Sebenarnya Lebih Utama mana Salat Qobliyah Subuh di Masjid atau Rumah?
- Pexels/michael burrows
Jakarta, tvOnenews.com- Menjalani salat qobliyah subuh bagi umat muslim secara umum sudah dianggap biasa. Dengan tujuan menambah pahala salat.

- Pexels/Michael Burrows
Namun, muncul pertanyaan, lebih utama mana salat qobliyah subuh di Masjid atau di Rumah? hal ini akan dijelaskan Pendakwah Indonesia, Buya Yahya.
Mengutip dari ceramah Buya Yahya, ia menyampaikan soal keutamaan salat Qobliyah subuh atau fajar. Ibadah yang sangat penting bagi umat muslim.
Walaupun salat itu bersifat sunnah, dalam Islam tetapi sangatlah dianjurkan. Hal ini juga disarankan olehnya.
Apa keutamaan salat qobliyah subuh?.
Secara umum salat qobliyah ini,dipahami sebagai amalan atau ibadah sunnah yang menyimpan satu keistimewaan tak dimiliki ibadah lainnya.

- Pexels/michael burrows
Buya Yahya mengatakan, salat ini memiliki nilai pahala besar. Pasalnya tak ada yang mampu menandingi bahkan dunia dan seisinya.
Lantas lebih utama di Masjid atau Rumah?
Sehubungan dengan ini, Buya Yahya shalat qobliyah jadi satu amalan terbaik. Sehingga sangat dianjurkan oleh para ahli agama.
Salat sunnah yang dilakukan dua rakaat sebelum shalat subuh, ini juga punya sebutan lain yaitu shalat fajar.
Sehingga mudah dilakukan. Anda di rumah bisa melakukannya.
Sebagaimana ini juga dijelaskan dalam hadits berbagai keutamaan melaksanakan shalat fajar ini.
Hadits cukup masyhur adalah diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah berikut:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Artinya: Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya. (HR Muslim).
"Ulama-ulama mengatakan itu yang dikukuhkan di dalam mazhab kita Imam Syafi'i, disebut dua rakaat fajar itu adalah dua rakaat qobliyah subuh pendapat yang dikukuhkan," ungkap Buya Yahya, dikutip dari YouTube Buya Yahya, Jumat (30/1).
"Sama nanti bab shalat dhuha pendapat yang dikukuhkan dalam mazhab Imam Syafi'i shalat isyroq adalah shalat Dhuha," sambungnya.
"Cuman ada pendapat yang kedua, dalam hal ini termasuk kayak Imam Ghazali itu punya pendapat yang berbeda. Seperti halnya shalat israf atau salat fajar dua rakaat Fajar ini, ada juga dua rakaat qobliyah subuh (jadi berbeda)," kata Buya Yahya.
Pemimpin Ponpes Al Bahjah itupun, menambahkan katakan keutamaan shalat qobliyah subuh mau di Rumah atau Masjid kembali pada pilihan masing-masing.
Maka dari itu, keputusan anda melakukan di mana shalat sunnah ini. Kata Buya ini disesuaikan Mazhab mana anda pilih.
Sehingga keputusan salat Qobliyah di Rumah atau Masjid bisa dsesuaikan dengan Madzhab yang anda pilih.
Kendatinya, anda memilih mazhab yang Imam Syafi'i atau Imam Al Ghazali, karena berbeda penjelasan terkait shalat sunnah qobliyah subuh dengan fajar.
Sementara tempatnya, seperti salat sunnah lainnya, memang afdholnya di Rumah.
"Selain dari ini pendapat yang kedua, kalau anda mengamalkan boleh. Meskipun pendapat ini lemah," tegasnya Buya Yahya.
Diketahui, melansir dari laman NU sebagai tambahan, kalau shalat fajar sebagai shalat qabliyyah subuh juga dikuatkan dengan berbagai kata “rak‘atai-l-fajr” (dua rakaat shalat fajar) yang terdapat dalam beberapa hadits, misalnya dalam dua hadits berikut ini:
عن حفصة قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي ركعتي الفجر قبل الصبح في بيتي يخففهما جدا
Artinya: Diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaksanakan shalat dua rakaat fajar sebelum melaksanakan shalat subuh di rumahku dengan sangat cepat. (HR Ahmad). (klw)
waallahualam
Load more