News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Otomotif Lesu, MPMX Catat Kenaikan Laba Meski Pendapatan Turun di Awal 2026

Pada 3 bulan pertama 2026, MPMX membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun yang turun 4 persen secara tahunan, lantaran penyesuaian di sejumlah lini bisnis.
Selasa, 5 Mei 2026 - 20:44 WIB
Emiten MPMX paparkan kinerjanya di tengah tekanan pasar otomotif.
Sumber :
  • MPMX

Jakarta, tvOnenews.com - Emiten yang terafiliasi dengan Grup Saratoga, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), mencatat kinerja kuartal I/2026 yang masih tertekan akibat lesunya pasar otomotif domestik.

Group CFO MPMX Beatrice Kartika mengungkapkan, industri otomotif nasional sepanjang tiga bulan pertama 2026 masih menghadapi tekanan seiring pemulihan ekonomi yang belum optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif hingga kuartal I tahun ini. Meski demikian, fokus Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas, berhasil mendorong efisiensi operasional, memperkuat profitabilitas, serta menerapkan disiplin dalam pengelolaan risiko, khususnya pada segmen pembiayaan. Kami optimis MPMX dapat terus menjaga ketahanan kinerja secara berkelanjutan," ujarnya dikutip Selasa (5/5/2026).

Pada periode tersebut, perusahaan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun, turun 4 persen secara tahunan, lantaran penyesuaian di sejumlah lini bisnis.

Meski pendapatan menurun, profitabilitas tetap terjaga. Laba kotor tercatat naik 3 persen secara tahunan menjadi Rp365 miliar, dengan margin meningkat menjadi 9,1 persen dari sebelumnya 8,5 persen.

Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan. Laba usaha tumbuh 6 persen menjadi Rp193 miliar, dengan margin meningkat menjadi 4,8 persen dari 4,3 persen. Sementara itu, laba bersih naik 8 persen menjadi Rp173 miliar, dengan margin meningkat menjadi 4,3 persen dari 3,8 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi segmen usaha, kinerja perseroan menunjukkan variasi dengan fokus pada peningkatan kualitas pendapatan dan efisiensi.

Pada lini distribusi dan ritel kendaraan roda dua melalui MPMulia, penjualan mengalami dinamika. Penurunan pada bisnis distribusi sebagian tertopang oleh pertumbuhan di ritel serta stabilnya pendapatan purna jual.

Pendapatan dari distribusi sepeda motor turun 5 persen, sedangkan pendapatan purna jual naik 4 persen. Di sisi ritel, penjualan meningkat 3 persen, meskipun pendapatan purna jual turun tipis 2 persen.

Secara keseluruhan, pendapatan bersih segmen ini turun 3 persen menjadi Rp3.797 miliar. Namun, laba kotor masih tumbuh 2 persen menjadi Rp321 miliar dengan margin meningkat menjadi 8,5 persen dari 8,0 persen, mencerminkan efisiensi biaya dan kontribusi yang lebih baik dari ritel serta layanan purna jual.

Pada segmen asuransi melalui MPMInsurance, pendapatan turun 17 persen menjadi Rp204 miliar, terutama akibat penurunan kontribusi dari lini kendaraan bermotor dan properti. Meski demikian, efisiensi biaya mendorong perbaikan kinerja operasional, terlihat dari penurunan biaya pendapatan sebesar 22 persen yang meningkatkan hasil layanan asuransi 10 persen menjadi Rp44 miliar.

Selain itu, hasil investasi naik 34 persen menjadi Rp12 miliar, didukung peningkatan pendapatan lain.

Di segmen penyewaan kendaraan, MPMRent mencatat pendapatan turun 4 persen menjadi Rp368 miliar. Namun, laba kotor meningkat 9 persen menjadi Rp83 miliar, dengan margin naik signifikan menjadi 22,6 persen dari 19,9 persen.

Peningkatan tersebut didorong oleh efisiensi biaya, perbaikan profitabilitas bisnis rental, serta kontribusi penjualan mobil bekas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pada bisnis pembiayaan melalui JACCS MPMFinance Indonesia, pendapatan turun 43 persen sejalan dengan strategi yang lebih selektif dan berfokus pada kualitas aset.

Langkah tersebut diikuti penurunan beban operasional sebesar 40 persen menjadi Rp160 miliar serta penurunan biaya provisi dan aset terkait, sehingga rugi bersih dapat ditekan 23 persen menjadi Rp38 miliar. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Penyesalan Shin Tae-yong di Balik Gagalnya Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Daftar Penyesalan Shin Tae-yong di Balik Gagalnya Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong tak menampik adanya sejumlah momen yang menjadi penyesalan terbesarnya selama menangani Timnas Indonesia. Jika melihat statistik, Indonesia mampu
Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 6 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Dedi Mulyadi Sikapi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Eks Pegawai Korban

Dedi Mulyadi Sikapi Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu, Nostalgia Alibi Terdakwa Fitnah Eks Pegawai Korban

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) kembali mengingat momen mengundang Evan, mantan pegawai korban dalam kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu.
Kolaborasi Hasilkan Wakaf Produktif, Wakaf Salman Sulap Kebun Kelengkeng di Subang

Kolaborasi Hasilkan Wakaf Produktif, Wakaf Salman Sulap Kebun Kelengkeng di Subang

Wakaf Salman membuktikan bahwa ekosistrm wakaf tak hanya berorientasi pada keberlanjutan aset, tetapi juga pada dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 6 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 6 Mei 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Tuntutan JPU ke Ibam di Kasus Chromebook Nadiem Disorot Pakar, Singgung Fakta Persidangan hingga Skenario Proyek

Tuntutan JPU ke Ibam di Kasus Chromebook Nadiem Disorot Pakar, Singgung Fakta Persidangan hingga Skenario Proyek

Pakar hukum menilai pertanggungjawaban dalam kasus Chromebook harus disesuaikan dengan peran serta tindakan masing-masing terdakwa, termasuk Ibrahim Arief sebagai konsultan.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT