GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Hasil Ekstraksi HP Vina Rekayasa? Ini Kata Pakar Telematika, Roy Suryo Sampai Heran Kok Kasus Ini 'Pabaliut' 

Pakar Telematika soroti keaslian data hasil ekstraksi HP Vina Cirebon yang bocor ke publik, rekayasa atau bukan? Roy Suryo sampai heran kasus ini 'pabaliut'.
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:06 WIB
Roy Suryo soroti keaslian hasil ekstraksi hp Vina
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Data hasil ekstraksi HP Vina Cirebon disoroti oleh Pakar Telematika, Roy Suryo.

Roy Suryo sampai heran kasus tewasnya Vina dan Eky ini 'pabaliut'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, kasus Vina Cirebon hingga kini belum menemui titik terang.

Dengan munculnya saksi-saksi baru seakan menambah deretan panjang teka-teki yang belum terselesaikan.


Hasil ekstraksi HP Vina Cirebon tersebar ke publik. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Namun, baru-baru ini tersebar ke publik data hasil ekstraksi HP Vina tahun 2016.

Dan ternyata, data tersebut sudah ada sejak lama dan terdapat dalam berkas perkara kasus tersebut.

Hanya saja data hasil ekstraksi HP Vina itu tidak pernah dimunculkan dalam persidangan untuk menjadi bukti.

Kini sejumlah pihak juga mempertanyakan keaslian data hasil ekstraksi HP Vina.

Sebab, jika sudah ada sejak tahun 2016, kenapa baru dimunculkan sekarang?

Mengenai keaslian data hasil ekstraksi HP Vina, Pakar Telematika, Roy Suryo turut angka bicara.


Roy Suryo buka suara soal keaslian hasil ekstraksi HP Vina. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Menurut Roy Suryo, data pada HP seseorang bisa dibuka menggunakan proses ekstraksi untuk kepentingan tertentu.

Misal diminta oleh pihak kepolisian untuk mengungkap sebuah kasus, seperti kasus Vina Cirebon ini.

Hasil proses ekstraksi dinilai konsisten dan jika ada rekayasa maka akan terlihat.

Sebab, pada data hasil ekstraksi HP akan terlihat lokasi Base Transceiver Station (BTS) terdekat saat sebuah pesan dikirim.

"Proses ekstraksi ini tentu saja konsisten. Kalau misalnya terjadi ada rekayasa, pasti akan kelihatan. Karena ada lokasinya, artinya dari BTS mana, itu akan ketahuan juga," kata Roy Suryo, dalam tayangan YouTube Cumicumi.

"Jadi kalau misalnya ada orang mengirim SMS itu akan ketahuan mengirimnya dari BTS atau tower terdekatnya, dan penerimanya pun akan ketahuan ada di mana," sambungnya.


Roy Suryo buka suara soal keaslian hasil ekstraksi HP Vina. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Menurut Roy Suryo, jika data hasil ekstraksi ada dugaan rekayasa, maka harus menghadirkan seorang ahli yang tidak condong ke pihak mana pun.

"Makanya harus dilihat, kalau ada dugaan rekayasa, harus dihadirkan ahli yang independent yang tidak terlibat pada satu pihak," ujarnya.

Bahkan, Roy Suryo sampai heran mengapa pengungkapan kasus Vina Cirebon ini begitu rumit.

Padahal, dalam suatu kasus bisa dicari bukti digital atau menggunakan scientific crime investigation.

"Makanya saya lihat kok kasus ini (kasus Vina Cirebon) 'pabaliut', setiap orang pengakuannya sangat berbeda, setiap hari muncul nama-nama baru, muncul lagi kuasa hukumnya, muncul lagi kelompoknya, terus muncul sampai terjadilah debat yang menurut saya nggak seru dan nggak bermutu," ujar Roy Suryo.

"Kalau dengan digital evidence, bisa dicari yang namanya sekarang lagi dikedepankan scientific crime investigation dari kepolisian," sambungnya.


Roy Suryo. Sumber: tvOne/Muhammad Bagas

Menurut Roy Suryo, bukti-bukti dalam suatu kasus bisa terlihat jika menggunakan scientific crime investigation, sehingga tidak perlu lagi ada perdebatan panjang antar pihak.

Kalau pun terdapat dugaan rekayasa, maka juga bisa melakukan inspecting dan identifying.

"Kalau ada scientific crime investigation semua bukti-bukti itu muncul, sudah udah enggak ada yang bisa debat lagi," kata Roy Suryo.

"Kalaupun rekayasa, akan ketahuan kok dengan program yang ada, kita bisa melakukan inspecting atau bahkan identifying kepada massage apakah itu original atau tidak," sambungnya.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Inspektorat Aceh Barat menemukan kerugian Rp33,4 juta akibat hilangnya motor dinas Yamaha N-Max milik desa yang dibeli dari dana tahun 2024.
​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat membenahi infrastruktur keselamatan di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, Jawa Barat. Langkah ini
Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Warga Kalbar meminta bantuan langsung kepada Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda, polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar, hingga penghapusan pajak kendaraan bermotor
‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

Persija tak mau asal tampil kontra Persik Kediri meski gagal juara Super League. Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran bakal turun dengan skuad utama nanti.
Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus penjambretan di Jakarta kembali jadi sorotan usai turis Italia menjadi korban di Bundaran HI. DPRD DKI minta sistem keamanan dievaluasi.
Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan rencana besar demi mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Bogor -

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral