GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pegi Setiawan Bebas, Roy Kiyoshi Terang-terangan Bicara soal Arwah Vina Cirebon Belum Tenang dan Menuntut Balas: Meneror…

Roy Kiyoshi terang-terangan menyebut arwah Vina Cirebon masih belum tenang hal ini lantaran tersangka belum terungkap dan kasusnya belum selesai. Seperti apa?
Selasa, 16 Juli 2024 - 10:02 WIB
Pegi Setiawan, Vina Cirebon
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon masih belum menemui titik terang.

Terlebih usai Pegi Setiawan dinyatakan bebas dan status tersangkanya dibatalkan oleh hakim Pengadilan Negeri Bandung lantaran dinilai kurang bukti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putusan praperadilan Pegi menandakan kasus masih belum tuntas.

Hal ini menjadi tugas dan catatan penting pihak kepolisian untuk mencari sosok pelaku sebenarnya jika Vina dan Eky benar dibunuh.

Kasus yang belum selesai di tahun 2016 ini turut mendapat sorotan dari Indigo, Roy Kiyoshi.

Pada suatu kesempatan, Roy Kiyoshi menyebut arwah Vina Cirebon selama ini belum tenang terlebih kasusnya masih diperbincangkan.

Ia juga menilai bahwa meninggalnya Vina tidak wajar sehingga masih menuntut balas dendam usai para DPO tak ada kejelasan.

“Vina juga masih menuntut balas, selain berusaha balas dendam terutama kepada para pelaku yang belum tertangkap,” kata Roy Kiyoshi.

“Caranya macam-macam, mulai dari meneror pelaku hingga mengirimkan pesan-pesan tertentu kepada keluarga,” terangnya.

Kasus juga semakin menarik usai Saka Tatal, salah satu terpidana sudah bebas dan menegaskan dirinya korban salah tangkap.

Kini Saka Tatal bersama kuasa hukumnya tengah mengajukan PK atau peninjauan kembali untuk membuktikan dirinya tidak bersalah.

Roy Kiyoshi sendiri berharap arwah Vina Cirebon bisa tenang meski kasusnya belum selesai.

“Aku berharap semoga arwahnya beliau itu tenang, karena menurut aku seseorang yang mati nggak wajar bisa menjadi arwah gentayangan gitu,” ungkapnya.

Saat ini, sang Indigo menilai arwah Vina masih belum tenang lantaran Vina masih menuntut balas.

“Aku mengecam sekali perbuatan yang terjadi pada Vina. Melihat arwah Vina emang belum tenang, jujur aku ngerasa masih gentayangan,” ujarnya.

“Seperti yang aku bilang tadi seseorang yang matinya nggak wajar itu bisa nggak tenang dan menuntut balas gitu,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Roy Kiyoshi menyebut nantinya arwah Vina baru akan tenang setelah kasus benar-benar selesai dan pelaku dapat hukuman setimpal.

“Sebenarnya sampai akhirnya pelaku ataupun kasus ini selesai baru kemudian saya merasa arwahnya Vina tenang,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menyampaikan bahwa Amerika Serikat merupakan salah satu mitra strategis Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Purbaya Tegas Tutup Pintu Tax Amnesty: Selama Saya Menjabat, Tidak Akan Ada Pengampunan Pajak

Purbaya Tegas Tutup Pintu Tax Amnesty: Selama Saya Menjabat, Tidak Akan Ada Pengampunan Pajak

Menteri Keuangan memastikan, pemerintah tidak akan membuka kembali program tax amnesty atau pengampunan pajak di tengah munculnya spekulasi terkait Program Pengungkapan Sukarela (PPS).
Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT