News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerabat Nia Gadis Penjual Gorengan Mengaku Kenal IS Pelaku Pembunuhan, Sering Bawa Anjing dan Mondar-mandir Kampung Korban

Seorang kerabat Nia mengungkapkan ia mengetahui tampang tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang itu. Ia mengatakan, sosok Indra Septiarman itu..
Senin, 16 September 2024 - 16:18 WIB
Indra Septiarman terduga pelaku pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian masih mencari Indra Septiarman, tersangka pembunuhan Nia gadis penjual gorengan di Padang Pariaman.

Gadis penjual gorengan bernama Nia di Padang Pariaman ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di hutan tak jauh dari rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nia yang berprofesi sebagai penjual gorengan pada sore hari itu ditemukan dikubur di kedalaman dangkal tanpa busana pada Minggu (8/9/2024) setelah sebelumnya diduga hilang.

Belakangan polisi menetapkan tersangka pembunuhan terhadap Nia gadis penjual gorengan yakni Indra Septiarman (IS).

Beberapa barang yang berkaitan dengan Indra ditambah kesaksian sejumlah tetangga menguatkan kecurigaan polisi terkait pembunuh Nia.

Setelah identitasnya terungkap, tampang tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan itu kemudian pun tersebar.

Seorang kerabat Nia berinisial GA mengungkapkan dirinya familiar dengan wajah Indra yang kini tengah menjadi buron tersebut.

GA mengatakan, dirinya sering melihat tersangka berkeliaran di sekitar kampungnya.

"Saya enggak kenal sih, tapi tahu wajah iya," kata GA, dikutip dari YouTube KompasTV, Senin (16/9/2024).

Menurut GA, sosok pembunuh gadis penjual gorengan itu adalah warga kampung sebelah.

"Dia pernah bawa anjing ke sini. Kalau orang sini kan suka berburu, dia bawa anjing," kata GA menambahkan.

Ia pun menggambarkan perawakan Indra, yang disebutnya tidak terlalu besar dan terlihat seperti orang Indonesia pada umumnya.

"Lihat orangnya enggak besar-besar amat, kayak normal pertumbuhan orang-orang Indonesia lah, enggak yang tinggi besar, enggak," ungkapnya.

Sementara itu, di media sosial beredar informasi berupa tangkapan layar putusan Pengadilan Negeri (PN) Padang Panjang terkait nama Indra Septiarman.

Di dalam putusan PN Padang Panjang tersebut, terungkap bahwa Indra pernah menjadi narapidana kasus peredaran narkoba pada tahun 2017.

Atas perbuatannya tersebut, pembunuh Nia gadis penjual gorengan itu dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun serta denda Rp 800 juta.

Saat ini, keberadaan Indra masih dicari pihak kepolisian. Meski demikian, diduga pria 26 tahun itu kabur dengan tergesa-gesa.

Sejauh ini, di TKP ditemukan tas diduga kuat milik tersangka berisi pakaian, KTP orang tua tersangka, serta sabu berikut alat hisapnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Hitung-hitungan Peluang Kimi Antonelli jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda di F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, berpeluang mengunci gelar juara dunia Formula 1 di F1 GP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Curhatan Terbaru Ruben Onsu, Sebut 2 Hal Sensitif yang Mengganggunya

Curhatan Terbaru Ruben Onsu, Sebut 2 Hal Sensitif yang Mengganggunya

Ruben Onsu mencurahkan isi hati lewat Instagram Story pada 23 Oktober 2026. Ia menyebut agama dan anak sebagai dua hal sensitif yang mengganggunya.
Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Bisnis Sampah Sumut Naik Kelas, Berhasil Pangkas 5.070 Ton Emisi CO2 

Kolaborasi dalam pengelolaan sampah tidak cukup berhenti pada pertemuan atau kesepakatan di atas kertas. Kemitraan lintas sektor perlu diwujudkan melalui pening
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos

Arema FC memecat Marcos Santos usai lima laga tanpa kemenangan dan kalah 1-5 dari Persija Jakarta. Manajemen mengungkap alasan lain di balik keputusan tersebut.
Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Viral Anak 10 Tahun di Subang Dilecehkan Tetangga Sendiri, RT dan Orang Desa Enggan Bantu Lapor ke Pihak Berwajib

Kejadian tersebut terjadi pada 15 Oktober 2026 sekitar pukul 23.37 WIB, dimana pintu rumah lupa dikunci, sementara semua orang di rumah tersebut sudah tertidur.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral