News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi Reformasi Polri Sepakat Gunakan Omnibus Law untuk Revisi UU Polri

Sebulan menyerap aspirasi masyarakat, komisi percepatan reformasi sepakat mendorong penyelesaian persoalan penugasan perwira Polri di kementerian lewat skema omnibus law.
Kamis, 18 Desember 2025 - 17:25 WIB
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Percepatan Reformasi Polri mulai masuk tahap krusial dalam upaya membenahi tata kelola kepolisian.

Setelah lebih dari sebulan menyerap aspirasi masyarakat, komisi percepatan reformasi sepakat mendorong penyelesaian persoalan penugasan perwira Polri di kementerian dan lembaga lewat skema omnibus law.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, mengatakan pihaknya telah menerima masukan lebih dari 80 kelompok masyarakat, serta ribuan tanggapan tertulis melalui WhatsApp dan email. Komisi juga turun langsung ke sejumlah daerah, dari Aceh hingga Papua.

“Sesudah satu bulan kita menghimpun masukan-masukan dari lebih dari 80-an kelompok masyarakat dan ribuan masukan tertulis melalui grup WA dan email, plus kami juga berkunjung ke beberapa daerah,” ujar Jimly saat wawancara usai Rapat Pleno Komisi Percepatan Reformasi Polri di Jakarta Selatan, Kamis (18/12).

Berdasarkan hasil diskusi tersebut, laporan akhir komisi kepada Presiden RI tidak hanya berisi evaluasi, tetapi juga dilengkapi dengan draf revisi Undang-Undang Polri serta rancangan sejumlah peraturan pemerintah (PP) yang belum tersusun.

Salah satunya PP pelaksanaan UU ASN yang tertunda sejak 2023. Untuk mengatasi tumpang tindih aturan lintas sektor, komisi sepakat menggunakan pendekatan omnibus law.

“Kami sepakat untuk menggunakan metode omnibus baik dalam perancangan undang-undangnya maupun perancangan PP, karena banyak undang-undang lain yang saling berkaitan,” kata Jimly.

Ia mencontohkan keterkaitan dengan UU Lingkungan Hidup, Kehutanan, hingga UU TNI, yang selama ini sering menimbulkan masalah ketika bersinggungan dengan kewenangan Polri.

Keluhan soal Perpol yang dianggap melampaui kewenangan lintas instansi pun akan dinaikkan ke aturan yang lebih tinggi agar mengikat semua lembaga.

Sementara itu, anggota komisi Otto Hasibuan menyoroti perdebatan hukum yang muncul setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal penempatan anggota Polri di jabatan sipil.

Menurutnya, perdebatan itu sering melenceng dari inti persoalan.

“Jangan kita terjebak dengan perdebatan-perdebatan hukumnya, tapi kita harus melihat substansi masalahnya. Apakah memang perlu jabatan-jabatan tertentu yang ada kaitannya dengan Polri itu boleh atau wajib diduduki oleh Polri,” tegas Otto.

Otto juga menyebut, di internal kementerian sendiri terdapat keberatan jika jabatan tertentu diisi perwira Polri.

Karena itu, ia mendorong adanya kesepahaman lintas lembaga yang dikoordinasikan oleh Kemenko Hukum, HAM, dan Imipas.

Perdebatan semakin rumit karena adanya perbedaan tafsir soal apakah putusan MK berlaku langsung atau tidak. Otto mengingatkan, jika berlaku seketika, dampak hukumnya bisa luas.

“Kalau langsung seketika itu juga berlaku, maka keputusan-keputusan pejabat yang berasal dari Polri itu bisa dipersoalkan dan berpotensi digugat ke PTUN,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Anggota Komisi, Mahfud MD menyatakan keputusan soal Perpol Nomor 10 Tahun 2025 akan diumumkan oleh Mabes Polri sendiri.

“Yang akan mengumumkan nasib Perpol 10 Tahun 2025 itu adalah Mabes Polri. Momentumnya nanti akan ditentukan,” kata Mahfud. (rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait target PKB untuk menjadikannya presiden atau wakil
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Selengkapnya

Viral