Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah
- REUTERS/Jennifer Gauthier
Dengan keunggulan tersebut, peluang Antonelli untuk mengamankan gelar juara dunia semakin terbuka. Ia hanya membutuhkan dua poin tambahan agar bisa memastikan gelar pada Grand Prix Mexico City yang dijadwalkan berlangsung pada 2 November mendatang.
Artinya, Antonelli cukup finis di posisi kesembilan atau lebih baik untuk mengunci gelar juara dunia pertamanya, tanpa bergantung pada hasil para pesaingnya.
Jika berhasil menjadi juara dunia musim ini, Antonelli akan mencatatkan namanya dalam sejarah F1 sebagai juara dunia termuda sepanjang masa. Rekor tersebut saat ini dipegang Sebastian Vettel, yang meraih gelar pertamanya pada 2010 ketika berusia 23 tahun.
Dengan usianya yang baru menginjak 20 tahun, Antonelli berpeluang mematahkan catatan tersebut sekaligus menciptakan tonggak baru dalam sejarah kejuaraan balap mobil paling bergengsi di dunia.
- Reuters
Selain berpotensi menjadi juara dunia termuda, keberhasilan Kimi Antonelli juga akan mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia F1. Pembalap Italia terakhir yang meraih gelar juara dunia adalah Alberto Ascari pada 1953, atau 73 tahun silam.
Dengan keunggulan poin yang signifikan dan hanya beberapa seri tersisa, Antonelli kini berada di posisi yang sangat menguntungkan dalam perebutan gelar juara dunia F1 2026.
Jika mampu mengumpulkan dua poin pada Grand Prix Mexico City, ia tidak hanya akan memastikan gelar pertamanya, tetapi juga berpotensi menorehkan sejarah sebagai juara dunia termuda yang pernah dimiliki Formula 1.
Load more