News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Izin Keramaian Tidak Keluar, Festival Adat Kerajaan Nusantara Tetap Digelar di Sumedang

Pihaknya menambahkan, wilayah hukum Polres Sumedang tidak dapat mengeluarkan ijin keramaian, karena kegiatan FAKN yang bersifat nasional harus mendapati ijin dari pusat, yakni Mabes Polri.
Selasa, 28 September 2021 - 05:41 WIB
Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa barat,
Sumber :
  • Lutfi Setia Rafsanjani

Sumedang, Jawa Barat - Kepolisian dari Polres Sumedang, belum mengeluarkan izin keramaian terkait pelaksanaan acara Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) di Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa barat, yang rencananya kegiatan tersebut akan digelar malam nanti (28/9).

Kasubbag Humas Polres Sumedang, AKP. Dedi Juhana mengatakan, polres sumedang tidak mengeluarkan ijin untuk keramaian karena situasinya masih pandemi covid-19. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sumedang masih PPKM level 3, jangan sampai nantinya meningkat lagi menjadi level 4," ujar Dedi kepada tim tvonenews.com senin (27/9).

Pihaknya menambahkan, wilayah hukum Polres Sumedang tidak dapat mengeluarkan izin keramaian, karena kegiatan FAKN yang bersifat nasional harus mendapati ijin dari pusat, yakni Mabes Polri.

"kalaupun tetap ada, izinnya harus dari mabes. Himbauannya kalaupun itu tetap dilaksanakan, kita tetap harus terapkan prokes ketat untuk menekan penyebaran covid-19 di sumedang, " tambah Dedi,

Kegiatan FAKN dipastikan akan tetap digelar, meski dengan protokol kesehatan ketat dan membatasi undangan. Pihak kepolisian mengimbau untuk tetap taat dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Sementara itu di lokasi terpisah, meski belum ada izin keramaian dari kepolisian, Raden Lily Djamhur Soemawilaga pihak panitia dari Keraton Sumedang Larang menyebut persiapan teknis telah rampung 100 persen.

"Insya Alloh persiapan secara teknis panitia telah 100 persen, perbedaan kegiatan FAKN akan cukup mencolok karena kegiatan ini diselenggarakan masih di dalam kondisi pandemi," Uuar Lily saat ditemui wartawan di Gedung Sri Manganti Sumedang.

Seperti diketahui, kabupaten sumedang masih berada dalam level 3 pemberlakuan PPKM Jawa Bali. Kegiatan Akbar FAKN ini diklaim akan tetap digelar dengan mentaati peraturan yang berlaku. 

"Perlu kami sampaikan bahwa kabupaten sumedang sudah memiliki perbup berkaitan dengan pandemi, dimana pada kesempatan ini merupakan kegiatan uji coba yang tertuang dalam Peraturan Bupati nomor 110 pasal 18 tahun 2021," Katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

diklaim menjadi dasar penyelenggaraan FAKN oleh panitia, Perbup nomor 110 pasal 18 tahun 2021 berisi tentang uji coba kegiatan seni dan budaya di ruang terbuka.

Rencananya, dari 54 kerajaan se-Nusantara yang diundang, sebanyak 44 kerajaan terkonfirmasi akan hadir di Sumedang. Para Raja dan permaisuri kali ini hanya akan melaksanakan royal dinner dan musyawarah madya, jika pada FAKN sebelumnya digelar meriah dengan kirab para raja. (Lutfi/Fhm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.
Pemprov Jatim Libatkan 34 Ribu Peserta dalam Edukasi Perlindungan Anak Digital

Pemprov Jatim Libatkan 34 Ribu Peserta dalam Edukasi Perlindungan Anak Digital

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melibatkan sekitar 34 ribu peserta dalam kegiatan edukasi perlindungan anak di ruang digital melalui program Perisai Anak, Kamis (22/10).
Pihak Ruben Onsu Tegaskan Alasan Komnas Anak Tak Perlu Ikut Campur soal Hak Asuh

Pihak Ruben Onsu Tegaskan Alasan Komnas Anak Tak Perlu Ikut Campur soal Hak Asuh

Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkap alasan Komnas Anak dinilai tak perlu ikut campur dalam polemik hak asuh yang sedang disidangkan.
Airlangga Sebut Laporan MSCI Tak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Airlangga Sebut Laporan MSCI Tak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Salah satu aspek yang menjadi perhatian lembaga pemeringkat itu adalah pemenuhan batas minimum porsi saham yang beredar di publik (free float) sebesar 15 persen
Antonio Conte Pasang Syarat Berat ke Manchester United, Minta Kuasa Penuh soal Transfer Pemain

Antonio Conte Pasang Syarat Berat ke Manchester United, Minta Kuasa Penuh soal Transfer Pemain

Antonio Conte dikabarkan mengajukan lima syarat kepada Manchester United, termasuk kendali transfer pemain dan kebebasan membawa staf jika menjadi pelatih baru.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral