GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh atau Tidak Kurban Secara Online? Buya Yahya Ungkap Syaratnya: Lebih Baik…

Buya Yahya tegaskan kurban online boleh asal syarat dipenuhi, seperti waktu penyembelihan di hari raya. Lembaga harus amanah dan paham fiqih kurban.
Rabu, 28 Mei 2025 - 21:44 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam di seluruh dunia mulai bersiap untuk melaksanakan ibadah kurban.

Momen ini menjadi bagian dari ibadah tahunan yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim yang mampu secara finansial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hewan kurban seperti kambing, sapi, atau unta dipotong sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, mengikuti teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Seiring berkembangnya teknologi, kini muncul tren baru dalam pelaksanaan ibadah kurban, yakni kurban secara online.

Banyak lembaga sosial dan platform digital menawarkan jasa kurban online di mana calon pekurban cukup mengirimkan uang.

Kemudian, lembaga tersebut yang akan mengurus seluruh proses, mulai dari pembelian hewan hingga penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Lalu, bagaimana sebenarnya hukum berkurban secara online dalam Islam?

Dalam sebuah ceramahnya, Buya Yahya, ulama ternama memberikan penjelasan terkait fenomena kurban online yang semakin marak ini.

Menurutnya, berkurban secara online diperbolehkan dalam Islam, dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh penyelenggara maupun pekurban itu sendiri.

“Masya Allah boleh,” kata Buya Yahya saat menjawab pertanyaan jemaah mengenai kurban online.

"Kalau kita menitipkan ke lembaga yang bakal menangani kurban untuk dipindah ke tempat lain, sah. Asal memang dia mengerti pembahasan fiqihnya,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah.

Syarat utama yang ditekankan Buya Yahya adalah mengenai waktu penyembelihan.

Ia menegaskan bahwa kurban hanya sah apabila hewan disembelih pada hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) atau pada hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

“Kurban betul disembelih hari itu, bukan disimpan. Setelah kurban, ada tiga hari tasyrik, sampai maghrib tanggal 13, sudah selesai,” jelas Buya Yahya.

Jika penyelenggara kurban online menyembelih di luar waktu tersebut, menurut Buya Yahya, maka hal itu sudah melanggar syariat.

Ia menyebut penyelenggara tersebut tidak amanah dan berdosa karena salah satu tujuan utama dari ibadah kurban adalah menyenangkan dan membahagiakan sesama muslim di hari-hari yang telah ditentukan Allah SWT.

Dalam hal ini, ia juga menyinggung soal penyimpanan daging kurban.

Buya Yahya mengatakan bahwa menyimpan daging kurban setelah dibagikan tidak menjadi masalah.

Namun, yang menjadi poin penting adalah panitia atau lembaga pelaksana harus paham tentang kapan waktu yang sah untuk melakukan penyembelihan.

“Kalau kita mendapatkan daging kurban lalu kita simpan sampai minggu depan, tidak masalah karena sudah saya terima. Tapi disaat kita sebagai panitia harus tahu waktunya,” kata Buya Yahya menambahkan.

Soal tempat penyembelihan, Buya Yahya juga menyarankan bahwa tidak masalah jika hewan disembelih di tempat yang jauh.

Bahkan lebih baik apabila dipotong langsung di lokasi tempat hewan itu berada, daripada disembelih dekat rumah tapi dagingnya dikirim ke tempat lain.

“Lebih baik sembelih di sana, di tempatnya, daripada menyembelih di dekat rumah lalu dibagikan di tempat lain,” ungkap Buya Yahya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam akad antara pihak pekurban dan lembaga penyelenggara.

Uang yang ditransfer untuk kurban harus disertai niat dan akad yang jelas, dan lembaga yang dipilih pun harus terpercaya.

“Kita ngirim duit ke sana, sah. Tentunya lembaga pun harus anda pilih yang bisa dipercaya seperti berbisnis,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan banyaknya lembaga yang menawarkan jasa kurban online, Buya Yahya mengingatkan agar umat Islam tidak asal memilih.

Ia menyarankan agar umat berhati-hati dalam menyalurkan kurban, karena selain ibadah ini membutuhkan pengorbanan harta, juga menyangkut amanah yang besar dalam penyalurannya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.
Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menanggapi syarat damai dari pihak Ressa yang meminta agar Denada terlebih dulu meminta maaf kepada Ibu Ratih dan Pak Dino.
Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Polemik antara Sule dan Teddy Pardiyana seakan tak ada habisnya. Perseteruan terkait sengketa harta warisan mendiang Lina Jubaedah hingga kini masih bergulir.
Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Serangan Jantung Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Tertinggi, Simak Penyebab dan Cara Pengendaliannya

Penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta Dorong Budaya Betawi Masuk Kurikulum Sekolah: Saya akan Minta Dinas Pendidikan Siapkan Itu

Gubernur DKI Jakarta Dorong Budaya Betawi Masuk Kurikulum Sekolah: Saya akan Minta Dinas Pendidikan Siapkan Itu

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan akan memasukkan budaya Betawi ke dalam kurikulum sekolah.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT