Dedi Mulyadi Sampai Heran, Ahmad Khotibul Ungkap Prosedur Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Terlalu Rapi
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
“Maret 2018 saya ada acara sidang, sebelum sidang saya mampir dulu ke Dapen, intinya barangkali ada informasi baru terkait dengan kebijakan. Ternyata dari pihak Dapen itu tidak bisa, harus datang orangnya,” ujar Ahmad Khotibul.
Dari sana, Ahmad Khotibul mulai menjalin komunikasi dengan salah satu pegawai Dapen bernama Roni. Ia bahkan memperlihatkan SMS dari Aman Yani sebagai bukti komunikasi.
“Tukarlah saya nomor telepon itu dengan salah satu pegawai di sana, Pak Roni. Akhirnya saya menjalin komunikasi itu mulai dari bulan April. 20 Maret itu saya dapat SMS lagi dari Aman Yani dengan nomor yang berbeda nih. Intinya curhat, saya transferkanlah itu ke Pak Roni supaya baca maksudnya,” kata Ahmad Khotibul.
Menariknya, meski saat itu WhatsApp sudah ada, Ahmad Khotibul mengaku komunikasi dengan Aman Yani hanya dilakukan melalui SMS dan email, tidak pernah lewat telepon langsung.
Pihak Dapen kemudian memberikan syarat tambahan berupa slip penarikan yang harus ditandatangani langsung oleh Aman Yani lengkap dengan foto dari depan dan samping.
“Respons dari Pak Roni, ‘Pak Khatib gini aja, saya sudah rapat dengan tim, kalau bisa saya menghendaki ada penandatangan slip penarikan atau penarikan Dapen ini. Tapi slip penarikan itu ditandatangan oleh Aman Yani,’” ungkap Ahmad Khotibul.
Saat melihat bukti tersebut, Dedi Mulyadi mengaku punya pandangan berbeda soal tanda tangan yang digunakan.
“Menurut saya beda, karena intuisi pak. Saya sudah bisa membeda-bedakan pak, belajar,” kata Dedi Mulyadi.
Namun Ahmad Khotibul tetap merasa tanda tangan yang dilihatnya tampak identik dengan dokumen sebelumnya.
“Saya bilang ini sama, Pak. Pak Roni menjelaskan, ‘Pak, nanti saya akan kirim slip baru.’ Slip pengambilan penarikannya itu nanti ditandatangani, difoto dari depan, dari samping,” ujar Ahmad Khotibul.
Dedi Mulyadi pun mengaku pernah melihat bukti foto tersebut dari pihak bank yang sebelumnya datang memberikan keterangan kepadanya.
“Oh iya, yang ada fotonya itu yang dilihatkan salah satu direktur bank ke saya, foto Aman Yani lagi tanda tangan,” kata Dedi Mulyadi.
Load more