GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Tegaskan Pemberhentian Pemimpin Harus Didasari Pelanggaran Berat

Selain itu, Gus Yahya juga menyebut, pergantian pemimpin yang baru harus melalui jalur Muktamar sebagai konferensi tingkat tertinggi.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:48 WIB
Gus Yahya Saat Hadiri Acara Diskusi di Kantor PBNU
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yaqut Cholil Status atau Gus Yahya menegaskan, pemberhentian pemimpin di tengah masa jabat harus didasari dengan pelanggaran yang berat.

Selain itu, Gus Yahya juga menyebut, pergantian pemimpin yang baru harus melalui jalur Muktamar sebagai konferensi tingkat tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mekanisme pemberhentian pimpinan di tengah masa jabatan hanya dapat dilakukan melalui forum tertinggi, yakni Muktamar Luar Biasa, dan harus didasari pelanggaran berat yang terbukti," katanya, Sabtu (13/12/2025).

Oleh karena itu, ia menegaskan penepatan Penjabat (Pj) Ketum yang dilakukan pada Selasa (9/12) kemarin melalu rapat pleno Syuriyah merupakan tidak sah.

Sehingga dirinya saat ini masih mengklaim tetap berada di kursi kepimpinan PBNU sesuai dengan mandataris hasil Muktamar Lampung pada tahun 2021 lalu.

Kendati demikian Gus Yahya mengaku, dirinya membuka diri untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan damai demi organisasi NU.

"Saya membuka diri seluas-luasnya untuk setiap nasihat, saran, dan gagasan konstruktif demi menemukan solusi terbaik bagi NU," tegasnya.

Diketahui, konflik internal PBNU kembali memanas usai ditetapkannya Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum hasil rapat Pleno di Hotel Sultan, Jakarta pada Selasa (9/12) malam.

Berdasarkan penetapan itu, PBNU saat ini memiliki dua pemimpin yakni Yahya Cholil Staquf dan Zulfa Mustofa. Keduanya pun saling mengklaim bahwa merupakan pemimpin yang sah.

Kendati demikian Gus Yahya siap islah atau rekonsiliasi terkait dengan polemik ini.

"Tidak ada pilihan lain, gimana?, tidak ada pilihan lain," kata dia di kantornya dikutip Rabu (10/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Yahya mengaku telah mengubungi Rais Aam untuk melakukan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Namun hingga kini belum ada jawaban apapun.

"Saya sudah (menghubungi), saya nunggu jawaban dari beliau," ungkapnya. (aha)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Simak Jadwal Pelaksanaan Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha 1447 H

Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Simak Jadwal Pelaksanaan Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha 1447 H

Kapan pelaksanaan puasa tarwiyah dan puasa arafah 2026? Simak jadwal lengkap pelaksanaan puasa sunnah sebelum Idul Adha 1447 Hijriah.
Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

Wacana Syarat IQ 130 di Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Beri Peringatan Keras

Program "Sekolah Maung" (Manusia Unggulan) yang menjadi terobosan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapatkan sorotan tajam dari parlemen. 
Kasum TNI Turun Langsung ke Tapteng-Tapsel, Soroti Krisis Air Bersih hingga Ancaman Banjir

Kasum TNI Turun Langsung ke Tapteng-Tapsel, Soroti Krisis Air Bersih hingga Ancaman Banjir

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon turun langsung meninjau wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Selasa (19/5).
Muktamar NU Diingatkan untuk Tak Banyak Dicampuri Politik Kekuasaan

Muktamar NU Diingatkan untuk Tak Banyak Dicampuri Politik Kekuasaan

Nahdatul Ulama (NU) bakal menggelar Muktamar ke-35 sekaligus kontestasi memilih pemimpin barunya yang terjadwal pada Agustus 2026 nanti.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta keluarga datang ke rumah sakit. Hal itu usai menyelamatkan 2 anak muda yang kecelakaan di Lembang, Bandung Barat.

Trending

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polisi Pastikan Model ADV Bukan Korban Begal, Motifnya Iseng

Polda Metro Jaya memastikan bahwa Model atau MUA Ansy Jan De Vries (ADV) bukan korban begal maupun tindakan kriminal lainnya. 
Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Lengkapi Bukti Kasus Pencabulan Belasan Santri, Polisi Geledah Ponpes di Ponorogo

Guna memperkuat penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap belasan santri, jajaran Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penggeledahan di sebuah pondok pesantren di wilayah Jambon, Jawa Timur, Rabu (20/5). 
Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Status Sekda Tangsel Diperdebatkan, Pengamat: Jangan Sampai Digiring ke Arah Politik

Polemik mengenai status keabsahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, kini menjadi sorotan publik.
Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Instruksi Dedi Mulyadi usai Selamatkan 2 Anak Muda yang Kecelakaan di Lembang Bandung: Keluarga Segera ke RS!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta keluarga datang ke rumah sakit. Hal itu usai menyelamatkan 2 anak muda yang kecelakaan di Lembang, Bandung Barat.
Muktamar NU Diingatkan untuk Tak Banyak Dicampuri Politik Kekuasaan

Muktamar NU Diingatkan untuk Tak Banyak Dicampuri Politik Kekuasaan

Nahdatul Ulama (NU) bakal menggelar Muktamar ke-35 sekaligus kontestasi memilih pemimpin barunya yang terjadwal pada Agustus 2026 nanti.
Polda Metro Jaya Ringkus Enam Begal Bersajam, Salah Satunya yang Rampas Handphone Bocah Perekam Bus

Polda Metro Jaya Ringkus Enam Begal Bersajam, Salah Satunya yang Rampas Handphone Bocah Perekam Bus

Tim Pemburu Begal Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus enam pelaku begal yang beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selengkapnya

Viral