GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Sering Shalat dengan Sajadah Gambar Masjid atau Ka’bah? Hati-hati, Buya Yahya Ingatkan Hukumnya…

Sajadah kerap menjadi alas ketika melaksanakan shalat, masih kerap memakai sajadah bergambar masjid atau Ka’bah? Buya Yahya jelaskan hukumnya dalam Islam.
Kamis, 28 November 2024 - 20:29 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum menggunakan sajadah bergambar masjid atau Ka'bah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Sajadah kerap menjadi alas ketika melaksanakan shalat, masih kerap memakai sajadah bergambar masjid atau Ka’bah? Buya Yahya jelaskan hukumnya dalam Islam.

Pada umumnya, sajadah memiliki motif yang beraneka ragam, di antaranya seperti gambar masjid ataupun Ka'bah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bolehkah sajadah dengan berbagai motif serta gambar seperti masjid dan Ka’bah boleh digunakan? Apakah hukumnya dalam syariat Islam?

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan mengenai hukum shalat dengan menggunakan sajadah bergambar masjid.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mengingatkan kepada umat Islam agar tidak selalu memikirkan persoalan sajadah ketika shalat.

Sebab, tidak sedikit yang masih menganggap bahwa sajadah merupakan hal yang wajib dalam shalat.

Padahal selagi tempat tersebut suci dan bersih, maka shalat dimanapun dapat dilakukan meski tidak memakai sajadah.

"Kita ingin melatih setiap dari kita itu shalat kita tidak harus mikir sajadah supaya tahu bahwasanya tempat bumi Allah semuanya suci, jangan sampai was-was dan sebagainya," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Buya Yahya
Buya Yahya. (Ist)

Akan tetapi, Buya Yahya mempersilahkan bila memilih menggunakan sajadah.

"Biarpun pada dasarnya boleh kita buat alas," ujarnya.
 
Meski demikian, tetap ada hal yang diperhatikan dalam pemilihan sajadah, seperti sajadah dengan gambar atau motif tertentu.

Buya Yahya mengingatkan untuk waspada jika shalat menggunakan sajadah dengan gambar masjid dan lain-lain.

"Dan pastikan adalah, sebisa mungkin sajadah anda tidak ada gambar ukir-ukirannya, biar anda tidak berkhayal tentang lukisannya, gambarnya, tiangnya miring dan sebagainya," jelas Buya Yahya.

"Karena Nabi pernah menyingkirkan sesuatu di hadapannya yang bergambar," sambungnya.

Walaupun bergambar Ka'bah atau masjid, Buya Yahya tetap mengingatkan bahwa hal itu dapat mengganggu kekhusyukan shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya, sepanjang shalat jadi memperhatikan tiang masjid di sajadah tersebut atau menghitung jumlah jendela pada gambar masjid.

"Biarpun itu gambar Ka'bah, gambar ini dan sebagainya," ujar Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meningkat drastis pada hari ini, Kamis (14/5).

Trending

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT