News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bachyuni Deliansyah Berpotensi Salip Elektabilitas Masnah dan BBS di Pilkada Muaro Jambi

Calon bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah punya potensi kuat bisa menyalip elektabilitas dua kandidat utamanya, Masnah Busro  dan Bambang Bayu Suseno (BBS). Meskipun, baik Masnah maupun BBS masih memimpin elektabilitas saat ini.
Jumat, 12 Juli 2024 - 17:47 WIB
Bachyuni Deliansyah
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Calon bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah punya potensi kuat bisa menyalip elektabilitas dua kandidat utamanya, Masnah Busro  dan Bambang Bayu Suseno (BBS). Meskipun, baik Masnah maupun BBS masih memimpin elektabilitas saat ini.

Hal itu terungkap dari temuan data survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI)  Denny JA yang dipublis kepada pers, di Muaro Jambi, Jumat (12/7/2024). Survei dilakukan dari tanggal 27 – 30 Juni 2024. Menggunakan metodologi standar Multistage Random Sampling melalui wawancara tatap muka kepada 440 responden dengan margin of error plus minus 4,8%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menjelaskan, dalam simulasi 10 calon yang dipotret, ada sejumlah figur yang masuk dalam tiga besar.  Yaitu, Bambang Bayu Suseno (22,5%), Masnah Busro (22,1%) dan Bachyuni Deliansyah (14,5%).

Sementara, kata Toto, 7 kandidat lainnya, Ivan Wirata (9,5%), Abun Yani (6,8%) dan lainnya seperti Asnawi Rivai, Kamaludin Havis, Jun Mahir, Firmansyah dan Yuli Setia Bakti, semuanya dibawah 5%.

“Jadi, tiga kandidat yang potensial memenangkan Pilkada Muaro Jambi, hanya Masnah, BBS dan Bachyuni. Dengan catatan, mereka resmi maju sebagai kandidat dengan mendaftar ke KPUD, pada akhir Agustus nanti,” katanya.

Namun begitu, ada dua isu besar yang harus diwaspadai, terutama oleh dua kandidat tertinggi, Masnah dan BBS. Pertama, soal temuan survei tentang adanya angka 58,9% yang menginginkan bupati baru. Dan hanya 32,0% yang tetap menginginkan bupati lama. 

Adapun yang dimaksud bupati lama saat relawan menanyakan kepada responden adalah  bupati incumbent yang terpilih lewat Pilkada sebelumnya, yaitu, Masnah Busro sebagai bupati, dan BBS sebagai wakil bupati. Bukan Pj bupati, Bachyuni Deliansyah.

“Hasil seperti ini biasanya menggambarkan aspirasi mayoritas publik di Muaro Jambi ingin perubahan. Masalahnya, belum ada figur yang dipersepsi sebagai  simbol pembawa perubahan itu. Sehingga, pilihan mayoritas publik masih tetap kepada Masnah dan BBS, meskipun tingkat kepuasaannya rendah,” ungkapnya.

Dalam kontek ini, menurut Toto, ini tantangan sekaligus peluang buat seluruh kandidat diluar Masnah dan BBS, khususnya Bachyuni yang sudah masuk tiga besar untuk tampil meyakinkan publik sebagai figur yang punya brand personal kuat dengan aneka programnya yang  juga kuat sebagai pembawa perubahan itu.

Dalam panilaian Toto, Bachyuni punya potensi kuat dipersepsi sebagai cabub peduli dan merakyat seperti terpotret lewat survei dengan tingkat kesukaan tinggi, yaitu 91%. Bandingkan dengan Masnah yang tingkat kesukaannya hanya 86%.

“Ini sebenarnya goownews buat Pak Bahcyuni dengan pengenalannya masih rendah. Jika saja, Pak Bachyuni punya pengenalan yang sama dengan Bu Masnah, bisa jadi elektabilitasnya diatas Bu Masnah, termasuk BBS,”tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang harus diwaspada baik oleh Masnah dan BBS, lanjut Toto, adalah  berita tentang pemanggilan keduanya oleh KPK dalam kasus “Ketuk Palu”. Jika mayoritas publik tahu bahwa Masnah dan BBS sering dipangil KPK, sangat potensial merontokan elektabilitasnya. Meskipun, belum menjadi tersangka. 

Ditambahkan Toto, goodnews lainnya buat Bachyuni adalah masih tingginya angka soft supporter yang sering disebut dengan lahan tak bertuan, yaitu 60,2%. Suara sebesar itu adalah lahan yang masih bisa diperebutkan oleh siapa, termasuk Bachyuni, Masnah dan BBS. (ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Program Kota EMAS 2026 Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM di Surakarta

Program Kota EMAS 2026 Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM di Surakarta

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menopang pertumbuhan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khusunya sektor kerajinnan di Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng).
Ngaku Ingin Pensiun di Camp Nou, Lamine Yamal Bikin Fans Barcelona Baper

Ngaku Ingin Pensiun di Camp Nou, Lamine Yamal Bikin Fans Barcelona Baper

Lamine Yamal menegaskan komitmennya kepada Barcelona. Bintang muda asal Spanyol itu mengaku berharap bisa menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Blaugrana hingga gantung sepatu.
Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang bagaimana suasana di alam kubur yang jarang dibahas, sebagai pesan penting tentang menghadapi kematian.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT