GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Hal Mudah, Pemain Mualaf ini Akui 'Syok' Pertama Kali Bergabung Timnas Indonesia karena ....

Pemain mualaf ini, ialah Ragnar Oratmangoen yang merasa kaget dengan gaya bermain sepakbola di Indonesia.
Kamis, 3 April 2025 - 13:32 WIB
Bukan Hal Mudah, Pemain Mualaf ini Akui 'Syok' Pertama Kali Bergabung Timnas Indonesia karena ....
Sumber :
  • Instagram ragnar oratmangoen

Jakarta, tvOnenews.com- Pemain mualaf satu-satunya di Timnas Indonesia ini pernah menjelaskan satu hal yang buatnya syok.

Bukan Hal Mudah, Pemain Mualaf ini Akui  Syok  Pertama Kali Bergabung Timnas Indonesia karena ....
Bukan Hal Mudah, Pemain Mualaf ini Akui 'Syok' Pertama Kali Bergabung Timnas Indonesia karena ....
Sumber :
  • Instagram ragnar oratmangoen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Meskipun Indonesia terkenal karena mayoritas agama Islam, tapi bukan hal budaya lah yang buatnya merasa kaget.

Pemain mualaf ini, ialah Ragnar Oratmangoen yang merasa kaget dengan gaya bermain sepakbola di Indonesia. 

Hal ini ia ungkapkan setelah bergabung dengan Timnas Indonesia, ia lihat seperti apa polanya di Timnas Indonesia. 

Ragnar Oratmangoen yang disapa Wak Haji ini bergabung ke Timnas Indonesia saat masi diasuh Pelatih Shin Tae-yong (STY). 

Penjelasan Ragnar Oratmangoen soal Gaya Bermain Bola Timnas Indonesia 

Detik-detik Laga Kontra Bahrain, Wak Haji sampaikan Pesan Cinta untuk Suporter Timnas Indonesia: Saya Harap ....
Detik-detik Laga Kontra Bahrain, Wak Haji sampaikan Pesan Cinta untuk Suporter Timnas Indonesia: Saya Harap ....
Sumber :
  • Antara

 

Dalam keterangannya, Ragnar Oratmangoen merasakan ada yang berbeda. 

Wak Haji ini menyampaikan, gaya bermain bola di Indonesia berbeda dengan negara lain seperti Belanda. Hal inilah menjadi tantangan tersendiri.

Pria campuran Maluku ini, menyadari dirinya harus beradaptasi dengan cepat. Sebab ia datang sebagai pemain keturunan (naturalisasi).

Cerita ini Wak Haji sampaikan di podcast bersama Mamat Alkatiri di kanal YouTube Sport77 Official, dikutip Kamis (3/4/2025).

"Di Belanda, semua orang ingin bermain sepak bola yang baik dari belakang,” ungkap penyerang milik FC Groningen itu. 

“Di Indonesia, yang pertama kali dilakukan adalah kerja keras dan berlari dan tidak bermain bola seperti itu (operan pendek).” jelas Wak Haji.

Dengan begitu, Wak Haji ini dituntut harus lebih kerja keras. Usaha sebagai penyesuaian dirinya.

Lantas, gaya bermain sepakbola seperti apa?. Wak Haji pun menyebutkan ada perbedaan amat besar dari kedua negara itu.

Menurutnya, gaya bermain sepak bola di Indonesia lebih banyak soal berlari dan umpan jauh. Tentunya, berbeda dengan Belanda yang banyak memainkan umpan pendek.

“Saat kalian tidak bisa bermain operan pendek, maka bermain operan panjang. Di Belanda, mereka tidak menyukai bermain dengan operan jarak jauh,” jelas Ragnar.

Pemain keturunan Timnas Indonesia, Wak Haji Ragnar Oratmangoen
Pemain keturunan Timnas Indonesia, Wak Haji Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

 

Perlu diketahui, Wak Haji merupakan keturunan Belanda dan Indonesia yang sangat menyukai Tanah Air karena warganya begitu toleran.

Fakta kemudian, Ragnar Oratmangoen yang berstatus mualaf ternyata lahir dari keluarga non-muslim beragama Nasrani.  

Ia mengaku lebih nyaman dan menyenangkan di Indonesia karena tingkat toleransinya tinggi dan bebas mendengarkan azan kapanpun, di manapun. 

"Indonesia mayoritas beragama islam, dan bagaimana pandangan kamu jika dibandingkan dengan eropa yang cukup bebas?," tanya Mamat sebagai host.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengudge orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu. 

Keputusannya bukan tidak mudah. Namun rasa itu muncul disaat, ia kerap diajak teman-temannya semasa kecil.

Berawal teman-temannya sering mengajaknya ke Masjid. Di sana ia memulai, eksplorasi da pikirnya untuk mengenal agama islam dengan baik.

"Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelas Wak Haji.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

waallahualam 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Masa depan Fabio Di Giannantonio untuk MotoGP 2027 memicu berbagai spekulasi. Rumor terbaru menyebut ia tak bersama Ducati pada regulasi baru di musim depan.
Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Kementerian Pertanian menyampaikan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Video suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Jember mendadak ramai diperbincangkan warganet usai beredar di media sosial, Senin (11/5/2026).
Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan penurunan angka stunting hingga mencapai sekitar 7,05 persen pada tahun 2027 melalui penguatan intervensi terpadu lintas sektor.
John Herdman Dikabarkan Bidik Keturunan Baru untuk Memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, 5 Pemain Grade A Ini Masuk Radar PSSI?

John Herdman Dikabarkan Bidik Keturunan Baru untuk Memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, 5 Pemain Grade A Ini Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia dikabarkan membidik lima pemain diaspora Grade A untuk Piala Asia 2027. Ada sosok elite Eropa yang peluangnya bikin publik penasaran besar.
Tabir Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Judi dan MC Digugat ke PN Jakpus

Tabir Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Judi dan MC Digugat ke PN Jakpus

Sebagian rakyat Indonesia merasa kesal melihat kasus  Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang baru saja viral

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT