GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkan Makan Udang Bisa Menstabilkan Gula Darah dan Cegah Diabetes? Simak Faktanya!

Banyak yang percaya bahwa makan udang bisa menstabilkan gula darah dan mencegah diabetes. Benarkah demikian? Simak penjelasan dokter dan fakta medisnya di sini!
Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:50 WIB
Ilustrasi udang.
Sumber :
  • Sumber : Pexels/Dana Tentis

tvOnenews.com - Siapa yang tidak suka dengan seafood, khususnya udang? Selain rasanya lezat, udang sering diklaim mampu membantu menstabilkan gula darah dan bahkan mencegah diabetes

Namun, apakah benar udang memiliki manfaat sebesar itu untuk penderita diabetes?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktanya, banyak mitos beredar mengenai hubungan antara konsumsi udang, gula darah, dan risiko diabetes. Mari kita bahas berdasarkan penjelasan medis dan hasil penelitian.

Fakta Tentang Seafood dan Diabetes

Menurut alodokter.com, “Faktanya, beberapa jenis seafood boleh bahkan bermanfaat untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Meski begitu, jenis dan porsinya memang tetap perlu diperhatikan.”

Seafood memang dikenal sebagai sumber protein, lemak baik, vitamin, serta mineral.

Kandungan asam lemak omega-3 di dalam seafood sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). 

Hal ini penting karena penderita diabetes sering kali berisiko mengalami masalah kardiovaskular.

Beberapa pilihan seafood yang baik untuk penderita diabetes antara lain:

  • Ikan salmon yang kaya omega-3 untuk kesehatan otak dan jantung.
  • Ikan nila laut yang murah, mudah didapat, dan dapat membantu tubuh merespons hormon insulin.
  • Udang yang rendah kalori serta kaya yodium dan omega-3.
  • Tiram yang bisa menurunkan risiko komplikasi jantung.
  • Kerang dengan kandungan magnesium untuk membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif.
  • Rumput laut dengan serat, fucoxantin, dan alginat untuk menstabilkan gula darah.

Benarkah Udang Bisa Menstabilkan Gula Darah?

Mitos yang beredar mengatakan bahwa udang bisa menstabilkan gula darah sehingga baik untuk penderita diabetes. 

Namun, menurut penjelasan dr. Verawati Sudarma, M.Gizi, Sp.Gk (Spesialis Gizi Klinik) dalam kanal YouTube Hidup Sehat tvOne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu adalah mitos. Sayangnya walaupun di dalam udang tidak mengandung karbohidrat tetapi belum ada penelitian yang pasti tentang hubungan konsumsi udang dengan penurunan atau pencegahan penyakit diabetes,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, “Adapun penelitian yang telah diadakan saat ini biasanya menghubungkan antara konsumsi seafood dengan kejadian diabetes antara lain perbaikan profil gula darah, penurunan dari risiko diabetes, dan juga peningkatan dari resistensi insulin. Tetapi penelitian tersebut melihat secara umum efek dari konsumsi seafood tidak hanya terbatas dengan konsumsi udang saja.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini tengah menggodok kebijakan berani untuk mengembalikan mayoritas pendapatan pajak tambang langsung ke tingkat desa.
Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang (long weekend) Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama menjadi perhatian serius kepolisian. 
Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Simak amalan bulan Haji hingga jadwal pelaksanaannya.
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. 
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.

Trending

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT