GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejanggalan Hasil Imbang AC Milan Lawan Sassuolo, Pundit Italia Sebut Wasit Rugikan Rossoneri usai Anulir Gol Pulisic

Keputusan janggal mewarnai hasil imbang AC Milan saat hadapi Sassuolo. Gol Christian Pulisic yang berpotensi jadi penentu kemenangan justru dianulir oleh wasit.
Senin, 15 Desember 2025 - 16:33 WIB
Pemain AC Milan, Christian Pulisic saat Menghadapi Sassuolo di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan janggal mewarnai hasil imbang AC Milan saat menghadapi Sassuolo. Gol Christian Pulisic yang berpotensi menjadi penentu kemenangan justru dianulir oleh wasit.

Dalam pertandingan yang berlangsung di San Siro, Minggu (14/12/2025) malam WIB, AC Milan harus puas bermain imbang 2-2. Hasil ini terasa menyakitkan karena Rossoneri sejatinya tampil dominan sepanjang laga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan tersebut, Christian Pulisic sempat mengira dirinya menjadi pahlawan kemenangan AC Milan setelah mencetak gol ketiga ke gawang Sassuolo. Namun, kegembiraan itu sirna usai wasit menganulir gol tersebut dengan alasan adanya pelanggaran dalam prosesnya.

Christian Pulisic berduel dengan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Christian Pulisic berduel dengan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Keputusan tersebut menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam laga yang berakhir imbang. Milan pun harus rela berbagi poin setelah kebobolan gol penyeimbang pada paruh kedua pertandingan.

Hasil imbang ini terasa pahit bagi Rossoneri karena mereka dinilai menguasai jalannya laga. Banyak pihak menilai pertandingan bisa berjalan sangat berbeda jika gol Pulisic tersebut disahkan.

Insiden bermula pada menit ke-57 ketika Strahinja Pavlovic menyambut umpan silang di dalam kotak penalti. Sundulan bek asal Serbia itu memaksa kiper Sassuolo melakukan penyelamatan gemilang.

Bola hasil tepisan kiper kemudian jatuh ke arah Pulisic yang berdiri bebas. Dengan penyelesaian dingin, pemain asal Amerika Serikat itu mengarahkan bola ke dalam gawang dan sempat merayakan gol.

Namun, beberapa detik berselang, wasit meniup peluit. Ia menilai Ruben Loftus-Cheek melakukan pelanggaran terhadap pemain Sassuolo sebelum sundulan Pavlovic terjadi.

Keputusan ini semakin dipertanyakan karena tidak adanya intervensi VAR. Permainan langsung dilanjutkan sehingga tayangan ulang tidak pernah ditinjau secara resmi melalui monitor di pinggir lapangan.

Reaksi kebingungan pun muncul dari para pemain Milan dan pendukung di stadion. Tayangan ulang yang beredar justru tidak memperlihatkan adanya dorongan atau pelanggaran yang jelas.

AC Milan ditahan Sassuolo dengan skor 2-2
AC Milan ditahan Sassuolo dengan skor 2-2
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Perdebatan semakin memanas setelah dua pakar perwasitan angkat bicara. Keduanya sepakat menilai bahwa gol Pulisic seharusnya sah dan tidak layak dianulir.

Denis dari Errori Arbitrali menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kejadian berlangsung dalam posisi onside. Menurutnya, kontak antara Loftus-Cheek dan Candé hanyalah sentuhan ringan dalam duel normal.

Ia juga menyoroti bahwa meski terlihat adanya sentuhan tangan di punggung lawan, tidak terdapat dorongan nyata. Pemain Sassuolo dinilai terjatuh karena kehilangan keseimbangan sendiri, bukan akibat pelanggaran.

Pendapat serupa disampaikan Luca Marelli yang bertugas sebagai analis wasit DAZN. Ia menyebut keputusan tersebut meninggalkan banyak keraguan dari sudut pandang peraturan.

Marelli menilai wasit sebenarnya membiarkan permainan berlanjut hingga bola masuk ke gawang. Karena keputusan diambil sebagai pelanggaran di lapangan, VAR pun tidak memiliki ruang untuk melakukan intervensi.

Menurutnya, memang ada kontak fisik, tetapi tidak cukup kuat untuk dikategorikan sebagai pelanggaran. Apalagi jika dibandingkan dengan standar pelanggaran yang diterapkan wasit sepanjang laga.

Marelli menegaskan bahwa dalam konteks pertandingan tersebut, insiden Loftus-Cheek berada jauh di bawah ambang batas pelanggaran. Ia secara tegas menyatakan gol Milan seharusnya disahkan.

Bagi AC Milan, keputusan ini terasa sangat merugikan. Gol tersebut berpotensi mengunci kemenangan sekaligus meredam kebangkitan Sassuolo di sisa pertandingan.

Alih-alih unggul dua gol, Milan justru kehilangan momentum. Sassuolo kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk bangkit dan mencuri satu poin berharga.

Kontroversi ini kembali menyoroti persoalan konsistensi kepemimpinan wasit di Serie A. Banyak pihak menilai standar pelanggaran masih kerap berubah-ubah dari satu pertandingan ke pertandingan lain.

Bagi Pulisic sendiri, gol yang dianulir itu menjadi kekecewaan tersendiri. Performanya tetap menunjukkan kontribusi besar meski tidak tercatat di papan skor secara resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah persaingan ketat papan atas, keputusan kecil seperti ini bisa berdampak besar. AC Milan pun harus kembali menerima kenyataan pahit dari keputusan wasit yang dinilai tidak berpihak.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Melanie Subono memuji siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra (Ocha) berani melawan dewan juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.
News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT