjaminan emisi UOB Kay Hian Sekuritas dibekukan selama satu tahun, OJK masih memperbolehkan perusahaan menyelesaikan kewajiban penjaminan emisi yang kontraknya sudah berjalan sebelum surat sanksi diterbitkan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pelaku industri pasar modal bahwa pelanggaran dalam proses IPO, khususnya yang berkaitan dengan transparansi investor dan afiliasi, tidak akan ditoleransi. Skandal IPO REAL pun kini tercatat sebagai salah satu babak kelam yang mengguncang kredibilitas mekanisme penawaran saham perdana di Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun dan ganti rugi Rp13,4 triliun dalam kasus korupsi Pertamina, sementara sang ayah resmi buron Interpol.
Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Gugun menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat.
Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara soal maraknya pemain diaspora di Super League. Ia menilai fenomena tersebut tak perlu diperdebatkan.
Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengucurkan belanja negara Rp809 triliun pada triwulan pertama 2026 sebagai strategi menjaga momentum ekonomi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

Lembaga ini dinilai memiliki peran penting dalam memastikan fungsi pengawasan berjalan efektif.
Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Clairmont resmi laporkan kembali Codeblu ke Bareskrim atas dugaan rekayasa informasi dan cyber bullying. Kuasa hukum beberkan alasan dan pasal baru.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT