News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Hakim PN Jakpus Dilaporkan ke Komisi Yudisial soal Putusan Penundaan Pemilu 2024

Tiga hakim PN Jakarta Pusat dilaporkan ke KY, leh Kongres Pemuda Indonesia, Themis Indonesia Law Firm, dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).
Senin, 6 Maret 2023 - 11:15 WIB
Kongres Pemuda Indonesia melaporkan Majelis Hakim PN Jakpus ke Komisi Yudisial buntut putusan atas penundaan Pemilu 2024 di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2023).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY).

Laporan tersebut dibuat oleh Kongres Pemuda Indonesia, Themis Indonesia Law Firm, dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan itu terkait putusan PN Jakpus yang mengabulkan gugatan perdata Partai Prima yang terdaftar dengan nomor 757/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.

Tiga hakim PN Jakpus tersebut adalah Tengku Oyong sebagai Ketua, serta Bakri dan Dominggus Silaban sebagai Hakim Anggota.

Ketiga pihak tersebut membuat laporan ke KY pada Senin (6/3/2023).

Sebagai informasi, amar putusan PN Jakpus yang membuat publik heboh adalah memerintahkan KPU RI untuk menunda Pemilu 2024 atau tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024. 

Selain itu, PN Jakpus menyatakan KPU telah melakukan perbuatan melawan hukum.

"Menghukum Tergugat untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilihan Umum 2024 sejak putusan ini diucapkan dan melaksanakan tahapan Pemilihan Umum dari awal selama lebih kurang 2 tahun 4 bulan 7 hari," bunyi putusan PN Jakpus yang dikutip, Kamis (2/3/2023).

Tak hanya tunda Pemilu 2024, PN Jakpus juga menghukum KPU untuk membayar ganti rugi sebesar Rp500 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PN Jakpus juga menyatakan putusan tersebut dapat dijalankan terlebih dahulu secara serta merta atau uitvoerbaar bij voorraad.

"Menetapkan biaya perkara dibebankan kepada Tergugat sebesar Rp410.000," tulis putusan itu. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

30 Tahun Piala AFF: Timnas Indonesia Belum Pernah Juara, 2 Kali Back-to-Back Angkat Koper di Fase Grup

30 Tahun Piala AFF: Timnas Indonesia Belum Pernah Juara, 2 Kali Back-to-Back Angkat Koper di Fase Grup

Kegagalan Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026 membuat Skuad Garuda sudah dua kali back-to-back tidak lolos ke semifinal.
Polda Jambi Pecat Lima Personel Terkait Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi Pecat Lima Personel Terkait Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada lima personel Polri terkait kasus meninggalnya Brigadir EWS di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur.
Lima Oknum Polda Jambi Dipecat Buntut Tewasnya Brigadir EWS

Lima Oknum Polda Jambi Dipecat Buntut Tewasnya Brigadir EWS

Polda Jambi menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada lima personel Polri terkait kasus tewasnya Brigadir EWS di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur.
Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Nakes Jakarta Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Media sosial beberapa waktu lalu viral dengan curhatan pasien BPJS Kesehatan Yurizal. Lalu dicibir oleh oknum tenaga kesehatan (Nakes).
AC Milan Main di Jakarta, Erick Thohir Kagum Banyak Klub-klub Dunia Pilih Indonesia untuk Gelar Pramusim: Dampaknya Positif

AC Milan Main di Jakarta, Erick Thohir Kagum Banyak Klub-klub Dunia Pilih Indonesia untuk Gelar Pramusim: Dampaknya Positif

Indonesia menarik perhatian klub-klub sepak bola dunia termasuk AC Milan sebagai destinasi tur pramusim. Menpora Erick Thohir menyambut positif fenomena itu.
Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Ulasan Menyakitkan Jurnalis Vietnam Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Memalukan!

Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah gagal menembus semifinal. Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura.

Trending

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Putra Kelahiran Pacitan Sukses Jegal Langkah Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026

Putra Kelahiran Pacitan Sukses Jegal Langkah Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2026

Putra Kelahiran Pacitan, Jawa Timur, sukses menjegal langkah Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar. Sosok tersebut adalah Ilhan Fandi.
Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Bakom Ungak Kiprah Bahlil Lahadalia Gambaran 'Indonesia Dream'

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menilai perjalanan hidup dan kiprah Bahlil Lahadalia merupakan gambaran nyata tentang 'Indonesian Dream' yakni terbukanya kesempatan bagi setiap anak Indonesia untuk menggapai prestasi, meraih cita-cita, dan menjadi tokoh di tingkat nasional.
Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Update Mutilasi Depok: Polisi Ungkap Alasan Mengapa Potongan Tubuh Korban Belum Juga Ditemukan

Polisi masih mencari kaki milik K (51) yang menjadi korban pembunuhan disertai mutilasi oleh Saepullah (26) di kawasan Tanah Merah, Jalan Kapling Depkes, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (4/8).
Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di RSCM Jadi Sorotan, Pemda DIY Pastikan Kejadian Serupa Tak Terjadi Yogyakarta

Kasus Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di RSCM Jadi Sorotan, Pemda DIY Pastikan Kejadian Serupa Tak Terjadi Yogyakarta

Belakangan terungkap bahwa peristiwa yang dialami oleh pasien bernama Yurizal Tri Chaerawan terjadi Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Selengkapnya

Viral