GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Disorot Hakim, Ini Penjelasan Resmi TNI dan Jaksa

Kehadiran tiga prajurit TNI di sidang Nadiem Makarim disorot hakim. TNI dan jaksa beri penjelasan soal pengamanan sesuai Perpres 66/2025.
Selasa, 6 Januari 2026 - 11:51 WIB
Sidang Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026)
Sumber :
  • Agatha Olivia Victoria-Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Kehadiran tiga prajurit TNI dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dengan terdakwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menjadi sorotan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Posisi para prajurit yang berdiri di barisan depan pengunjung ruang sidang sempat dipertanyakan langsung oleh hakim saat persidangan berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi saat sidang dengan agenda pembacaan eksepsi oleh tim penasihat hukum Nadiem, Senin (5/1). Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah menghentikan sementara jalannya sidang untuk menanyakan asal dan keperluan tiga prajurit TNI yang berdiri tepat di depan area keluar-masuk ruang sidang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya?” ujar hakim di ruang sidang.

Hakim kemudian meminta ketiga prajurit tersebut menyesuaikan posisi karena dinilai mengganggu jalannya persidangan dan pandangan pengunjung, termasuk kamera peliputan. Majelis hakim meminta mereka berpindah ke bagian belakang kursi pengunjung.

“Mungkin bisa ambil posisi jangan berdiri di situ karena mengganggu kamera. Bisa menyesuaikan, Pak, bisa mundur,” kata hakim.

Permintaan tersebut langsung diikuti oleh ketiga prajurit TNI. Setelah posisi dinilai tidak lagi mengganggu, majelis hakim mempersilakan sidang kembali dilanjutkan.

TNI Beri Penjelasan Resmi

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal Aulia Dwi memberikan penjelasan resmi terkait kehadiran anggotanya di ruang sidang Nadiem Makarim. Ia menegaskan bahwa kehadiran tiga prajurit tersebut tidak berkaitan dengan perkara yang sedang disidangkan.

“Perlu dijelaskan bahwa keberadaan tiga orang anggota TNI di ruang sidang tersebut tidak terkait dengan perkara yang sedang disidangkan. Kehadiran yang bersangkutan semata-mata menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Brigjen Aulia saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Aulia menjelaskan, pengamanan tersebut dilakukan berdasarkan kerja sama resmi antara TNI dan Kejaksaan Agung. Kerja sama itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) serta diperkuat oleh regulasi yang berlaku.

Menurutnya, kehadiran prajurit TNI sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan Republik Indonesia.

“Yaitu berdasarkan MoU antara TNI dan Kejaksaan, serta adanya permintaan pengamanan dari Kejaksaan kepada TNI. Hal tersebut juga sejalan dengan Perpres 66 tahun 2025, khususnya pasal 4 huruf b, yang menyebutkan perlindungan negara tersebut dilakukan oleh TNI,” jelas Aulia.

Tegaskan Netral dan Hormati Pengadilan

Kapuspen TNI menegaskan bahwa prajurit TNI tidak terlibat dalam proses hukum perkara Nadiem Makarim. TNI, kata dia, tetap menjunjung tinggi prinsip netralitas dan menghormati independensi lembaga peradilan.

“TNI tetap menghormati independensi peradilan, bersikap netral, profesional, dan tidak terlibat dalam proses hukum perkara tersebut,” tegasnya.

Penegasan ini disampaikan untuk meredam spekulasi publik terkait kehadiran aparat militer di ruang sidang perkara korupsi yang menyita perhatian luas.

Jaksa: Pengamanan Sudah Sesuai Prosedur

Penjelasan senada juga disampaikan jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa Roy Riadi menegaskan bahwa keberadaan prajurit TNI di ruang sidang semata-mata untuk kepentingan pengamanan.

“Itu kan keamanan,” ujar Roy seusai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Roy menjelaskan, dalam penanganan sejumlah perkara, pengamanan di lingkungan Kejaksaan Agung maupun persidangan tertentu memang melibatkan personel TNI. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan penguatan pengamanan institusi kejaksaan secara nasional.

“Kami dalam penanganan perkara sekarang ada juga melibatkan teman-teman dari TNI,” kata Roy.

Ia menambahkan, Panglima TNI sebelumnya telah mengeluarkan surat telegram terkait kerja sama penguatan pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.

Dinamika Sidang Tetap Berjalan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sempat ditegur dan diminta berpindah posisi, kehadiran prajurit TNI tidak mengganggu substansi jalannya sidang. Setelah pengaturan posisi dilakukan, tim penasihat hukum Nadiem melanjutkan pembacaan eksepsi tanpa hambatan.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan pentingnya pengaturan pengamanan persidangan agar tetap menjamin rasa aman, tanpa mengurangi prinsip keterbukaan, kenyamanan, dan independensi proses peradilan di mata publik. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Minuman yang Bantu Menurunkan Kolesterol Setelah Menyantap Daging Kurban, Nomor 1 Mudah Ditemukan

7 Minuman yang Bantu Menurunkan Kolesterol Setelah Menyantap Daging Kurban, Nomor 1 Mudah Ditemukan

Berikut 7 minuman yang bantu menurunkan kolesterol setelah menyantap daging kurban, nomor 1 mudah ditemukan.
Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung

Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bertemu Atep, putra dari seorang anggota Viking Papua. KDM berjanji akan membawa sang anak untuk sekolah di akademi Persib Bandung.
Meski Cedera, Nilai Pasar Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Justru Naik usai Main Apik Bareng Sassuolo di Musim 2025/2026

Meski Cedera, Nilai Pasar Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Justru Naik usai Main Apik Bareng Sassuolo di Musim 2025/2026

Penampilan gemilang dan konsisten yang ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bersama Sassuolo pada musim 2025/2026 membuat nilai pasarnya melonjak.
Anis Matta: Mereka Berperang, Kita yang Kelaparan, Konflik Timur Tengah Ancam Krisis Pupuk dan Pangan Asia

Anis Matta: Mereka Berperang, Kita yang Kelaparan, Konflik Timur Tengah Ancam Krisis Pupuk dan Pangan Asia

Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, memperingatkan bahwa ancaman paling berbahaya dari konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan sekadar kenaikan harga minyak.
Andoni Iraola Segera Jadi Pelatih Baru Liverpool usai Arne Slot Resmi Dipecat

Andoni Iraola Segera Jadi Pelatih Baru Liverpool usai Arne Slot Resmi Dipecat

Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, kabarnya akan segera ditunjuk sebagai pelatih baru Liverpool. Hal ini sehubungan dengan keputusan The Reds untuk memecat Arne Slot.
Alwi Farhan Ungkap Biang Kerok Tumbang di Semifinal Singapore Open 2026

Alwi Farhan Ungkap Biang Kerok Tumbang di Semifinal Singapore Open 2026

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan mengungkapkan alasan telan kekalahan di semifinal Singapore Open 2026, Sabtu (30/5/2026).

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral