GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Virus Nipah? Penyakit Mematikan yang Kembali Muncul di India, Ini Faktanya

Virus Nipah kembali muncul di India dan bikin Asia siaga. Penyakit mematikan ini bisa menular dari hewan ke manusia dan belum ada vaksinnya.
Kamis, 29 Januari 2026 - 20:04 WIB
Ilustrasi Virus
Sumber :
  • Freepik/rorozoa

tvOnenews.com - Kekhawatiran global kembali meningkat setelah India mengonfirmasi dua kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat per 25 Januari 2026.

Virus langka yang dikenal sangat mematikan ini membuat sejumlah negara di Asia mengambil langkah pencegahan ketat, terutama di bandara internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara seperti Thailand, Nepal, dan Vietnam kini memperketat pengawasan terhadap penumpang yang datang dari India.

Hal ini dilakukan karena virus Nipah memiliki kemampuan menular dari hewan ke manusia dan tingkat kematian yang sangat tinggi, mencapai 40% hingga 75%, jauh di atas tingkat fatalitas Covid-19.

Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan India, dua kasus Nipah yang terdeteksi sejak Desember lalu telah berhasil dikendalikan.

Sekitar 200 orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien telah menjalani pemeriksaan, dan hingga kini belum ditemukan adanya wabah lanjutan.

Namun, langkah pengawasan tetap diperketat untuk mencegah penyebaran lintas negara.

Asal dan Cara Penularan Virus Nipah

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.

Hewan yang menjadi sumber utama penularan adalah kelelawar buah (fruit bat) dan babi.

Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, cairan tubuh, atau konsumsi makanan yang telah terkontaminasi, seperti buah yang digigit kelelawar.

Masa inkubasi virus ini bervariasi, yakni antara 4 hingga 14 hari setelah paparan.

Gejala awalnya meliputi demam tinggi, mual, muntah, dan gangguan pernapasan.

Pada kondisi yang lebih berat, virus Nipah dapat menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak, dengan gejala seperti kejang, disorientasi, dan bahkan koma.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengategorikan virus ini sebagai ancaman epidemi tingkat tinggi karena belum ada vaksin atau pengobatan khusus.

Meski penularan antar-manusia tergolong rendah, potensi kematian yang tinggi membuat virus ini diawasi ketat di seluruh dunia.

Virus Nipah pertama kali diidentifikasi pada tahun 1998 di Malaysia, ketika wabah menyerang peternak babi di wilayah Sungai Nipah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, lebih dari 100 orang meninggal dunia, dan ribuan babi dimusnahkan untuk menghentikan penularan.

Sejak itu, wabah serupa muncul hampir setiap tahun di berbagai negara Asia seperti India, Bangladesh, Filipina, dan Singapura.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pratama Arhan Punya Gebetan Baru, Azizah Salsha Beri Respon Tak Terduga Soal Mantan Suaminya

Pratama Arhan Punya Gebetan Baru, Azizah Salsha Beri Respon Tak Terduga Soal Mantan Suaminya

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan dikabarkan tengah menjalani kedekatan dengan Selebgram diduga kekasih barunya usai resmi bercerai dengan Azizah Salsha.
Menteri ESDM Beberkan Peran Besar Indonesia dalam Pasokan Energi Global

Menteri ESDM Beberkan Peran Besar Indonesia dalam Pasokan Energi Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beberkan peran besar Indonesia dalam pasokan energi global. Misalnya pada 2025, kata dia Indonesia mengirimkan 150 kargo Liquefied
Usai Ditahan Imbang Dewa United, Mauricio Souza Pasang Badan: Persija Tak Pernah Kalah Permainan dari Lawan

Usai Ditahan Imbang Dewa United, Mauricio Souza Pasang Badan: Persija Tak Pernah Kalah Permainan dari Lawan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara usai skuadnya ditahan imbang Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026).
Lewat Fungsi Intelijen, Kemenkeu Perketat Pengawasan Tindak Pidana Perpajakan

Lewat Fungsi Intelijen, Kemenkeu Perketat Pengawasan Tindak Pidana Perpajakan

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) terus mengoptimalkan upaya pencapaian target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.
Ini Dia Luke Vickery, Pemain Keturunan Indonesia yang Main di A-League, Bersedia Bela Timnas?

Ini Dia Luke Vickery, Pemain Keturunan Indonesia yang Main di A-League, Bersedia Bela Timnas?

Pemain keturunan Indonesia Luke Vickery kembali menunjukkan kemampuannya bersama Macarthur FC di kompetisi A-League musim 2025/2026. Macarthur FC menghadapi Mel
Persija Ditahan Dewa United, Mauricio Souza Semprot Kondisi Lapangan JIS!

Persija Ditahan Dewa United, Mauricio Souza Semprot Kondisi Lapangan JIS!

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, melontarkan kritik tajam soal kondisi lapangan Jakarta International Stadium (JIS), setelah ditahan imbang 1-1 Dewa United FC pada Super League, Minggu (15/3/2026).

Trending

Kevin Diks Cetak Sejarah, Jadi Kapten Indonesia Pertama di Bundesliga

Kevin Diks Cetak Sejarah, Jadi Kapten Indonesia Pertama di Bundesliga

Bek Timnas Indonesia Kevin Diks mencatatkan sejarah baru di Bundesliga setelah menjadi pemain Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan ..
Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan Kepergok Punya Gandengan Baru, Netizen Bandingkan dengan Azizah Salsha

Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan Kepergok Punya Gandengan Baru, Netizen Bandingkan dengan Azizah Salsha

Setelah resmi bercerai dari Azizah Salsha, kini pesepakbola Pratama Arhan diduga sudah memiliki kekasih baru. Pratama Arhan diduga dekat dengan selebgram cantik
Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Klok Angkat Bicara! Persib Harusnya Bisa Bungkam Borneo FC di Samarinda

Klok Angkat Bicara! Persib Harusnya Bisa Bungkam Borneo FC di Samarinda

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengaku kecewa setelah timnya gagal membawa pulang tiga poin saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda.
Hasil Serie A: Bologna Naik, Genoa Aman, Verona Makin Dekat ke Jurang Degradasi

Hasil Serie A: Bologna Naik, Genoa Aman, Verona Makin Dekat ke Jurang Degradasi

Sejumlah pertandingan menarik tersaji pada pekan ke-29 Serie A, Minggu (15/3/2026). Bologna FC, Pisa SC, dan Genoa CFC sama-sama berhasil meraih kemenangan penting yang memengaruhi persaingan di papan klasemen.
Respons Berkelas Pelatih AI Peppers usai Permalukan Red Sparks, Terkesima dengan Wonderkid Ini

Respons Berkelas Pelatih AI Peppers usai Permalukan Red Sparks, Terkesima dengan Wonderkid Ini

AI Peppers menutup musim V-League 2025–26 dengan kemenangan 3-1 atas Red Sparks, memastikan Pepper Savings Bank finis peringkat ke-6, dan Red Sparks terakhir.
Perkenalkan Simon Grayson, Eks Pelatih Leeds United yang Kini Jadi Asisten Timnas Indonesia

Perkenalkan Simon Grayson, Eks Pelatih Leeds United yang Kini Jadi Asisten Timnas Indonesia

Simon Grayson resmi mengumumkan dirinya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia yang dipimpin oleh John Herdman. Kehadiran pelatih asal Inggris tersebut ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT