News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Nasi Uduk Apalagi Bubur Ayam, Sarapan Cukup Minum Cairan Ini Bikin Kenyang sampai Sore Kata dr Zaidul Akbar

Ternyata bukan nasi uduk apalagi bubur ayam yang menjadi sarapan sehat menurut dr Zaidul Akbar, sarannya sarapan cukup minum cairan ini agar kenyang sampai sore
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 08:32 WIB
dr Zaidul Akbar, sarapan sehat bikin kenyang sampai sore
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Menikmati santapan nasi uduk atau bubur ayam yang lezat setiap pagi terkadang menjadi pilihan sarapan bagi banyak masyarakat Indonesia.

Anggapannya adalah karena sarapan dengan bubur ayam dan nasi uduk ini cukup mengenyangkan sehingga bisa kuat berenergi seharian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal anggapan itu keliru besar, menurut dr Zaidul Akbar memilih menu sarapan yang salah bisa membuat tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk.

Oleh karena itulah dr Zaidul Akbar memberikan saran sarapan sehat yang bisa membuat kenyang sampai siang nanti.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Bisikan.com, berikut penjelasan dr Zaidul Akbar tentang menu sarapan terbaik pengganti nasi uduk dan bubur ayam.

Menurut dr Zaidul Akbar, di dalam Islam sendiri memang sudah diterangkan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan.

Jika memang ingin makan, maka makanlah secukupnya dan tidak berlebihan.

"Kuncinya sehat dalam Islam adalah jangan banyak makan, kalau sekali makan katakanlah makan jangan banyak," ujar dr Zaidul Akbar.

Kemudian dr Zaidul Akbar juga menjelaskan bahwa Allah sudah menunjukkan tanda kebesarannya di dunia ini, termasuk apa yang ada di dalam tubuh manusia.

"Allah memberikan petunjuk kepada kita semua supaya kita belajar tanda-tandanya, contoh mungkin sering sampaikan bahwa ada siang ada malam, ada matahari ada rembulan," ungkap dr Zaidul Akbar

"Pagi hari ketika mataharinya Allah dia terbitkan langsung terjadi switching hormon di badan kita," sambungnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, pagi hari bukanlah waktu yang tepat untuk makan terlalu banyak.

"Kalau anda yang masih pagi sarapan banyak makan, saran saya sih jangan banyak," kata dr Zaidul Akbar

"Karena pagi bukan waktu yang tepat untuk banyak makan," sambungnya.

Hal ini berkaitan dengan jenis hormon di pagi hari pada tubuh manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada hormon yang pada pagi hari itu, hormon glerin namanya itu hormon lapar memang pagi itu jumlahnya sedikit banget, enggak banyak," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Jadi, pagi jangan banyak-banyak makan, secukupnya aja, dan makan pun berkualitas, sedikit tapi berkualitas ya," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT