Apakah Anak yang Terkena Campak Perlu Diisolasi? Begini Kata Dokter
Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Lantas, perlukah tindakan isolasi pada anak yang menderita campak? Begini menurut penjelasan dari dokter.
Senin, 2 Februari 2026 - 02:37 WIB
Sumber :
- (ANTARA/Pexels)
Ciri kondisi campak yang mengharuskan untuk ke Rumah Sakit

Sumber :
- Antara
Jika kondisi anak tidak membaik atau muncul gejala berat seperti demam tinggi, kejang, atau sesak napas, segera bawa ke rumah sakit.
dr. Merry menjelaskan, campak yang tidak tertangani dengan baik berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti:
- Infeksi telinga yang bahkan bisa berujung pada tuli,
- Diare kronis yang bisa menimbulkan dehidrasi,
- Laringitis atau peradangan pita suara,
- Phenomenia atau peradangan paru-paru, dan
- Ensefalitis atau peradangan pada jaringan otak
Sebagai pencegahan, vaksinasi campak sangat dianjurkan. Imunisasi ini membantu tubuh anak mengenali virus campak sehingga mampu melawannya dengan cepat.
Vaksin campak merupakan imunisasi dasar yang diberikan pada usia 9 bulan, dilanjutkan usia 15-18 bulan, dan booster usia 5-7 tahun. Efek sampingnya umumnya ringan dan jauh lebih kecil dibandingkan risiko terkena campak.
(nka)
Load more