Gen Z Mau Kerja di Industri Teknologi Global? Jago AI, dan Kuasai Bahasa Mandarin Bisa Buka Peluang Karier Internasional
- ist
Steven juga aktif menghubungkan pengusaha Indonesia dengan ekosistem bisnis Tiongkok melalui kegiatan business trip ke Shenzhen dan Beijing. Pengalamannya membangun bisnis di bidang pemasaran dan AI, termasuk bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok, memberikan gambaran mengenai peluang yang dapat muncul dari perkembangan teknologi dan inovasi bisnis.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pemahaman terhadap pasar internasional tidak hanya diperoleh dari teori. Interaksi langsung dengan lingkungan bisnis, budaya kerja, dan pelaku industri dapat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan global.
Bahasa Mandarin dan Pemahaman Bisnis Jadi Bekal Kompetitif
Di tengah hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok, kemampuan berbahasa Mandarin dapat membantu generasi muda berkomunikasi secara lebih efektif dengan mitra bisnis. Namun, penguasaan bahasa perlu diiringi pemahaman budaya dan pengetahuan bisnis agar dapat diterapkan dalam situasi profesional.
Head of Global Business Chinese, Dr. Jureynolds, S.S., M.Litt., menjelaskan bahwa pembelajaran bahasa Mandarin perlu dipadukan dengan pemahaman budaya dan bisnis untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.
“Melalui Global Business Chinese, kami ingin mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya menguasai bahasa Mandarin, tetapi juga memahami budaya dan bisnis internasional. Kolaborasi Joint Degree bersama South China University of Technology memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di Tiongkok, memperluas jejaring, serta mendapatkan pengalaman internasional yang menjadi bekal penting untuk membangun karier di masa depan,” ujar Jureynolds.
Pendekatan tersebut menggabungkan kemampuan komunikasi dengan pemahaman terhadap lingkungan bisnis lintas negara. Bagi calon profesional, kombinasi ini relevan untuk berbagai bidang, mulai dari perdagangan internasional, pengembangan bisnis, pemasaran, hingga kerja sama perusahaan di sektor teknologi.
Pengalaman belajar di luar negeri juga dapat membantu mahasiswa mengenali perbedaan budaya profesional, menyesuaikan cara berkomunikasi, serta membangun jejaring dengan lingkungan akademik dan bisnis yang lebih luas.
Program ini terhubung dengan South China University of Technology di Guangzhou. Kota tersebut merupakan salah satu pusat ekonomi Tiongkok dan memiliki kedekatan geografis dengan Shenzhen serta Hong Kong, kawasan yang dikenal memiliki aktivitas bisnis dan teknologi yang dinamis.
Load more