News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Fakta Kasus Pengeroyokan Pria Diduga Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Ternyata Tinggalkan 3 Anak

Fakta-fakta di balik kasus pria diduga maling ayam yang tewas dikeroyok massa di Bali. Korban tinggalkan tiga anak, polisi masih menyelidiki kasus ini.
Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB
Ilustrasi aksi pengeroyokan
Sumber :
  • ChatGPT.com

Selain mengawasi jalannya penyelidikan, Kementerian HAM juga menaruh perhatian terhadap kondisi psikologis keluarga korban, terutama anak korban yang disebut menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Lembaga tersebut mendorong agar aparat tidak hanya memproses para pelaku pengeroyokan, tetapi juga memastikan adanya pendampingan bagi keluarga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan belum selesai.

Selain mendalami dugaan maling ayam, penyidik juga memeriksa seluruh rangkaian kejadian yang menyebabkan KD meninggal dunia.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah saksi, hasil olah TKP, identifikasi forensik, serta berbagai alat bukti lain untuk memastikan kronologi secara utuh.

Dalam hukum pidana Indonesia, dugaan pencurian maupun pengeroyokan merupakan dua perkara yang berbeda.

Dugaan pencurian tetap harus dibuktikan melalui proses hukum, sementara tindakan main hakim sendiri yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang juga dapat menimbulkan konsekuensi pidana bagi para pelakunya apabila terbukti memenuhi unsur tindak pidana.

8. Desa Gelar Upacara Mecaru untuk Pulihkan Keharmonisan

Selain proses hukum, masyarakat Desa Batunya juga menempuh langkah adat sebagai bentuk pemulihan kondisi pascainsiden.

Pemerintah Desa Batunya bersama desa adat setempat berencana menggelar upacara mecaru, yakni ritual dalam tradisi Hindu Bali yang bertujuan memulihkan keseimbangan dan keharmonisan alam secara niskala setelah terjadi peristiwa yang dianggap membawa ketidakharmonisan.

Perbekel Desa Batunya, I Made Riasa, mengatakan waktu pelaksanaan masih dikoordinasikan dengan desa adat dan diperkirakan digelar bertepatan dengan Hari Purnama.

Di sisi lain, pengamanan di wilayah tersebut juga diperketat melalui peningkatan patroli pecalang agar situasi tetap kondusif.

"Kejadian sudah terjadi. Mari kita berpikir bijak bagaimana ke depan supaya hal seperti ini tidak terulang lagi," ajak Riasa.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keresahan masyarakat akibat maraknya tindak kriminal tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan aksi main hakim sendiri.

Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa saksi guna mengungkap secara utuh peristiwa yang menyebabkan meninggalnya KD.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 12 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 12 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 12 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
Pesantren Baitul Arqom Garap Pertanian, Bidik Kemandirian Pangan untuk Dukung Asta Cita Prabowo

Pesantren Baitul Arqom Garap Pertanian, Bidik Kemandirian Pangan untuk Dukung Asta Cita Prabowo

Pondok Pesantren Baitul Arqom di Balung, Jember, Jawa Timur, mulai memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan unit usaha mandiri sebagai bagian dari upaya
Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Ko Hee-jin Sampai Kena Mental? Media Korea Buka-bukaan Penyebab Sebenarnya Pelatih Red Sparks Itu Mundur

Red Sparks secara resmi telah mengumumkan jika Ko Hee-jin memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih jelang Liga Voli Korea 2026/2027.
Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri Apresiasi Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Bahas RUU Ciptaker

Kapolri mengapresiasi langkah serikat buruh dan asosiasi pengusaha yang mulai duduk bersama membahas RUU Cipta Kerja. Menurutnya, dialog sejak awal menjadi cara terbaik untuk mencari titik temu di tengah berbagai kepentingan buruh dan dunia usaha.
Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah Luncurkan Pusat Riset Pesantren dan Diniyah Jawa Timur

Gubernur Khofifah beri Kuliah Umum pada acara Stadium Generale Mahasiswa/Mahasantri Baru Penerima Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026
Siapa Sosok Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Pada Rekaman VC? Berikut Identitas DPO yang Dikantongi Polisi 

Siapa Sosok Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Pada Rekaman VC? Berikut Identitas DPO yang Dikantongi Polisi 

Insiden menimpa rombongan Dinas Pertanian saat membawa bantuan di Papua, tiga orang dari sebelas aparatur sipil negara (ASN) menjadi korban tewas penembakan KKB

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT