GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Masalah dan Perundungan, Gus Yahya Sebut Pesantren Mendesak Butuh Standar Tata Kelola

Tata Kelola yang berstandar seperti yang diterapkan pemerintah pada seluruh Lembaga Pendidikan formal perlu dilakukan di pesantren di seluruh Indonesia.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 05:32 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf
Sumber :
  • ANTARA

Yogyakarta, tvOnenews.com- Tata Kelola yang berstandar seperti yang diterapkan pemerintah pada seluruh Lembaga Pendidikan formal perlu dilakukan di pesantren di seluruh Indonesia. Karena hanya dengan tata Kelola yang baik, pesantren bakal terhindar dari permasalahan kekerasan an perundungan yang belakangan marak. Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf di sela Simposium Pesantren 2024 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Selasa.

"Sebetulnya pesantren-pesantren ini membutuhkan 'governance' (tata kelola), jadi harus ada cara untuk meng-'govern', untuk mengatur kehidupan pesantren-pesantren ini. Tidak boleh dibiarkan sendiri-sendiri tanpa diatur," katanya di sela Simposium Pesantren 2024 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Yahya juga menyebut jumlah pesantren di Indonesia saat ini mencapai lebih dari 40 ribu unit dengan total jumlah santri diperkirakan mencapai 12 juta orang.

Oleh karena itu, standar tata kelola menjadi kebutuhan mendesak diwujudkan guna mencegah permasalahan muncul di lingkungan pesantren.

"PBNU sendiri sudah cukup lama, sudah dalam waktu mungkin hampir setahun ini, sudah ada 'task force' (satuan tugas) khusus yang dibentuk untuk meng-'address' (menyoroti) masalah ini," kata dia.

Gus Yahya berharap, pemerintah dapat menyediakan ruang untuk bersama-sama membantu membangun tata kelola pesantren yang baik bersama PBNU.

"Supaya bisa lebih bisa kita atur, kita tata dengan lebih baik sebagaimana lembaga-lembaga pendidikan yang lain, sekolah, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah formal ini sebenarnya kan ada 'governance'," kata dia.

Dalam Simposium Pesantren 2024 bertajuk "Strategi Penguatan Pesantren Sebagai Pilar Masa Depan Indonesia" itu, ia menekankan bahwa pengakuan pemerintah terhadap pesantren melalui Undang-Undang (UU) Pesantren dapat diiringi pula dengan peningkatan kualitas pesantren.

"Jangan cuma didasarkan pada stereotip-stereotip, jangan cuma didasarkan pada mitos-mitos tapi harus sungguh-sungguh didasarkan pada realitas faktual yang berkembang," ujar dia.

Dia berharap, para kiai atau pengasuh ponpes tidak hanya berkutat pada urusan pengembangan internal lembaga pesantren tanpa memikirkan lingkungan masyarakat sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak pesantren-pesantren yang sekarang kompleksnya, temboknya sudah tinggi sekali sehingga masyarakat enggak relevan lagi buat pesantren, sebagaimana pesantren tidak relevan buat masyarakat," demikian Gus Yahya.(ant/bwo)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026, Konsisten Dukung Program Perumahan Nasional

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026, Konsisten Dukung Program Perumahan Nasional

Penyaluran KPR subsidi juga menjadi bagian dari kontribusi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Luncurkan Promo Spesial Libur Lebaran 2026, Ada BBM Murah hingga LPG Gratis dari Pertamina Patra Niaga

Luncurkan Promo Spesial Libur Lebaran 2026, Ada BBM Murah hingga LPG Gratis dari Pertamina Patra Niaga

Tak hanya diskon BBM, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan promo tambahan berupa bonus E-Voucher MyPertamina untuk servis kendaraan di Enduro Service.
Ungkapan Jujur Elkan Baggott Soal Perbedaan Timnas Indonesia Sekarang dan Dua Tahun Lalu, Blak-blakan Singgung Kualitas Pemain serta Pelatih

Ungkapan Jujur Elkan Baggott Soal Perbedaan Timnas Indonesia Sekarang dan Dua Tahun Lalu, Blak-blakan Singgung Kualitas Pemain serta Pelatih

Elkan Baggott blak-blakan ungkap perbedaan Timnas Indonesia era John Herdman. Sebut kualitas pemain liga top Eropa ubah standar Timnas Indonesia secara total.
Anwar Ibrahim Bakal Temui Prabowo di Jakarta Besok Jumat

Anwar Ibrahim Bakal Temui Prabowo di Jakarta Besok Jumat

PM Malaysia, Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto direncanakan untuk melangsungkan pertemuan pada Jumat (27/3/2026) di Jakarta atas undangan pemerintah Indonesia.
Ternyata Ini Faktor Penting yang Membuat Megawati Hangestri Diburu Banyak Tim Liga Voli Korea untuk Musim Depan

Ternyata Ini Faktor Penting yang Membuat Megawati Hangestri Diburu Banyak Tim Liga Voli Korea untuk Musim Depan

Baru-baru ini, nama Bintang Voli Indonesia, Megawati Hangestri, kembali ramai dibicarakan di Korea Selatan usai berakhirnya babak reguler V League 2025/2026.
Pramono Minta Parkir Liar hingga Pedagang Belakang Mall Grand Indonesia Ditertibkan

Pramono Minta Parkir Liar hingga Pedagang Belakang Mall Grand Indonesia Ditertibkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya untuk menertibkan parkir liar di kawasan wisata di Jakarta dan pedagang di belakang Mall Grand Indonesia.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT