News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Ceramah Jusuf Kalla, Ustadz Abdul Somad Unggah Pesan Sarat Makna: Saat Sultan Malaka diusik Portugis

Di tengah polemik yang berkembang, Ustadz Abdul Somad mengunggah momen pertemuannya dengan Jusuf Kalla melalui akun Instagram resminya. Peristiwa ini menunjukkan
Selasa, 14 April 2026 - 22:20 WIB
Viral Ceramah Jusuf Kalla, Ustadz Abdul Somad Unggah Pesan Sarat Makna Saat Sultan Malaka diusik Portugis
Sumber :
  • instagram Ustadz Abdul Somad

Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, menyebut laporan ini mewakili sekitar 19 organisasi Kristen.

“Kami dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia tadi datang melaporkan Bapak Jusuf Kalla,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2547/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. JK dilaporkan atas dugaan penistaan agama, mengacu pada sejumlah pasal dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023.

Sahat menilai pernyataan terkait “mati syahid” tidak sejalan dengan ajaran Kristen yang mengedepankan kasih. 

Ia menegaskan, “Dalam ajaran agama Kristen itu tidak ada mengajarkan itu, bahkan kita diajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun.”

Meski demikian, GAMKI membuka ruang maaf jika Jusuf Kalla memberikan klarifikasi. Mereka juga menekankan bahwa langkah hukum diambil untuk meredam kegaduhan yang semakin meluas di media sosial.

Klarifikasi JK: Potongan Video Dinilai Menyesatkan

Di sisi lain, pihak Jusuf Kalla melalui juru bicara Husain Abdullah membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa video yang beredar merupakan potongan yang keluar dari konteks utuh.

“Namun setelah ditelusuri, tuduhan itu merupakan hasil pemotongan konteks (context cutting). Kami membantah dengan tegas tuduhan itu,” kata Husain.

Menurutnya, pernyataan JK disampaikan dalam pidato di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026. 

Dalam konteks lengkapnya, Jusuf Kalla justru menegaskan bahwa tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan.

Ia menjelaskan bahwa JK sedang menceritakan upayanya mendamaikan konflik Poso dan Ambon, dua konflik besar berbasis agama yang menelan ribuan korban jiwa pada awal 2000-an. 

Dalam narasi tersebut, JK menggambarkan bagaimana kedua pihak yang bertikai sama-sama menggunakan istilah religius untuk membenarkan tindakan kekerasan.

Fakta historis menunjukkan konflik Poso dan Ambon memang menjadi salah satu tragedi sosial terbesar di Indonesia pasca-reformasi. 

Peran mediasi tokoh seperti JK kala itu diakui luas sebagai bagian penting dalam proses perdamaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa di era digital, konteks sering kali kalah cepat dari potongan narasi. 

Di tengah dinamika ini, publik menunggu langkah lanjutan dari Jusuf Kalla, sekaligus berharap polemik tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral video CCTV anak diperlakukan kasar oleh orang tua di dalam lift, ini 5 dampak buruk sering memarahi anak.
Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polisi Jogo Sekolah akan berkolaborasi dengan masyarakat, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.
Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Absennya Jay Idzes akibat cedera membuat Sassuolo gagal menang dalam tiga laga Serie A. Media Italia menyoroti peran kapten Timnas Indonesia di lini belakang.
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Panas terik, angin kencang, dan banyaknya debu diduga turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.
Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman di darat terkendala karena sejumlah titik api berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan medannya sulit dijangkau.
Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Merespons adanya perpindahan konsumen BBM nonsubsidi ke subsidi, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah akan menambah kuota BBM Pertalite.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT