News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD. Al-Ihsan Terpakai 100 Persen

Kapasitas ruang perawatan di Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung telah 100 persen terisi, Penambahan ruang perawatan akan menggunakan Gedung Paviliun Anak
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:25 WIB
Arsip Foto. Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri
Sumber :
  • Antara

Bandung, Jawa Barat – Melonjaknya kasus Covid-19 di Bandung Raya, Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung mulai Kuwalahan menerima pasien Covid-19. Untuk menambah ruang perawatan yang saat ini telah terisi 100 persen,  manajemen RS. Al-Ihsan Bandung akan menambah ruang perawatan dengan menggunakan gedung  pavilun anak.

Wakil Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung, Ferry Achmad Firdaus mengatakan, dalam sepekan ini RSUD Al-Ihsan mengalami peningkatan kapasitas perawatan, khususnya di ruang Intensive Care Unit (ICU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai siang ini ruang perawatan pasien Covid-19 sudah 100 persen, bahkan di UGD dicek tadi hanya tinggal 6 orang yang masih menunggu untuk masuk ke ruang perawatan.” Jelas Ferry.

Ferry menambahkan, Untuk mengantisipasi terus bertambahnya pasien Covid-19 di RS. Al-Ihsan Bandung pihak rumah sakit tengah menyiapkan ruang perawatan tambahan dengan menggunakan Gedung Paviliun anak.

 “karena keterbatasan gedung yang kami miliki, untuk menambah ruang perawatan terpaksa kami menyulap Gedung Pavilium Anak Lukmanul Hakim menjadi ruang perawatan bagi pasien Covid-19.” Tambahnya.

Nantinya, menurut Ferry,  di ruang perawatan tambahan akan ada sekitar 159 tempat tidur perawatan Sebagai Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Ferry menghimbau bagi masyarakat yang positif terpapar Covid-19 jangan langsung datang ke Rumah Sakit jika dari hasil pemeriksaan tidak menunjukan gejala yang serius atau tanpa gejala. Mereka cukup melakukan isolasi di rumah. Sementara bagi mereka yang bergejala dan masuk pada level kuning dan merah harus segera mendapatkan perawat secara intensif di Rumah Sakit.

“Pembagian ruang isolasi slevel hijau, kuning dan merah untuk yang hijau isolasi di rumah, jadi tidak perlu dirawat, untuk yang level kuning perlu dirawat dan untuk level merah wajib dirawat. Saat ini ketersedian tempat tidur untuk level kuning ada 152 tempat tidur perawatan, sisanya itu di ruang ICU level merah dan itu sudah 100 persen.” jelas Ferry.  (mii/asep)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 Drakor Populer yang Punya Versi Jepang, dari Kisah Pengacara hingga Balas Dendam

4 drakor populer yang punya versi Jepang, dari Extraordinary Attorney Woo hingga Roppongi Class. Simak kisah, pemain, dan daya tarik setiap adaptasinya.
Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta Terancam Denda Rp452,6 Triliun, Ini Dampak Skandal Kebocoran Data Facebook bagi Pengguna

Meta menghadapi denda Rp452,6 triliun di New Mexico terkait pelanggaran data pengguna Facebook. Simak kronologi kasus Cambridge Analytica dan dampaknya bagi
Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Panaskan Mesin untuk Pemilu 2029, Golkar Indonesia Timur Gembleng Kader: Tak Cukup Andalkan Popularitas

Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya sejak dini guna menghadapi perhelatan Pemilu 2029. Langkah strategis ini diwujudkan lewat gelaran Rapat Koor...
Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Ramah Keluarga, Pertamina Foundation Buka Layanan Pengasuhan Anak untuk Umum

Pertamina Foundation resmi memulai operasional Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. 
Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Viral Acara Kesenian di Lombok Berunsur Sensual, Netizen: Ini Pemuka Desa, Tokoh Adat pada ke Mana?

Dalam acara tersebut tampak penari tengah berjoget sangat dekat dengan sejumlah laki-laki dari berbagai kalangan usia, mulai dari muda hingga pria paruh baya.
Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Sebanyak 779,4 Hektare Kawasan Gunung Sumbing Terdampak Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi (24/10/2026).

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Selengkapnya

Viral