News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Bongkar Kebocoran Ekspor 34 Tahun: Rp15 Triliun Disebut Raib akibat Underinvoicing

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik underinvoicing telah terjadi selama 34 tahun dan menyebabkan potensi hilangnya kekayaan negara hingga Rp15 triliun.
Rabu, 16 September 2026 - 17:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan praktik underinvoicing atau pelaporan nilai ekspor secara tidak sesuai dengan nilai sebenarnya terus berlangsung.

Menurut Prabowo, praktik tersebut telah terjadi selama 34 tahun dan menyebabkan potensi kekayaan negara yang hilang mencapai Rp15 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menyebut underinvoicing pada dasarnya merupakan praktik pelaporan palsu dalam kegiatan ekspor. Barang yang dikirim dalam jumlah tertentu dilaporkan dengan jumlah atau nilai yang lebih rendah sehingga berpotensi mengurangi penerimaan dan menciptakan kebocoran ekonomi.

“Selama 34 tahun ini, kekayaan kita diselewengkan oleh prakter underinvoicing, intinya adalah laporan palsu. Jadi dia ekspornya yang dikirim 100 ton, tapi lapornya 50 ton. Dalam 34 tahun, kita hilang Rp15 triliun,” ungkapnya, Rabu (16/9/2026).

Pernyataan tersebut menempatkan persoalan underinvoicing sebagai salah satu isu yang menurut Prabowo perlu segera dibenahi untuk memperkuat kesehatan ekonomi nasional. Ia menilai kebocoran yang dibiarkan berlangsung dalam jangka panjang dapat menghambat upaya Indonesia mencapai kemakmuran.

Prabowo mengatakan data mengenai praktik tersebut baru muncul setelah dirinya menjabat sebagai presiden. Ia menduga lemahnya pengawasan dapat menjadi salah satu faktor yang memungkinkan praktik tersebut berlangsung, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum di dalam negeri.

“Ini bukan soal berani atau tidak berani, data ini keluar setelah saya menjadi presiden. Jadi di dalam negeri bisa pat gulipat, mungkin (oknum) bea cukai disogok, lembaga lain disogok,” kata Prabowo.

Bagi Prabowo, persoalan tersebut bukan sekadar persoalan administratif dalam aktivitas perdagangan. Ia mengaitkannya dengan kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Prabowo menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang selama sekitar tujuh tahun berada di kisaran 5 persen per tahun. Namun, menurut dia, pertumbuhan tersebut belum otomatis membuat kondisi masyarakat rentan membaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi ini bukan soal berani gak berani, jadi saya harus, ini kalau kita biarkan ini, maka negara kita tidak akan pernah sehat dan makmur,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi penduduk miskin dan rentan miskin yang menurutnya masih meningkat, sementara jumlah masyarakat kelas menengah justru mengalami penurunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

Perkara dugaan kekerasan seksual yang melibatkan menantu kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah terhadap alumni santriwatinya terus bergulir.
Dewa United Kejutkan Borneo FC, Curi Poin Penuh Lewat Gol Telat

Dewa United Kejutkan Borneo FC, Curi Poin Penuh Lewat Gol Telat

Dewa United berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Borneo FC setelah meraih kemenangan 3-1 pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9/2026). 
Anak Buah Kapal Asal Jombang, Sempat Tulis Status di Medsos Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam

Anak Buah Kapal Asal Jombang, Sempat Tulis Status di Medsos Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam

Sebuah status WhatsApp yang dibuat Gondham Prakoso (32), Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8, sebelum berangkat berlayar kini menjadi perhatian keluarga.
Polisi Bakal Periksa Aisar Khaled Buntut Dugaan Penipuan Investasi Rp5,7 Miliar

Polisi Bakal Periksa Aisar Khaled Buntut Dugaan Penipuan Investasi Rp5,7 Miliar

Polisi bakal memeriksa influencer Malaysia Aisar Khaled terkait laporan dugaan penipuan investasi yang disebut merugikan korban hingga Rp5,7 miliar.
Geger Beras Fortifikasi Culas, 25 Merek Diduga Bermasalah dengan Potensi Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun

Geger Beras Fortifikasi Culas, 25 Merek Diduga Bermasalah dengan Potensi Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun

Bapanas menyebut 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar dan label. Seluruhnya menghentikan produksi, 12 merek sudah ditarik, dengan potensi kerugian Rp89 triliun.
Tandem Baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Ini Optimis Bawa Korea Selatan Raih Medali Asian Games 2026

Tandem Baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Ini Optimis Bawa Korea Selatan Raih Medali Asian Games 2026

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, menatap dengan optimis kiprah Timnas Voli Putri Korea Selatan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT