GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berhenti Jadi Karyawan Pabrik, Kini Sukses Jadi Peternak Ayam Petelur Sehari Dapat Sejuta Lebih

Memilih berhenti bekerja sebagai karyawandi sebuah perusahaan, menjadi titik awal Abdul Ghofur warga Kudus, mendulang sukses menjadi peternak ayam petelur.
Sabtu, 30 Juli 2022 - 10:36 WIB
Abdul Gofur, Peternak Ayam Petelur di Kudus.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Memilih berhenti bekerja menjadi karyawan sebuah perusahaan menjadi titik awal Abdul Ghofur warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendulang sukses menjadi peternak ayam petelur.

Peternak ayam petelur sekaligus owner Makmur Sejahtera itu awalnya bekerja di salah satu pabrik speaker di Kota Kretek. Dia bekerja sebagai marketing di pabrik tersebut sejak tahun 1990 hingga tahun 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat peminat speaker yang mulai menurun dan berdampak bagi penjualannya, Ghofur mulai memikirkan pekerjaan lainnya. Di tahun 2017 muncul ide menjadi peternak ayam petelur. Usaha menjadi peternak ayam petelur itu dijalaninya sambil bertahan sebagai karyawan di pabrik speaker hingga tahun 2020.

Ghofur menambahkan, usaha ayam petelur itu dilakoninya bersama satu orang rekannya. Dia bersama rekannya sepakat memilih usaha ayam petelur karena akan ada pendapatan dari hasil penjualan telur setiap harinya. 

"Awal mula menekuni usaha ini saya punya 300 ekor ayam betina. Sampai saat ini sudah ada 1200 ekor ayam," katanya, Jumat (29/7/2022).

Saat ini kandangnya berada di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kandang ayam tersebut memiliki ukuran 8 meter x 20 meter dengan kapasitas 1200 ekor.

Dari 1200 ekor ayam yang dimilikinya saat ini, ayam tersebut mampu menghasilkan 60 kilogram telur per hari. Satu kilogram telur tersebut saat ini, seharga Rp 28 ribu.

"Sehari bisa dapat uang Rp 1 juta 680 ribu. Nominal itu masih dikurangi lagi kebutuhan pakannya Rp 1,2 juta sehari. Dapat bersihnya Rp 480 ribu. Kemudian dibagi dua sama temen saya," imbuhnya.

Lebih lanjut, sejauh ini penjualan telurnya di area Kudus. Dia memiliki pelanggan yang setiap hari membeli telur ayamnya. 

Sedangkan, harga ayamnya saat ini mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Namun, untuk ayam dia hanya menjual setiap dua tahun sekali. Yakni seiring menurunnya produktivitas ayam petelur tersebut atau disebut dengan masa afkiran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ayamnya saya jual dua tahun sekali saat sudah masa afkiran. Harganya 35 ribu per kilogram," sambungnya.

Dari beternak ayam petelur dia mengaku cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu,ia dapat menyekolahkan ketiga anaknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Cara Jitu KDM Melunakkan Pedagang Kaki Lima Ditertibkan, Gubernur Jawa Barat itu Mau Menata Ruang Publik sesuai Fungsinya

3 Cara Jitu KDM Melunakkan Pedagang Kaki Lima Ditertibkan, Gubernur Jawa Barat itu Mau Menata Ruang Publik sesuai Fungsinya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjelaskan adanya langkah persuasif dan humanis dilakukan olehnya bersama Pemprov dan Pemda dalam melakukan penertiban PKL
Raja Salman Undang 42 WNI Naik Haji Gratis, Berangkat ke Tanah Suci dengan Fasilitas Khusus

Raja Salman Undang 42 WNI Naik Haji Gratis, Berangkat ke Tanah Suci dengan Fasilitas Khusus

Raja Salman kembali mengundang 42 WNI untuk menunaikan ibadah haji gratis tahun 2026. Jamaah diberangkatkan dengan layanan dan fasilitas khusus.
John Herdman Penuh Senyum, 6 Pemain Timnas Indonesia Beramai-ramai Kasih Kabar Baik Jelang FIFA Matchday

John Herdman Penuh Senyum, 6 Pemain Timnas Indonesia Beramai-ramai Kasih Kabar Baik Jelang FIFA Matchday

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa tersenyum lebar karena ada enam pemain yang memberikan kabar baik. Mereka adalah para pemain yang berkarier di kancah sepak bola lokal atau Super League.
Reaksi Pihak Sarwendah soal Fitnahan Ritual di Gunung Kawi: Sebenarnya Gak Penting Gitu Loh

Reaksi Pihak Sarwendah soal Fitnahan Ritual di Gunung Kawi: Sebenarnya Gak Penting Gitu Loh

Pihak Sarwendah akhirnya buka suara soal isu ritual di Gunung Kawi. Kuasa hukum menilai tuduhan tersebut fitnah dan pencemaran nama baik. Simak keterangannya!
Orang Terdekat Bongkar Proses Penurunan Berat Badan Ekstrem Khamzat Chimaev di UFC 328, Jadi Biang Kekalahan?

Orang Terdekat Bongkar Proses Penurunan Berat Badan Ekstrem Khamzat Chimaev di UFC 328, Jadi Biang Kekalahan?

Kekalahan Khamzat Chimaev di UFC 328 tak lepas dari sorotan proses penurunan berat badan ekstrem yang ia jalani, bahkan diungkap orang terdekatnya, corner man.
Prabowo Bongkar ‘Beking’ Pejabat Nakal: Kalau Nggak Seragam Hijau Ya Cokelat!

Prabowo Bongkar ‘Beking’ Pejabat Nakal: Kalau Nggak Seragam Hijau Ya Cokelat!

Prabowo menegaskan pemerintah akan memakai teknologi canggih untuk memburu berbagai bentuk pelanggaran.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT