News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak Bicara, Dedi Mulyadi Langsung Borong Dagangan dan Beri Modal Jutaan untuk Pemuda Sakit Kronis

​​​​​​​Dedi Mulyadi borong dagangan pemuda sakit kronis dan beri modal hingga Rp4 juta. Kisah haru perjuangan Al ini langsung menyentuh hati publik.
Rabu, 6 Mei 2026 - 06:05 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Momen tak terduga ini langsung menyita perhatian. Tanpa banyak kata, Dedi Mulyadi mendadak melakukan aksi yang bikin siapa pun terdiam. Seorang pemuda yang tengah berjuang di tengah keterbatasan tiba-tiba mendapatkan bantuan besar yang mengubah harinya.

Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang pemuda bernama Al, 18 tahun, yang sedang berjualan jamur keliling menggunakan sepeda tua yang kondisinya memprihatinkan. Di balik penampilannya yang sederhana, tersimpan cerita hidup yang cukup berat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Al merupakan anak pertama dari lima bersaudara, dengan ayah yang bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tak menentu.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Al. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Saat berbincang, Dedi Mulyadi menanyakan alasan Al tidak melanjutkan sekolah. Pemuda itu mengaku hanya lulusan SD. Tak jauh dari situ, sang ibu ikut menjelaskan kondisi sebenarnya.

“Adiknya banyak,” ujar sang ibu.

Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung menanggapi dengan nada tegas.

“Kenapa anak banyak-banyak? Anak banyak-banyak tuh begini, gak keurus,” ucap Dedi Mulyadi.

Ia kemudian kembali bertanya mengenai rencana ke depan sang ibu.

“Sekarang cara ibu agar tidak jadi anak gimana?” tanya Dedi Mulyadi.

“KB suntik,” jawab sang ibu.

Diketahui, Al mengidap epilepsi sejak usia 10 tahun, saat masih duduk di bangku kelas 5 SD. Meski begitu, ia tetap berusaha membantu keluarga dengan berjualan jamur keliling.

Dari usaha tersebut, ia biasanya mendapat keuntungan sekitar Rp30 ribu per hari. Bahkan, Rp5 ribu disisihkan untuk ditabung, sementara sisanya diberikan kepada sang ibu untuk kebutuhan sehari-hari.

Perhatian Dedi Mulyadi kemudian tertuju pada sepeda yang digunakan Al. Kondisinya dinilai sangat tidak layak pakai karena rantai berkarat dan stang goyang seperti hampir copot. Ia bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai cerminan kurangnya perhatian terhadap alat kerja.

Tak lama, Dedi Mulyadi membeli sisa dagangan Al yang tinggal dua bungkus. Ia kemudian bertanya soal penghasilan hari itu.

Al menghitung dan menyebutkan total Rp35 ribu. Namun, hal tak terduga terjadi. Dedi Mulyadi justru meminta Al memberikan uang tersebut kepada seorang anak kecil di belakangnya.

Setelah itu, Dedi Mulyadi langsung memberikan bantuan dalam jumlah besar. Awalnya sekitar Rp1,4 juta, namun melihat kegigihan Al, ia menambahkannya hingga mencapai Rp4 juta.

“Nanti beli sepeda, ingat ya! Beli sepeda yang bener sepedanya. Jualannya harus serius ya,” ujar Dedi Mulyadi, yang langsung disambut anggukan Al.

Ia juga memberikan arahan agar usaha tersebut dijalankan lebih serius.

“Terus beli tempat jualannya yang bener. Tidak boleh hanya sekedarnya, jadi juaranya yang betul,” lanjutnya.

Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi bahkan menyarankan agar Al membeli kendaraan yang lebih memudahkan mobilitas.

“Bila perlu kamu belinya sepeda listrik ya,” ucapnya sambil kembali memasukkan uang ke dalam keranjang milik Al.

Mendapat bantuan tersebut, Al tak kuasa menahan haru. Ia langsung menangis di hadapan Dedi Mulyadi.

Sebelum pergi, Dedi Mulyadi juga berpesan kepada sang ibu.

“Ingat amanat saya ya, beliin sepeda listrik untuk dia jualan, jadi biar nanjaknya enggak susah.”

Menutup pertemuan tersebut, ia menyampaikan pesan yang dianggap penting bagi masyarakat luas.

“Ini pelajaran penting bagi warga Jawa Barat, anak jangan terlalu banyak, ya,” tutup Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah ini menjadi gambaran nyata tentang kerasnya kehidupan, sekaligus bukti bahwa kepedulian sederhana bisa membawa perubahan besar dalam hidup seseorang.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Tembus 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Obligasi Panda Bonds di China Lawan Tekanan Global

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kenaikan ini memperkuat narasi pemerintah bahwa kombinasi kebijakan fiskal dan moneter mulai membuahkan hasil,
Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Ketua OJK Friderica: Dana Asing Kabur Bukan Salah RI, Tapi Efek Geopolitik dan Ekonomi Dunia

Serangkaian reformasi struktural digencarkan untuk memperkuat kepercayaan investor global dan meningkatkan kualitas pasar.
Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga Bongkar Biang Kerok Modal Asing Kabur dari RI

Airlangga menegaskan bahwa fenomena capital outflow kini menjadi perhatian utama pemerintah di tengah tekanan ekonomi global yang belum mereda.
Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Awalnya Ogah Masuk Politik, Ini Kisah Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Malut Diiringi Tangis Usai Suami Meninggal

Sherly Tjoanda mengaku awalnya menolak terjun ke dunia politik setelah tragedi yang merenggut nyawa sang suami, Benny Laos. Namun, di tengah duka dan tekanan.
Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Jalanan Provinsi Jadi Konsen Dedi Mulyadi: Banyak Ditemukan Banner Dipaku di Pohon hingga Pohon Menghitam Karena Penggorengan Tahu, Langsung Ditertibkan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memanfaatkan kegiatan Milangkala Tatar Sunda yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) lalu sebagai momen monitoring dan evaluasi pembangunan.
Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Ambles, Antam Turun ke Rp2,871 Juta per Gram

Berikut rincian harga emas di Sahabat Pegadaian pada Rabu 6 Mei 2026

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT