News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Kode-kode 'Licik' Gubernur Riau Minta 'Jatah Preman' Rp7 Miliar, Sampai Ancam Anak Buah Dicopot

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka kasus pemerasan. KPK ungkap kode-kode 'licik' sang kader PKB, ternyata..
Rabu, 5 November 2025 - 17:27 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) mengenakan rompi oranye KPK usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (5/11/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka kasus pemerasan

Abdul Wahid disebut meminta jatah preman kepada para pejabat di Dinas PUPR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengatakan penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid berawal dari informasi adanya pertemuan di sebuah kafe di Riau.

"Tim KPK mendapatkan informasi bahwa pada Mei 2025 terjadi pertemuan di salah satu kafe di kota Pekanbaru antara saudara FRY selaku Sekretaris Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau dengan enam Kepala UPT Wilayah I-IV, Dinas PUPR PKPP," kata dia dalam konferensi pers, Rabu (5/11/2025).

Dewas KPK putuskan Johanis Tanak tidak terbukti langgar kode etik
Dewas KPK putuskan Johanis Tanak tidak terbukti langgar kode etik
Sumber :
  • Fianda Sjofjan Rassat-Antara

 

"Membahas kesanggupan pemberian v yang akan diberikan kepada saudara AW yakni sebesar 2,5 persen," sambungnya.

Fee tersebut Atas penambahan anggaran 2025 yang dialokasikan pada UPT jalan dan jembatan wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP yang semula Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

Selanjutnya FRY menyampaikan hasil pertemuan tersebut kepada MAS selalu Kepala Dinas PUPR PKPP Riau. Namun, MAS yang merepresentasikan AW meminta fee sebesar 5 persen.

"Saudara MAS yang merepresentasikan saudara AW meminta fee sebesar 5 persen, Rp7 Miliar," ungkap dia.

Berkaitan dengan fee tersebut, Abdul Wahid pun menyampaikan ancaman pencopotan atau mutasi para pejabat di kalangan Dinas PUPR yang tidak bisa memenuhi permintaan itu. 

"Bagi yang tidak menuruti perintah tersebut diancam dengan pencopotan atau pun mutasi dari jabatannya. Di kalangan dinas PUPR PKPP Riau permintaan ini dikenal dengan istilah jatah preman," tegas Tanak.

Pada akhirnya, disepakati bahwa besaran fee untuk AW sebesar 5 persen atau senilai Rp7 miliar. 

"Hasil pertemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dengan menggunakan bahasa kode 7 batang," ungkap Tanak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul Wahid belum menerima fee secara keseluruhan. Tapi sudah menerima pembayaran sebanyak tiga kali dari total kesepakatan fee Rp7 miliar tersebut.

Pertama, pada Juni 2025 mendapat Rp1,6 miliar. Dilanjut Agustus 2025 sebesar Rp1,2 miliar dan November 2025 senilai Rp1,25 miliar. (Yeni Lestari)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemilik Rumah Temukan Kerangka Manusia di Rumah Kosong, Polisi Lakukan Pemeriksaan Forensik

Pemilik Rumah Temukan Kerangka Manusia di Rumah Kosong, Polisi Lakukan Pemeriksaan Forensik

Kerangka manusia ditemukan di rumah kosong pada sebuah perumahan di wilayah Nogotirto, Kalurahan Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Kronologi BNN Gagalkan Peredaran 160 Kilogram Sabu di Aceh Timur

Kronologi BNN Gagalkan Peredaran 160 Kilogram Sabu di Aceh Timur

Badan Narkotika Nasional (BNN) beberkan kronologi pengungkapan kasus peredaran narkoba jaringan Aceh yang menyita 160 kilogram sabu hasil operasi di Aceh Timur.
Gubernur Khofifah Jadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI tentang Obligasi Daerah

Gubernur Khofifah Jadi Pembicara Kunci Sarasehan Nasional MPR RI tentang Obligasi Daerah

Gubernur Khofifah paparkan creative financing, sebagai inovasi penguatan kemandirian fiskal daerah.
Prabowo Gagas Program Gentengisasi, Demokrat Nilai Bakal Sentuh Ekonomi Rakyat

Prabowo Gagas Program Gentengisasi, Demokrat Nilai Bakal Sentuh Ekonomi Rakyat

Gentengisasi yang digagas Presiden dinilai sebagai kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus berpotensi menggerakkan perekonomian rakyat dari sektor paling dasar.
PAN Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ditanya Cawapresnya? Eddy Soeparno: Harus Ada...

PAN Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Ditanya Cawapresnya? Eddy Soeparno: Harus Ada...

Pilpres 2029 masih jauh. Namun, angin politiknya sudah terasa saat ini. Bahkan, PAN sudah memastikan partainya mendukung Presiden Prabowo Subianto di Pilpres
Klasemen Proliga 2026, Putra: Jaga Rekor Tak Terkalahkan, LavAni Kokoh di Puncak Usai Taklukan Jakarta Bhayangkara Presisi

Klasemen Proliga 2026, Putra: Jaga Rekor Tak Terkalahkan, LavAni Kokoh di Puncak Usai Taklukan Jakarta Bhayangkara Presisi

Klasemen Proliga 2026 di sektor putra setelah pertandingan pertama di seri Malang yang menyuguhkan laga antara Jakarta LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ratusan Siswa dan Guru SMPN 1 Umbulsari Jember Diduga Keracunan Makanan MBG

Ratusan Siswa dan Guru SMPN 1 Umbulsari Jember Diduga Keracunan Makanan MBG

Sebanyak 112 orang yang terdiri dari siswa dan guru di SMP Negeri 1 Umbulsari, Kabupaten Jember, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal pada Kamis (5/2)
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT