News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Wartawan Mencak-mencak di SD Sukabumi Minta Uang, Dedi Mulyadi Gercep Turunkan Tim Hukum

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bereaksi keras usai melihat aksi oknum wartawan yang ngamuk di sebuah SD di Sukabumi. Minta Pemprov Jabar bentuk tim hukum
Rabu, 2 September 2026 - 14:28 WIB
Dedi Mulyadi Kecam Oknum Wartawan yang Ngamuk di SD Sukabumi
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bereaksi keras soal oknum wartawan yang ngamuk di sebuah SD di Sukabumi.

Aksi seorang pria yang mengaku sebagai wartawan dan membuat keributan di lingkungan SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan.

Dedi Mulyadi di SMAN 2 Cikarang
Dedi Mulyadi di SMAN 2 Cikarang
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan respons terhadap peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan pria berinisial AS (46) tersebut tidak sejalan dengan etika maupun sikap profesional yang seharusnya dimiliki seorang jurnalis.

Peristiwa itu diketahui bermula saat AS mendatangi sekolah dan meminta uang langganan media sebesar Rp100.000.

Pihak sekolah disebut belum dapat memberikan uang tersebut karena anggaran yang diharapkan belum tersedia.

AS kemudian disebut kecewa dengan jawaban pihak sekolah. Situasi pun berubah menjadi tegang setelah pria tersebut meluapkan kemarahannya dengan membentak kepala sekolah.

Viral Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja, Gubernur Dedi Mulyadi Turunkan Tim Hukum
Viral Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja, Gubernur Dedi Mulyadi Turunkan Tim Hukum
Sumber :
  • tangkapan layar instagram Sukabumiupdate

Keributan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah siswa berada di sekitar lokasi. Bahkan, seorang guru sempat merekam kejadian menggunakan telepon seluler.

Dalam rekaman yang beredar, AS terlihat terlibat dalam keributan hingga diduga mengambil ponsel milik guru yang merekam aksinya. Perangkat tersebut kemudian berhasil diamankan kembali oleh pihak sekolah.

Tidak lama setelah kejadian, pihak sekolah memilih melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian. AS selanjutnya diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polsek Sukaraja.

Dari proses hukum yang berjalan, polisi kemudian menetapkan AS sebagai tersangka. Ia juga ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Yang mengejutkan, hasil pemeriksaan urine AS menunjukkan hasil positif narkotika.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan melibatkan BNNK Sukabumi. Polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang terjadi di lingkungan sekolah.

Kabar tersebut turut mendapat perhatian Dedi Mulyadi. Melalui akun Instagram pribadinya, Dedi menyampaikan kritik terhadap aksi pria yang disebutnya sebagai wartawan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Menurut Dedi, tindakan membuat keributan di sekolah merupakan hal yang tidak semestinya dilakukan. Apalagi, lingkungan sekolah merupakan tempat anak-anak menjalani aktivitas belajar dan bermain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Terduga Pelaku Pembacokan Eks Kopassus di Cakung Masih Berstatus Saksi

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan status terduga pelaku pembacokan eks anggota Kopassus di Cakung, Jakarta Timur, masih berstatus sebagai saksi. Keterangannya belum bisa diambil karena masih dalam perawatan di rumah sakit.
Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut luas area terdampak karhutla di Gunung Ciremai tercatat seluas 30 hektare. KDM menargetkan pemadaman total karhutla di Gunung Ciremai rampung dalam rentang waktu dua hari dengan mengerahkan helikopter water bombing dan 500 personel pembersih kanal alami.
Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan mesin mobil sebelum berangkat masih menjadi kebiasaan banyak pengendara, terutama saat kendaraan baru pertama kali digunakan pada pagi hari.
Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar buka suara soal adanya dugaan kesengajaan karhutla yang terjadi di Gunung Ciremai, Jawa Barat. Dian menyebut penyebab karhutla masih diselidiki. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah memprioritaskan pemadaman agar api tidak meluas.
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 24 Oktober 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.540.000 per gram. Begitu juga dengan buyback atau harga beli kembali yang stagnan di angka Rp2.335.00 per gram.
Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penghentian pertandingan akibat gangguan keamanan memiliki mekanisme yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat pertandingan.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT