Ular Masuk Rumah Harus Langsung Dibunuh atau Tidak? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Sebaiknya…
- Ilustrasi/Freepik
tvOnenews.com - Ular adalah salah satu hewan yang ditakuti karena dinilai berbahaya dan memiliki racun yang mematikan.
Maka tak heran jika manusia takut dengan ular dan jika melihatnya terutama saat di rumah akan langsung dibunuh.
Namun sebenarnya, bagaimanakah hukum membunuh ular yang masuk ke dalam rumah dalam pandangan Islam?.
Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang hukum membunuh ular yang masuk kedalam rumah berikut, dirangkum dari ceramahnya yang diunggah di YouTube channel Taman Firdaus dengan judul "Hukum Bunuh Ular Masuk Rumah | Bolehkah Membunuh Ular Masuk Rumah, Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA.," yang diunggah pada 10 November 2017.
"Apakah kita tidak boleh membunuh ular yang bersemayam di dalam rumah?. Padahal sudah coba diusir, tapi balik lagi, dan saya juga takut kalo berdekatan dengan ular," tanya salah satu jamaah pada UAH.
"Hukum membunuh ular terbagi menjadi empat pandangan ulama. Pandangan tersebut karena ada turunan dari dalil-dalil termasuk hadist Nabi SAW riwayat Muslim 2236," ungkap UAH.
Hukum membunuh ular yang masuk kerumah menurut 4 pandangan ulama yakni:
1. Boleh membunuh ular yang masuk ke rumah tanpa peringatan. Jadi begitu masuk, dibunuh itu dibolehkan menurut mazhab manafiah, hanafi.
2. Boleh membunuh ular yang masuk ke rumah, namun diberikan dulu peringatan sebanyak tiga kali. Umumnya yang biasa dipakai untuk mengusir ular, ketika tidak pergi maka ular boleh dibunuh.
3. Boleh membunuh ular di dalam rumah, jika ular itu masuk ke rumah di luar kota Madinah. Sedangkan jika masuk ke dalam kota Madinah maka tidak boleh dibunuh, hanya diusir saja, tidak boleh dibunuh.
4. Tidak dibunuh, kecuali ular yang memiliki garis putih di punggungnya atau memiliki ekor pendek. Hal ini menunjukkan bahwa ular berbisa. Saat ular masuk ke rumah, membahayakan maka boleh dibunuh.
Dari beberapa pendapat diatas kemudian jika merujuk kepada hadis utama, yakni hadis pernyataan jin yang berjanji kepada Nabi, bahwa ia tidak akan menampakkan diri di rumah orang beriman.
"Jadi sebetulnya jin muslim yang baik itu gak akan ada penampakan," ujar UAH.
Load more