GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai

Bruno Fernandes memegang peran sentral dalam struktur Manchester United. Namun, kepemimpinan itu juga membawa konsekuensi. Dua pemain MU terpinggirkan karena
Rabu, 28 Januari 2026 - 19:14 WIB
Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai
Sumber :
  • instgaram Kobbie Mainoo

tvOnenews.com - Bruno Fernandes kembali menjadi pusat perhatian di Manchester United, bukan hanya karena perannya sebagai kapten, tetapi juga dampak kehadirannya terhadap dinamika skuad. 

Dalam dua pertandingan terakhir yang bertepatan dengan debut Michael Carrick menangani tim, perubahan terlihat jelas di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa pemain justru tersisih dari tim inti, dan situasi ini memunculkan pertanyaan: sejauh mana pengaruh Bruno terhadap masalah yang dialami dua pemain Manchester United musim ini?

Melansir dari Manchester Evening News, di tengah masa transisi kepelatihan, MU mencoba menemukan kembali identitasnya. 

Laga kontra Manchester City dan Arsenal menjadi panggung penting, bukan hanya untuk hasil, tetapi juga untuk melihat siapa yang bertahan dan siapa yang tersingkir. 

Di sinilah nama Kobbie Mainoo kembali mencuat, setelah sebelumnya sempat terpinggirkan.

Kebangkitan Kobbie Mainoo di Dua Laga Terakhir

Kobbie Mainoo menjadi pemain Manchester United yang berlari paling jauh dalam dua pertandingan terakhir. Statistik itu mencerminkan tekadnya di lapangan, seolah ingin membuktikan bahwa dirinya masih pantas menjadi bagian utama skuad Setan Merah.

Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai
Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai
Sumber :
  • instagram kobbie mainoo

Performa Mainoo sempat menurun pada periode kepelatihan Ruben Amorim. Nilainya merosot, kepercayaan diri ikut tergerus. 

Namun, penampilan solidnya melawan Manchester City dan Arsenal menjadi pengingat akan potensi besar yang dimilikinya. Di bawah arahan Carrick, Mainoo kembali tampil dengan peran yang lebih natural dan efektif.

“Saya pikir bagian dari karier adalah beberapa pasang surut dan terkadang berjalan di jalur yang berbeda, tetapi saya pikir kita telah melihat pekan lalu apa yang dapat diberikan Kobbie. Itu hebat,” kata Carrick sebelum pertandingan melawan Arsenal.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Carrick memahami kondisi mental dan teknis Mainoo. Ia bahkan disebut-sebut telah mengenal sang gelandang sejak kecil, sehingga pendekatan personal menjadi kunci kebangkitan pemain berusia 20 tahun itu.

Era Amorim dan Frustrasi yang Memuncak

Situasi Mainoo sebelumnya tak lepas dari keputusan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal itu dinilai gagal menemukan posisi terbaik bagi sang gelandang. 

Mainoo kerap dipinggirkan, bahkan diabaikan pada laga penting seperti melawan Ipswich—sebuah keputusan yang dianggap menentukan arah kariernya di klub.

Amorim bereksperimen dengan menempatkan Mainoo sebagai gelandang serang, bahkan di lini depan. Di dalam skuad, sempat muncul candaan bahwa Mainoo bisa saja dimainkan sebagai striker. Namun, eksperimen tersebut justru memperburuk situasi.

Kekecewaan Mainoo memuncak hingga muncul rencana untuk hengkang dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari. 

Ketegangan antara Amorim dan dewan direksi semakin memperumit keadaan, hingga akhirnya perubahan kepemimpinan membuka jalan baru bagi Mainoo.

Bruno Fernandes, Kapten Manchester United
Bruno Fernandes, Kapten Manchester United
Sumber :
  • instagram Bruno Fernandes

Bruno Fernandes dan Dampak Kepemimpinan di Ruang Ganti

Sebagai kapten, Bruno Fernandes memegang peran sentral dalam struktur tim. Namun, kepemimpinan itu juga membawa konsekuensi. 

Musim ini, dua pemain berbeda disebut tersingkir dari tim inti, dan dinamika tersebut tak bisa dilepaskan dari pengaruh Bruno di lapangan maupun ruang ganti.

Gaya bermain Bruno yang dominan menuntut pemain di sekitarnya bekerja ekstra keras. Dalam konteks ini, Mainoo justru mampu beradaptasi, terutama di bawah Carrick. 

Ia kembali aktif di media sosial, memposting konten terkait Manchester United setelah vakum selama sembilan bulan dari Instagram—sebuah sinyal kebangkitan mental dan emosional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua laga terakhir menjadi titik balik, bukan hanya bagi Mainoo, tetapi juga bagi arah Manchester United di era baru. Carrick membawa pendekatan yang lebih sederhana dan manusiawi, sementara Bruno tetap menjadi poros permainan.

Pertanyaannya kini, apakah MU mampu menjaga keseimbangan antara kepemimpinan Bruno Fernandes dan perkembangan pemain muda seperti Mainoo? Jika jawabannya ya, maka dua laga debut Carrick bisa menjadi fondasi penting bagi kebangkitan Setan Merah di sisa musim ini. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.
News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT