Percuma Tiap Hari Berangkat Kerja Gelap Pulang Gelap, Rezeki Tetap Sempit gara-gara Ini Kata Ustaz Adi Hidayat
- YouTube
tvOnenews.com - Ternyata ada hal-hal yang menyebabkan rezeki masih terasa sempit padahal sudah kerja keras banting tulang berangkat gelap pulang gelap.
Dalam Islam, sejatinya rezeki sudah diatur sedemikian rupa oleh Allah dan manusia diperbolehkan untuk mencarinya dengan berbagai macam cara.
Akan tetapi, tidak selalu kerja keras menjadi patokan rezeki pasti akan banyak.
Karena ada juga orang-orang yang sudah kerja begitu keras tapi rezeki masih terasa sempit menghimpit.
![]()
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Masjid Ad Du'a, berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang sebab rezeki sempit walau sudah kerja keras.
Ustaz Adi Hidayat mengaku merasa heran dengan orang-orang yang merasa mencari rezeki dan yakin Allah yang memberikan rezeki tapi sikapnya tidak mencerminkan hal tersebut.
"Anda tuh aneh kadang-kadang, anda kan pekerjaan mencari rezeki, terus anda yakin rezeki dari Allah," kata Ustaz Adi Hidayat.
Yang dimaksud Ustaz Adi Hidayat adalah orang-orang yang justru mendekatkan diri kepada hal-hal yang diharamkan Allah, mencari pekerjaan yang haram dengan dalih mencari rezeki.
"Tapi anda cari pekerjaan yang menjauhkan anda dari Allah, ya enggak nyambung, itu gimana sih," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Anda mencari pekerjaan yang tidak menyambungkan anda dengan Allah, ya gimana dapat rahmat Allah," lanjutnya.
Apalagi jika sudah tahu bahwa di dalam pekerjaannya itu ada riba yang Allah haramkan.
Maka yang akan dirasakan hanyalah capek kerja sementara rezekinya akan terus sempit dan penghasilannya menjadi tidak berkah.
"Itu yang menyebabkan kadang enggak berkah, itu yang menyebabkan capek pekerjaannya, berangkat gelap, pulang gelap, bulan belum habis udah habis gitu kan," tegas Ustaz Adi Hidayat.
"Kerja lagi, kerja lagi, membuat diri dia tersiksa, tidur susah, kerja lagi, kerja lagi, diskusi lagi, rapat lagi, yang sudah ada enggak ternikmati," sambungnya.
Ustaz Adi Hidayat juga mengaku prihatin dengan orang-orang yang dengan alasan pekerjaan sampai harus meninggalkan shalat dan tidak punya waktu untuk melakukan amalan lainnya.
Load more