GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Sebut Rp15.400 Triliun Menguapi Lewat Praktik Ekspor Culas: Ini yang Menyebabkan Gaji ASN Kecil

Presiden Prabowo mengungkap salah satu praktik yang menjadi sorotan pemerintah adalah under invoicing, yakni pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya.
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto mengungkap dugaan kebocoran besar dalam tata kelola ekspor sumber daya alam Indonesia. Dalam pidatonya di Sidang Paripurna DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Prabowo menyebut praktik culas manipulasi nilai ekspor telah membuat keuntungan besar dari kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027, Prabowo menjelaskan Indonesia sebenarnya selalu mencatat keuntungan perdagangan karena nilai ekspor lebih besar dibanding impor.

Namun, keuntungan tersebut dinilai tidak sepenuhnya masuk ke dalam sistem ekonomi nasional.

“Kalau ilmu dagang yang kita jual lebih banyak dari kita beli. Artinya, negara ini enggak akan pernah mengalami, yang terjadi adalah keuntungan kita selama 22 tahun adalah US$436 miliar, yang keluar US$343 miliar. Ini angka-angka dari PBB,” tegas dia.

Prabowo menilai kondisi itu berdampak langsung terhadap lemahnya kapasitas fiskal negara, termasuk keterbatasan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur negara dan pelayanan publik.

“Ini yang menyebabkan gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil. Ini yang (menyebabkan) anggaran tak cukup, anggaran tidak kuat dan sebagainya,” ungkapnya

Presiden mengungkap salah satu praktik yang menjadi sorotan pemerintah adalah underinvoicing, yakni pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya. Modus tersebut disebut dilakukan melalui perusahaan-perusahaan yang terhubung dengan entitas di luar negeri.

Menurut catatan pemerintah, praktik underinvoicing selama periode 1991-2024 mencapai US$900 miliar atau setara Rp15.400 triliun.

“Banyak yang membuat perusahaan di luar negeri, dia jual dari perusahaan di dalam negeri ke perusahaan di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga sebenarnya,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengatakan praktik tersebut terjadi hampir di seluruh komoditas strategis Indonesia, termasuk industri kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar negara.

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Regulasi itu mewajibkan ekspor sejumlah komoditas strategis dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Klub yang Siap Bajak Bojan Hodak Jika Tidak Perpanjang Kontrak di Persib Bandung, Tim Mana Saja?

4 Klub yang Siap Bajak Bojan Hodak Jika Tidak Perpanjang Kontrak di Persib Bandung, Tim Mana Saja?

Nasib Bojan Hodak di Persib jadi sorotan. Jika tak bertahan, empat klub Asia Tenggara ini bisa menjadi pelabuhan baru sang pelatih asal Kroasia musim depan.
Gubernur Sherly Tjoanda Heran Nelayan Sanggup Bayar Cicilan Jutaan, Ternyata Omzetnya Bikin Kaget

Gubernur Sherly Tjoanda Heran Nelayan Sanggup Bayar Cicilan Jutaan, Ternyata Omzetnya Bikin Kaget

Sherly Tjoanda Kaget Dengar Cicilan Nelayan Rp2,6 Juta per Bulan, Langsung Hitung Penghasilannya di Depan Warga
Pjs Dirut BEI Buka Suara soal IHSG Melemah, Tetap Yakin Prospek Ekonomi Indonesia Cerah

Pjs Dirut BEI Buka Suara soal IHSG Melemah, Tetap Yakin Prospek Ekonomi Indonesia Cerah

Pjs Dirut BEI Jeffrey Hendrik optimistis prospek IHSG dan ekonomi Indonesia tetap positif meski perdagangan saham hari ini melemah secara teknikal.
Update Kondisi Alex Marquez Pasca Crash yang Sebabkan Red Flag di MotoGP Catalunya 2026: Semuanya Terkendali!

Update Kondisi Alex Marquez Pasca Crash yang Sebabkan Red Flag di MotoGP Catalunya 2026: Semuanya Terkendali!

Rider Gresini, Alex Marquez, mengalami kecelakaan keras sehari setelah memenangi Sprint Race di MotoGP Catalunya 2026.
3 Cara Jitu KDM Melunakkan Pedagang Kaki Lima Ditertibkan, Gubernur Jawa Barat itu Mau Menata Ruang Publik sesuai Fungsinya

3 Cara Jitu KDM Melunakkan Pedagang Kaki Lima Ditertibkan, Gubernur Jawa Barat itu Mau Menata Ruang Publik sesuai Fungsinya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan adanya langkah persuasif dan humanis dilakukan olehnya bersama Pemprov dan Pemda dalam melakukan penertiban PKL
Raja Salman Undang 42 WNI Naik Haji Gratis, Berangkat ke Tanah Suci dengan Fasilitas Khusus

Raja Salman Undang 42 WNI Naik Haji Gratis, Berangkat ke Tanah Suci dengan Fasilitas Khusus

Raja Salman kembali mengundang 42 WNI untuk menunaikan ibadah haji gratis tahun 2026. Jamaah diberangkatkan dengan layanan dan fasilitas khusus.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT