News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Berangkat Haji dan Umroh dari Uang Utang atau Pinjaman? Ternyata Begini Hukumnya

Hukum haji dan umroh pakai uang utang dalam Islam. Ibadah sah, namun tidak dianjurkan sebab berisiko menambah beban dan mengurangi keikhlasan. Ini penjelasannya
Kamis, 23 April 2026 - 23:22 WIB
Ilustrasi Haji
Sumber :
  • Kemenag

tvOnenews.com - Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan, baik secara fisik maupun finansial. 

Antusiasme umat Islam di Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci sangat tinggi, sehingga proses pendaftaran pun sering kali harus melalui antrean panjang dengan biaya yang tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuat sebagian orang menghadapi kendala, terutama dari sisi keuangan, sehingga belum dapat mewujudkan keinginan berhaji atau umroh. Bahkan, ada yang mempertimbangkan untuk meminjam uang demi meraih ibadah yang sangat mulia tersebut.

Lalu, bagaimana sebenarnya hukum melaksanakan haji atau umroh dengan menggunakan uang hasil utang?

Hukum Biaya Haji atau Umroh Utang

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa melaksanakan ibadah haji dengan meminjam uang tetap dinilai sah. 

Namun, beliau menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah pilihan yang dianjurkan.

"Haji dengan meminjam adalah sah, cuman tidak seharusnya seperti itu," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al-Bahjah TV.

Menurutnya, seseorang yang belum memiliki kemampuan finansial tidak memiliki kewajiban untuk segera menunaikan ibadah haji. 

"Selagi Anda tidak punya uang, Anda tidak wajib naik haji. Selagi tidak wajib, Anda tidak dosa," ujarnya.

Potret Buya Yahya
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Karena itu, mereka tidak berdosa meski belum berangkat ke Tanah Suci.

Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan bahwa bagi yang belum mampu berhaji atau umroh, Allah tetap memberikan pahala atas niat dan kesungguhan hamba-Nya dalam beribadah.

"Selagi tidak dosa, akan diganti oleh Allah, Anda cukup shalat dhuha, habis subuh di masjid sampai dhuha, Anda akan mendapatkan pahala haji dan umroh." jelas Buya Yahya.

Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa masih ada jalan lain untuk meraih pahala haji dan umroh tanpa harus memaksakan diri berutang.

"Justru kami himbau jangan terbiasa memaksakan diri untuk bisa haji dan umroh dengan utang," katanya. 

Buya Yahya mengingatkan bahwa memaksakan ibadah dengan cara yang kurang tepat justru berpotensi menimbulkan masalah baru, salah satunya beban utang yang harus dilunasi.

Bahkan, kondisi ini dikhawatirkan membuka peluang melakukan hal-hal yang tidak halal demi melunasi utang.

"Karena permasalahan yang lebih berat lagi, kita harus membayar utang tersebut," ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ketika utang tidak mampu dibayar, seseorang bisa merasa malu karena telah menunaikan haji atau umroh sementara kewajibannya belum terselesaikan.

"Kalau hutang tidak bisa dibayar, mungkin akan ada rasa malu, utang belum dibayar tapi sudah haji. Karena malu, akan membayar utang dengan cara yang macam-macam. Dari situlah awal kejahatan dalam mencari uang," terang Buya Yahya. 

Bahkan, kondisi tersebut dapat membuka celah bagi seseorang untuk melakukan hal-hal yang tidak halal demi melunasi utangnya.

Buya Yahya juga menyoroti cara meminjam uang untuk ibadah haji atau umroh.

Jika pinjaman dilakukan dengan cara yang tidak benar, seperti mengandung bunga atau riba, maka hal itu dapat mengurangi keikhlasan dalam beribadah.

"Itu juga kalau meminjam dengan cara yang benar, kalau meminjamnya dengan cara yang haram, maka tidak menunjukkan ketulusan dalam berhaji. Misal mau haji pakai pinjam yang ada ribanya," terangnya.

Karena itu, beliau menegaskan bahwa tidak perlu menunaikan haji dengan uang utang. Meskipun secara hukum sah, hal tersebut sangat tidak dianjurkan.

Akan lebih baik jika umat Muslim menunda ibadah haji hingga benar-benar mampu secara finansial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, bisa memilih amalan lain yang tetap bernilai pahala tanpa harus membebani diri dengan utang yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

(gwn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Balik Nama Sertifikat Tanah Beres dalam 10 Hari Mulai 17 Agustus, Menteri ATR/BPN: Kado Indonesia Merdeka

Balik Nama Sertifikat Tanah Beres dalam 10 Hari Mulai 17 Agustus, Menteri ATR/BPN: Kado Indonesia Merdeka

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menetapkan target ambisius dalam pelayanan pertanahan.
Fenomena Pohon Kurma 'Ajaib' di Mojokerto Jadi Rebutan Pejuang Garis Dua, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena Pohon Kurma 'Ajaib' di Mojokerto Jadi Rebutan Pejuang Garis Dua, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Lautan massa berdatangan demi mengantre kupon pembagian kurma muda gratis yang dipanen dari pohon kurma berusia 36 tahun di halaman masjid Al-Mubarok, Mojokerto
Polisi Ringkus Enam Perampok Pegawai Koperasi di Bekasi, Dua Pelaku Ditembak

Polisi Ringkus Enam Perampok Pegawai Koperasi di Bekasi, Dua Pelaku Ditembak

Tim Jatanras Polda Metro Jaya meringkus enam pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan, yang menimpa seorang pegawai koperasi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (5/8).
7 Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana yang Viral Usai Dituding Minta Pacar Aborsi ke Singapura

7 Fakta Kasus Tio Ferdian Rahmana yang Viral Usai Dituding Minta Pacar Aborsi ke Singapura

Nama Tio Ferdian Rahmana tengah menjadi perhatian di media sosial usai beredar tudingan dari seorang perempuan yang memintanya melakukan aborsi ke Singapura.
Beredar Info Wanita yang Disebut Pacar Tio, Finalis Raka Raki Jawa Timur Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Beredar Info Wanita yang Disebut Pacar Tio, Finalis Raka Raki Jawa Timur Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Media sosial tengah dihebohkan dengan satu nama yaitu Tio Ferdian Rahmana yang diduga melakukan kekerasan seksual.
Media Kanada Sebut John Herdman Baru Rasakan Frustasinya Urus Timnas Indonesia Setelah Tersingkir dari Piala AFF 2026

Media Kanada Sebut John Herdman Baru Rasakan Frustasinya Urus Timnas Indonesia Setelah Tersingkir dari Piala AFF 2026

John Herdman memimpin Timnas Indonesia sejak awal 2026 lalu. Setelah tampil menjanjikan di FIFA Series dan laga uji coba internasional, pelatih asal Inggris ini merasakan kekejaman sepak bola Indonesia dengan tersingkir dari Piala AFF 2026. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT