GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duh, Sebelum Puasa Lakukan Onani Agar Tak Kepikiran Saat Berpuasa, Bolehkah? Ini Jawaban Buya Yahya

Buya Yahya menyampaikan, bahwa jika hal tersebut berurusan dengan syahwat. Maka satu-satunya cara halal untuk menuntaskan hawa nafsu tersebut adalah menikah
Minggu, 9 April 2023 - 19:45 WIB
Duh, Sebelum Puasa Lakukan Onani Agar Tak Kepikiran Saat Berpuasa, Bolehkah? Ini Jawaban Buya Yahya
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Dalam sebuah kajian Buya Yahya menjawab salah satu pertanyaan jamaah tentang onani atau mastrubasi sebelum puasa.

Dilansir dari tayangan youtube Al-Bahjah TV dengan judul "Sebelum Puasa Melakukan Onani Agar Tidak Kepikiran Saat Berpuasa, Bolehkah? - Buya Yahya Menjawab" yang diunggah pada 1 Mei 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manusia adalah mahluk Allah yang paling sempurna. Manusia diciptakan dengan akal, pikiran, dan hawa nafsu di dalamnya.

Namun terkadang hawa nafsu muncul secara tiba-tiba dan sulit dikendalikan.

Hal ini yang kemudian menjerumuskan manusia untuk menuruti hawa nafsunya.

Bulan ramadhan merupakan bulan suci penuh rahmat, dimana umat muslim diwajibkan berpuasa dan menahan hawa nafsu.

Duh, Sebelum Puasa Lakukan Onani Agar Tak Kepikiran Saat Berpuasa, Bolehkah? Ini Jawaban Buya Yahya. Source: youtube Al-Bahjah TV

Meski demikian, masih ada kaum muslimin yang tak dapat membendung hawa nafsunya sehingga melakukan hal-hal yang tidak dilarang agama Islam.

Salah satu contohnya adalah masturbasi atau onani. Dalam salah satu kesempatan, Buya Yahya menjawab pertanyaan jemaah tersebut.

Jemaah tersebut bertanya, bagaimana jika masturbasi itu dilakukan untuk melampiaskan hawa nafsu agar tidak mengganggu saat ia menjalankan puasa pada esok hari.

"Saya tidak kuat untuk menahan hawa nafsu untuk onani (masturbasi) agar besok seterusnya saat puasa, tidak ada lagi hawa nafsu. Jadi saya harus bagaimana Buya?," tanya jemaah tersebut.

"Saya memutuskan itu agar besok seterusnya, saat berpuasa tidak lagi kepikiran untuk onani, saya harus bagaimana Buya?" tambah sang jemaah.

Buya Yahya kemudian menjawab, jika hawa nafsu tersebut tidak seharusnya dituruti.

"Ketahuilah bahwa yang namanya hawa nafsu itu malah enggak bisa dituruti," jawab Buya.

Buya Yahya kemudian melanjutkan, apabila hawa nafsu dituruti maka ia akan bertambah dan berlipat terus menerus.

"Kalau dituruti maka dia akan nambah," katanya. Buya mengungkapkan cara terbaik untuk menangani hawa nafsu yakni melawannya. Satu-satunya cara hawa nafsu itu dilawan," terang Buya menambahkan.

Buya Yahya juga menyampaikan jika hal tersebut adalah sia-sia, apabila orang tersebut sengaja membatalkan puasa hanya demi menuruti hawa nafsu dengan alasan agar hawa nafsu tersebut reda.

"Dia membatalkan puasa untuk melakukan keharaman yang membatalkannya (onani). Besok, setannya berbisik lagi kayak kemarin lagi, terus akan berkembang," papar Buya Yahya.

Buya Yahya lalu mengatakan, jika bukan seperti itu cara mengendalikan hawa nafsu. 

Umat muslim harus tetap mengusakan untuk berpuasa. Sebab jika hanya menuruti hawa nafsu maka tidak akan ada ujungnya.

"Bukan seperti itu. Usahakan puasa, bahkan puasa yang takut pada Allah, sering baca Alquran, jaga wudhu dan seterusnya. Jadi jangan, kalau seperti itu malah enggak akan beres," lanjutnya. 

Bahkan apabila tetap menuruti hawa nafsu maka hal tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan hingga tua nanti.

Tak hanya itu, menurut Buya, hawa nafsu juga akan merusak diri orang tersebut. 

Duh, Sebelum Puasa Lakukan Onani Agar Tak Kepikiran Saat Berpuasa, Bolehkah? Ini Jawaban Buya Yahya. Source: istockphoto.com

"Karena hawa nafsunya dituruti, kalau hawa nafsu dituruti, sampai tua pun dia akan nyusul. Terus dia (hawa nafsu) akan merusak," ujar Buya Yahya.

Namun apabila seorang muslim terus berusaha untuk melawan hawa nafsu tersebut, maka hawa nafsu itu akan melemah dan hilang dengan sendirinya.

"Tapi kalau sudah dilawan, enggak bisa. Nanti lemah sendiri, hawa nafsu bosan enggak akan menggoda anda," ujar Buya.

Buya Yahya juga menyampaikan, bahwa jika hal tersebut berurusan dengan syahwat. Maka satu-satunya cara halal untuk menuntaskan hawa nafsu tersebut adalah menikah.

"Kalau urusannya syahwat Anda yang bergolak, ada pintu halal yaitu menikah," terang Buya.

Buya juga mengatakan, menikah itu sesungguhnya mudah. Namun yang menyulitkan adalah cara berpikir seseorang tentang pernikahan itu sendiri. 

"Mudah menikah itu. Yang repot adalah cara berpikir tentang pernikahan, itulah yang mempersulit pernikahan," ujar Buya Yahya dalam kesempatan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan menata kawasan Alun-alun Karawang, khusus di Jalan Tuparev. Area ini diubah konsep Kota Tua penuh pelataran cinta.
Singgung Makna Jabatan, Sherly Tjoanda: Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Singgung Makna Jabatan, Sherly Tjoanda: Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Singgung makna jabatan kepala daerah, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda: Jika hanya 1 periode, biarkan 5 tahun itu kita bermanfaat buat banyak orang.
Mulai 16 Juni 2026, Jakarta Buka Rute Penerbangan Langsung dari Kelantan

Mulai 16 Juni 2026, Jakarta Buka Rute Penerbangan Langsung dari Kelantan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan, Mohd Nassuruddin Daud, di Balai Kota Jakarta pada hari ini.
Eksplorasi Material Baja dan Life Cycle Thinking Jadi Tren Arsitektur 2026, Indonesia Mulai Tinggalkan Desain Lama

Eksplorasi Material Baja dan Life Cycle Thinking Jadi Tren Arsitektur 2026, Indonesia Mulai Tinggalkan Desain Lama

Penerapan Life Cycle Thinking diperkirakan akan menjadi tren besar arsitektur Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Pendekatan ini mempertimbangkan seluruh siklus
Pakai Teknologi Otonom, Registrasi Digital Diklaim Dorong Efisiensi Industri Event dengan Sistem Keamanan Tinggi

Pakai Teknologi Otonom, Registrasi Digital Diklaim Dorong Efisiensi Industri Event dengan Sistem Keamanan Tinggi

Selain digadang mengutamakan kecepatan, Registrasi Digital juga dibangun dengan infrastruktur keamanan berbasis AI yang dirancang untuk melindungi data peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Gilas Wakil Tuan Rumah Staight Game, Ubed Amankan Berhasil Satu Tempat di Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Gilas Wakil Tuan Rumah Staight Game, Ubed Amankan Berhasil Satu Tempat di Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 dari sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed menghadapi, Panitchaphon Teeraratsakul

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT