News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekayaan Nadiem Turun Jadi Rp 1,5 T, Pengacara Beberkan Penyebabnya di Persidangan Kasus Chromebook

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim disidang dalam kasus ugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM di  Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat,
Senin, 5 Januari 2026 - 18:13 WIB
Tersangka kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim (kiri)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim disidang dalam kasus ugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di  Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (5/1/20256).

Dalam persidangan yang pertama, Pengacara eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyebutkan surat dakwaan jaksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tidak cermat dan tidak lengkap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Pengacara Nadiem mengatakan kekayaan Nadiem pada 2023 justru turun drastis hingga Rp 1,5 triliun.

"Bahwa dalil JPU mengenai 'memperkaya diri sendiri' semakin terbantahkan dengan fakta bahwa pada tahun 2023, nilai aset Terdakwa justru menurun drastis hingga sekitar Rp 1,524 triliun di mana sebelumnya harta kekayaan Terdakwa pada 2022 tercatat sebesar Rp 5,590 triliun. Penurunan ini berkorelasi langsung dengan turunnya harga saham PT AKAB di bursa," ujar Pengacara Nadiem, Tetty Diansar, saat membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (5/1/20256).

Lanjutnya menjelaskan, kekayaan Nadiem murni merupakan dinamika pasar dan risiko investasi, bukan karena adanya aliran uang suap atau keuntungan ilegal yang nilainya tetap. 

Dia mengatakan jaksa tidak pernah membuktikan aliran uang terkait pengadaan ini masuk ke kantong pribadi Nadiem.

"Bahwa hingga saat ini, JPU tidak pernah dapat membuktikan adanya aliran dana dalam bentuk apa pun yang masuk ke kantong pribadi Terdakwa, baik yang bersumber dari anggaran Kemendikbudristek, dari vendor pengadaan laptop, maupun dari Google atau entitas afiliasinya. Ketiadaan aliran dana ini menegaskan bahwa unsur 'memperkaya diri sendiri' hanyalah konstruksi yang dibangun tanpa dasar yang jelas," ujarnya.

Dia menyebutkan jaksa gagal menguraikan secara konkret perbuatan materiil Nadiem terkait dakwaan penerimaan Rp 809 miliar dalam pengadaan Chromebook dan CDM ini. Dia meminta majelis hakim menyatakan surat dakwaan ini batal demi hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dakwaan hanya membangun narasi asumtif bahwa kebijakan penggunaan Chrome OS secara otomatis dianggap memperkaya Terdakwa, tanpa menjelaskan bagaimana mekanisme keuntungan tersebut berpindah dan dinikmati oleh Terdakwa secara pribadi," katanya.

Selain itu, ia beberkan  jaksa mendalilkan uang Rp 809 miliar diterima Nadiem yang berasal dari investasi Google ke PT AKAB melalui PT Gojek. Dia menilai jaksa secara sengaja mengaburkan fakta bahwa Google bukanlah satu-satunya investor di mana terdapat investor besar lain, seperti Temasek, Blackrock, dan Tencent, yang juga menambah investasi pada periode yang sama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puan Maharani Soroti Kasus Pelecehan Seksual Marak di FH UI: Harus Diadili

Puan Maharani Soroti Kasus Pelecehan Seksual Marak di FH UI: Harus Diadili

Ketua DPR RI, Puan Maharani angkat suara soal maraknya kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus yang belakangan viral diantaranya Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara Soal Rumor Timnas Indonesia Ikut Playoff Darurat Piala Dunia 2026, Singgung Surat dari FIFA

Erick Thohir Akhirnya Angkat Bicara Soal Rumor Timnas Indonesia Ikut Playoff Darurat Piala Dunia 2026, Singgung Surat dari FIFA

Erick Thohir buka suara soal rumor playoff Piala Dunia 2026. FIFA pastikan Iran tetap tampil, peluang Timnas Indonesia ikut skenario tambahan pun jadi sorotan.
Bupati dan Wali Kota OTT KPK, Emil Dardak Buka Upaya ‘Perang Sistemik’ Lawan Korupsi di Jawa Timur

Bupati dan Wali Kota OTT KPK, Emil Dardak Buka Upaya ‘Perang Sistemik’ Lawan Korupsi di Jawa Timur

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menegaskan, pembenahan tidak hanya dilakukan di level administratif, tetapi juga menyasar pola dan modus baru korupsi.
Selera Melokal, Shin Tae-yong Ngaku Suka Gudeg dan Kopi Joss

Selera Melokal, Shin Tae-yong Ngaku Suka Gudeg dan Kopi Joss

Shin Tae-yong menikmati wisata kuliner saat berkunjung ke Yogyakarta dengan mencicipi gudeg dan kopi joss. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu bahkan mengaku.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon? Kapten Red Sparks Itu Diincar Tim V League yang Baru Umumkan... 

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon? Kapten Red Sparks Itu Diincar Tim V League yang Baru Umumkan... 

Peluang bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, untuk reuni dengan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon di V League terancam gagal.
Anggota DPD Dukung Kebijakan Label Gizi, Tekankan Bahaya Penyakit karena Pola Makan Tidak Sehat

Anggota DPD Dukung Kebijakan Label Gizi, Tekankan Bahaya Penyakit karena Pola Makan Tidak Sehat

Anggota DPD RI Fahira Idris mendukung kebijakan yang mewajibkan label gizi nutri-level dicantumkan dalam produk makanan dan minuman. Menurutnya hal ini penting.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Selengkapnya

Viral