GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sekali-kali Ajarkan Anak Menabung, Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Orang Tua Harus Tahu karena Rentan...

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan alasan orang tua tidak perlu mendidik anak menabung atau menyimpan sejumlah harta sejak dini mengacu pada konsep agama Islam.
Sabtu, 23 November 2024 - 17:50 WIB
Ustaz Khalid Basalamah ingatkan orang tua jangan mengajarkan anak menabung sejak dini
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah menyarankan alasan orang tua tidak perlu mendidik buah hatinya menabung atau menyimpan sejumlah harta sejak dini.

Pendidikan mengajarkan anak menabung, kata Ustaz Khalid Basalamah, memang menjadi harapan para orang tua agar buah hatinya bisa mandiri saat dewasa nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid Basalamah juga mengambil dari ajaran agama Islam perihal anak menabung sejak dini guna menghindari hal-hal yang boros dalam penggunaan harta mereka.

Meski demikian, Ustaz Khalid Basalamah menyoroti cara orang tua memberikan pendidikan kepada anak untuk rajin menabung harta.

"Karena kalau kita suruh dia menabung, sementara dia kan tidak perlu tabungan itu," ujar Ustaz Khalid Basalamah disadur melalui tayangan channel YouTube Khalid Basalamah Official, Sabtu (23/11/2024).

Ilustrasi orang tua mengajarkan sekaligus memberikan pendidikan anak pintar menabung sejak dini
Ilustrasi orang tua mengajarkan sekaligus memberikan pendidikan anak pintar menabung sejak dini
Sumber :
  • Istockphoto

 

Soal harta dalam konsep agama Islam mengajarkan kepada orang mukmin senantiasa memberikan harta terbaiknya. Meski jumlahnya sedikit sangat bermanfaat bagi mereka yang masuk golongan membutuhkan.

Agama Islam menganjurkan agar umat Nabi Muhammad SAW selalu melakukan sedekah. Amalan ini menjadi pembuktian cara ampuh mengelola harta dengan baik.

Namun, kebanyakan orang tua sangat takut bersedekah karena bisa mengurangi hartanya. Ini berasal dari efek tidak mengetahui keutamaan sedekah.

Mereka lebih memilih anak bisa pintar menabung sebagai upaya menjaga hartanya secara bijak dan tidak menggunakannya secara berlebihan.

Harta itu, menurut Ustaz Khalid, akan memenuhi segala kebutuhan keluarga dilakukan oleh anak-anaknya di masa depan nanti.

Surat Al Isra Ayat 26-27 menjadi dalil Al Quran terkait anjuran tidak boleh boros dan pilih menggunakan harta untuk sedekah, Allah SWT berfirman:

وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا, اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

Artinya: "Berikanlah kepada kerabat dekat haknya, (juga kepada) orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya." (QS. Al Isra, 17:26-27)

Cara bersedekah juga menjadi pendidikan anak tidak perlu boros sebagai keuntungan utama didapatkan dari ajaran-ajaran orang tuanya.

"Katanya untuk pendidikan masa depan, kalau saya liat itu tidak mendidik," imbuhnya.

Pendakwah lahir dari Makassar ini berasumsi apabila anak telah mempunyai kebiasaan boros akan berdampak negatif kepada mereka.

Padahal mereka mendapat pendidikan untuk mengumpulkan uang telah menggunung sebagai kebutuhan di masa depannya. Namun, itu sangat jarang ditemukan dan berpotensi boros digunakan memenuhi kebutuhan tidak bermanfaat.

Selain itu, anak tidak dapat menemukan cara terbaik pengelolaan uang dikumpulkan melalui menabung. Harta yang telah dibuang akan menyusahkan anak-anak mereka ketika dewasa.

Sebagai pendakwah ternama, Ustaz Khalid menguraikan cara anak menabung melalui pendidikan secara Islami.

Cara memberikan pendidikan anak menabung melalui acuan dalam ajaran Kitab Suci Al Quran sampai sunnah-sunnah Rasulullah SAW sangat membantu penghentian pemecahan kebuntuan para orang tua.

Berbagai masalah akan muncul dari anak rentan terkena sifat kikir dengan asas sangat mencintai uang demi melampiaskan hasratnya memenuhi kebutuhan di dunia.

Hasrat menghamburkan uang dipastikan anak-anak mereka tidak mengetahui betapa pentingnya sedekah sebagai amalan terbaik meski harus mengeluarkan harta kepada orang membutuhkan.

"Kenapa? Karena kalau kita kasih dia celengan dan dia menabung, dia akan menjadi orang yang bakhil. Dia nabung, gak mau sedekah. Bahkan kalau kakaknya atau adeknya pegang celengannya dia marah," jelas dia.

Sifat kikir menjadi salah satu perbuatan yang sangat dilarang bahkan tidak disukai oleh Allah SWT.

Sifat ini muncul bermula dari kecintaan pada dunia atas harta yang dimilikinya sangat banyak. Mereka enggan memberikan uang meski secuil kepada kalangan fakir miskin atau orang-orang telah uzur.

Bahwasanya Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa pendidikan menabung tidak serta merta pengumpulan harta sebanyak-banyaknya melainkan giat memberikan bantuan yang bermanfaat kepada orang lain.

tvonenews

Harta banyak ini sangat bermanfaat untuk berpotensi mendapatkan pahala besar apabila digunakan dengan hal positif, antara lain infak, zakat, dan sedekah.

"Lebih baik bapak ibu kasih uang, misalnya uang jajan sekolah bilang ‘nak nanti kalau ada temannya yang butuh bantu ya, ada celengan masjid di sekolah masukin ya’ ajarin dari kecil," tuturnya.

Sedekah mendapatkan tempat keistimewaan, terutama anak-anak telah mendapat pendidikan agar rajin mengerjakan amalan ini sebagai tanda selalu merasa cukup terhadap hartanya.

"Sedekah pangkal kaya. Tidak ada akan pernah ketemu konsep Islam sama kapitalis. Kapitalis menabung pangkal kaya, gak akan sedekah dengan menabung, susah. Makanya harus kita tanamkan," beber dia menjelaskan.

Soal penjelasan ini, Ustaz Khalid Basalamah tidak menekankan para orang tua harus mengikutinya namun menjadi patokan demi anak-anaknya di masa depan menumbuhkan jiwa selalu berkucukupan dengan harta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini saya pribadi ya. Jadi kalo Anda mau ikut Alhamdulillah, tidak juga Anda punya hak. Kita bukan sedang bicara dalil syar’i, tapi saya melihat pola ini perlu diterapkan," tukas dia.

(adk/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).
Impian Josepha Alexandra Terungkap, Siswi Peserta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Mau Jadi Diplomat

Impian Josepha Alexandra Terungkap, Siswi Peserta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Mau Jadi Diplomat

Pamannya mengungkap Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak, peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Kalbar bermimpi jadi diplomat.
Asep Edi Suheri Naik Pangkat Bintang Tiga, Polda Metro Jaya Kini Dipimpin Komjen

Asep Edi Suheri Naik Pangkat Bintang Tiga, Polda Metro Jaya Kini Dipimpin Komjen

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen). 
Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Bikin John Herdman Senyum, Siapa Nama 5 Pemain Diaspora Baru yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027?

Kabar gembira datang dari Timnas Indonesia, dimana John Herdman dikabarkan telah mengajukan lima pemain tambahan jelang Piala Asia 2027. Siapa nama-namanya?
Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT