GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Desak Koreksi DTSEN Maksimal 14 Hari Kerja, Desil Tak Boleh Jadi 'Hakim' Tunggal Penerima Bansos

DPR meminta supaya pemerintah memperkuat mekanisme koreksi DTSEN maksimal 14 hari kerja. Data desil diminta tak menjadi satu-satunya penentu penerima bansos.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:15 WIB
Ilustrasi pemberian bantuan sosial atau bansos.
Sumber :
  • Antara

Ateng juga mendorong penguatan verifikasi di tingkat daerah dengan tetap menerapkan pengawasan berlapis.

Pemerintah desa, kelurahan, hingga kabupaten perlu diberi ruang untuk mengusulkan perubahan data berdasarkan kondisi faktual masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setiap usulan koreksi harus dilakukan secara transparan dan memiliki dokumentasi yang jelas. Mekanisme tersebut dinilai penting agar perubahan data dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mencegah kesalahan baru.

Selain itu, Ateng meminta DTSEN dipadankan dengan berbagai basis data pemerintah. Data kependudukan, ketenagakerjaan, jaminan sosial, perpajakan, serta data relevan lainnya dapat digunakan untuk memperkuat akurasi pemutakhiran data.

Meski demikian, pemadanan data tersebut harus tetap memperhatikan kewenangan setiap lembaga, keamanan sistem, serta perlindungan data pribadi masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat sudah datang ke desa, kecamatan, Dinas Sosial, dan berbagai lembaga lainnya, tetapi pada akhirnya tidak mengetahui siapa yang dapat menyelesaikan persoalannya dan kapan datanya diperbaiki,” ujarnya.

Ateng lantas mengusulkan Kabupaten Majalengka menjadi lokasi percontohan Klinik Koreksi DTSEN. Program tersebut dapat melibatkan Dinas Sosial, BPS, Dukcapil, pemerintah desa, pendamping sosial, serta unsur masyarakat.

Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi sarana untuk mempercepat penyelesaian pengaduan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan DTSEN. Hasil evaluasi diharapkan dapat digunakan untuk menyempurnakan mekanisme DTSEN secara nasional.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sistem desil. Warga perlu mengetahui arti desil, dasar penilaian, faktor yang menyebabkan perubahan status, serta prosedur untuk mengajukan keberatan.

Jalur pengaduan juga dinilai harus tersedia secara mudah dan inklusif. Masyarakat yang tidak memiliki akses atau kemampuan menggunakan layanan digital tetap harus dapat menyampaikan koreksi melalui jalur luring.

“Perlindungan sosial bukan hadiah pemerintah, melainkan instrumen negara untuk menjaga martabat warga. Akurasi data penting, tetapi keadilan prosedural, kecepatan koreksi, dan keberpihakan kepada kelompok rentan jauh lebih menentukan,” pungkas Ateng. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Manchester City ikut memburu Julian Alvarez setelah Barcelona ditolak Atletico Madrid. Arsenal kini mendapat pesaing baru dalam perburuan striker Argentina itu.
Saat Prabowo Malam-malam Sambangi Hunian Baru Warga Senen, Anak-anak Sontak Kerumuni Presiden

Saat Prabowo Malam-malam Sambangi Hunian Baru Warga Senen, Anak-anak Sontak Kerumuni Presiden

Presiden Prabowo Subianto mendadak mengunjungi warga di Hunian Senen pada Jumat malam. Warga antusias menyambut, termasuk anak-anak yang langsung mengerumuni.
Anggota DPRD TTU PDIP Jadi Tersangka Kasus dr Icha, Hasto Sebut Partai Bakal Beri Sanksi

Anggota DPRD TTU PDIP Jadi Tersangka Kasus dr Icha, Hasto Sebut Partai Bakal Beri Sanksi

Hasto mengatakan PDIP akan memberikan sanksi tegas Veronika imbas dugaan intimidasi terhadap mendiang dokter Icha. Namun, Hasto mengatakan belum dapat memastikan bentuk sanksinya.
Viral Warga Surabaya Mengaku Diminta Polisi Transfer Rp1 Juta saat Ambil Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan

Viral Warga Surabaya Mengaku Diminta Polisi Transfer Rp1 Juta saat Ambil Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan

Kronologi kejadian warga Surabaya, Kristiani ditodong polisi untuk transfer uang Rp1 juta saat urus surat pengeluaran kendaraan motor barang bukti kecelakaan.
Ironis, Seorang Ibu dengan Pacarnya Aniaya Balita Karena Ngompol, Kondisinya Kritis di RSSA Malang

Ironis, Seorang Ibu dengan Pacarnya Aniaya Balita Karena Ngompol, Kondisinya Kritis di RSSA Malang

Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait insiden ironis soal balita yang kritis di ruang PICU RSSA Kota Malang. Pasalnya balita itu dianiaya ibunya
Chef Arnold Buka Suara soal Video Hoaks yang Seret Namanya Sarwendah dan Ruben Onsu, Auto Naik Pitam

Chef Arnold Buka Suara soal Video Hoaks yang Seret Namanya Sarwendah dan Ruben Onsu, Auto Naik Pitam

Chef Arnold Poernomo geram usai namanya dikaitkan dengan Sarwendah dan Giorgio Antonio alias Gio dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Ia menegaskan.

Trending

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu dibantu Jhon LBF siapkan ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar, berharap mediasi bisa menyelesaikan perkara dan pihak korban mencabut laporan.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Media sosial dihebohkan dengan kabar seorang ibu melaporkan guru di Medan yang diduga melakukan kekerasan pada murid, karena tidak mengerjakan PR.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT