News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Ungkap Kasus Narkoba 17,45 Ton Sepanjang Januari-Juni 2026, Lima Ribuan Orang Jadi Tersangka

Tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya beserta Polres jajaran berhasil mengungkap kasus 17,45 ton narkoba berbagai jenis, sepanjang Januari hingga Juni 2026.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 26 Juni 2026 - 21:30 WIB
Barang bukti narkoba yang diamankan Polda Metro Jaya mencapai 17,45 ton.
Sumber :
  • tvOnenews/AR Safira.

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya beserta Polres jajaran berhasil mengungkap kasus 17,45 ton narkoba berbagai jenis, sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, Polda Metro Jaya beserta polres jajaran telah berhasil mengungkap 3.809 laporan polisi terkait kasus narkoba dengan total tersangka sebanyak 5.196 tersangka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari jumlah tersebut, terdapat 19 tersangka yang berperan sebagai produsen, selanjutnya ada 1.914 tersangka sebagai pengedar, dan 3.263 tersangka sebagai pengguna,” kata Asep, di Polda Metro Jaya, Jumat (26/6/2026).

Lebih lanjut, Komjen Asep menerangkan, barang bukti narkoba yang diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya mencapai 17,45 ton atau senilai kurang lebih Rp1,7 miliar. Apabila dikonversikan, diperkirakan telah mencegah potensi penyalahgunaan yang mengancam jiwa sekitar 15,9 juta jiwa masyarakat Indonesia. 

“Kami juga mengungkap laboratorium etomidate dan juga carisoprodol dan ekstasi, dan selain itu peredaran sabu dalam jumlah besar, serta pengungkapan ganja lintas wilayah dan juga distribusi obat keras dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu, kami juga melakukan penyidikan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari kejahatan narkotika,” ucapnya.

Kemudian, Asep menerangkan, terhadap pengguna yang memenuhi ketentuan, dilakukan penanganan melalui mekanisme rehabilitasi medis dan sosial sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Di luar penegakan hukum, Polda Metro Jaya juga terus memperkuat langkah pencegahan. Hingga saat ini telah dibentuk 32 Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba dan penguatan pengawasan di kawasan rawan narkoba,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David sebanyak 3.263 tersangka sebagai pengguna dilakukan proses restorative justice dan diberikan rehabilitasi.

“Terhadap pengguna, kami terapkan proses restorative justice berupa rehabilitasi medis dan sosial. Hal ini sesuai dengan ketentuan undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 54, di mana pecandu atau pengguna narkotika wajib direhabilitasi medis maupun sosial,” ungkapnya.

Kemudian, David menyebutkan, dari 5.196 tersangka, 16 di antaranya merupakan anak-anak, dan 39 orang tersangka merupakan warga negara asing (WNA) dari 15 negara.

“Kami telah menyita sejumlah barang bukti sebanyak 17,45 ton. Sebagian dari barang bukti telah dimusnahkan. Hal ini sesuai dengan Pasal 90 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di mana ketika ada ketetapan status barang bukti dari Kejaksaan Negeri, maka dalam kurun waktu 7 plus 7 hari wajib dilakukan pemusnahan,” ungkapnya.

Selain mengamankan barang bukti narkoba, pihak kepolisian juga menyita sertifikat hak milik 3 unit apartemen yang diapresial bernilai Rp2 miliar, uang tunai sebanyak Rp1 miliar, 1 unit mobil Alphard, 20 surat bukti kepemilikan tanah seluas 28 hektare yang diapresial bernilai jual Rp5 miliar, dan sertifikat hak milik tiga buah ruko yang diapresial bernilai jual Rp3 miliar. (Ars/cmi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral