GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewat Jejak Digital, Aktivitas Vina dan Eky Terungkap Sebelum Malam Pembunuhan, Ada Bukti saat...

Kontroversi kasus pemerkosaan disertai pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat pada 2016 silam terus menyeruak di publik usai sejumlah kejanggalannya.
Senin, 5 Agustus 2024 - 17:38 WIB
Ilustrasi rekan CCTV kasus kematian Vina dan Eky yang sempat tersebar di publik
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kasus pemerkosaan disertai pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam terus menyeruak di publik usai sejumlah kejanggalannya.

Kontroversi yang terus tersaji membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun turun gunung dalam upaya mengusut tuntas kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Listyo membentuk tim khusus atau Tim Pencari Fakta dalamnupaya mengusut tuntas kasus kematian tersebut.

Pembentukan serta pergerakan Tim Pencari Fakta tersebut diakui oleh kuasa hukum Liga Akbar, Yudi Alamsyah.

"Saya mewakili sebagai kuasa hukum dari Liga Akbar dan Pegi Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Listyo Sigit yang telah membentuk atau mengirim tim khusus atau Tim Pencari Fakta," kata Yudi dikutip dari YouTube Inews pada Senin (5/8/2024).

Yudi menuturkan pergerakan dari Tim Pencari Fakta itu sudah berlangsung sejak sebulan lalu.

Pasalnya, Tim Pencari Fakta telah melalukan pemeriksaan terhadap puluhan saksi terkait kasus kematian tersebut.

"Total yang dihadirkan atau yang dimintai keterangannya ada sekitar 20 orang lebih," ungkapnya.

Aktivitas Eky dan Vina Terungkap Lewat Jejak Digital

Yudi menuturkan Tim Pencari Fakta mulai merangkai sejumlah peristiwa kematian Vina dan Eky di Cirebon.

Rangkaian kornologis terhadap peristiwa pembunuhan itu dimulai dari sejumlah pemeriksaan saksi.

Yudi menjelaskan jika Tim Pencari Fakta pun mulai mengantongi sejumlah aktivitas Vina dan Eky sebelum terjadinyabaksi pembunuhan tersebut.

Bahkan, kata Yudi, Tim Pencari Fakta telah memiliki jejak digital terkait aktivitas terakhir Vina dan Eky sebelum tewas terbunuh.

"Dan inilah yang menjadi petunjuk kronologis yang sebenarnya apa yang terjadi dan apa yang dilakukan oleh Eky dan Vina pada saat hari Sabtu sebelum kejadian, hari Jumat sebelum kejadian, dan pada saat malam sebelum kejadian," kata Yudi.

"Ini sudah terurai makanya ini sudah ada titik terang terkait Eky ke mana saja pada saat hari Jumat, hari Sabtu dan pada saat sebelum kejadian tersebut," sambungnya.

Alhasil, kata Yudi, saat ini rangkaian kornologis peristiwa pemerkosaan Vina dan Eky telah terangkai oleh Tim Pencari Fakta bentukan Kapolri.

Tak hanya itu, Tim Pencari Fakta turut mendapati bukti jejak digital pada aktivitas Vina dan Eky sebelum ditemukan tewas.

"Alhamdulillah oleh timsus ini sudah mempunyai kronologis yang kuat didukung oleh data-data yang kuat. Tentunya data ini bisa dipertanggungjawabkan secara hukum keterangan yang diberikan saksi-saki lain juga sudah disinkronkan jejak digitalnya makanya inilah penyidik yang benar-benar mencari suatu pengungkapan dari awal," katanya.

Sebagaimana diketahui, Liga Akbar merupakan sahabat karib dari almarhum Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liga Akbar ikut terseret dalam pusaran kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon usai diminta menjadi saksi oleh Iptu Rudiana.

Namun, belakangan Liga Akbar mencabut kesaksiannya usai sejumlah kontroversi kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon menyeruak. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.
Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Imbas Polemik Cerdas Cermat MPR di Kalbar: Juri, MC hingga Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus, Disebut Langgar Hukum

Selain itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga turut tercantum dalam perkara tersebut sebagai tergugat.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral