GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AC Milan Dirugikan Wasit, Pengamat Sebut Gol Pulisic ke Gawang Sassuolo Sah dan Rossoneri Harusnya Menang 3-2

Kontroversi kembali menyelimuti AC Milan setelah laga melawan Sassuolo diwarnai keputusan wasit yang menuai polemik. Gol Christian Pulisic yang harusnya sah.
Selasa, 16 Desember 2025 - 14:04 WIB
Christian Pulisic berduel dengan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kembali menyelimuti AC Milan setelah laga melawan Sassuolo diwarnai keputusan wasit yang menuai polemik. Gol Christian Pulisic yang sempat membuat publik San Siro bersorak justru dianulir dan memicu perdebatan panjang.

Insiden tersebut langsung menjadi sorotan utama media Italia karena dinilai berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan. Banyak pihak menilai Rossoneri kembali dirugikan oleh kepemimpinan wasit, sesuatu yang berulang kali terjadi sepanjang musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan MilanNews, pertandingan tersebut sejak awal memang berlangsung dalam tensi tinggi dan diwarnai sejumlah keputusan yang membingungkan. Bahkan, bukan hanya Milan yang merasa dirugikan, Sassuolo pun sempat terdampak oleh inkonsistensi sang pengadil lapangan.

Laga ini dipimpin oleh Valerio Crezzini, wasit muda yang baru pertama kali mendapat tugas memimpin pertandingan di San Siro. Minimnya pengalaman di stadion sebesar itu disebut menjadi salah satu faktor mengapa jalannya laga terlihat kurang terkendali.

Masalah mulai muncul bahkan sebelum pertandingan berjalan dua menit. Crezzini gagal memberikan kartu kuning kepada Alexis Saelemaekers atas pelanggaran keras terhadap Muharemovic, keputusan yang dianggap sebagai awal hilangnya kontrol pertandingan.

Sejak saat itu, standar pelanggaran terlihat tidak konsisten dan sulit diprediksi. Para pemain dari kedua tim pun tampak kebingungan membaca batas toleransi yang diterapkan wasit.

Puncak kontroversi terjadi pada babak kedua ketika Christian Pulisic mencetak gol yang seharusnya membawa Milan unggul 3-1. Gol tersebut dianulir karena wasit menilai Ruben Loftus-Cheek melakukan dorongan terhadap Candé sebelum proses gol terjadi.

Keputusan itu langsung memantik reaksi keras dari para pemain Milan dan suporter di stadion. Tayangan ulang justru memperlihatkan kontak yang sangat minimal, bahkan Candé dinilai terlalu mudah terjatuh dalam duel tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis wasit DAZN, Luca Marelli, kemudian angkat bicara dan menyebut keputusan tersebut keliru. Menurutnya, wasit membiarkan permainan berjalan hingga bola masuk ke gawang sebelum akhirnya meniup peluit, sebuah indikasi bahwa pelanggaran itu tidak jelas.

Marelli menegaskan insiden tersebut merupakan dinamika lapangan yang tidak dapat dikoreksi oleh VAR. Ia juga menilai sentuhan Loftus-Cheek sama sekali tidak memenuhi unsur dorongan yang layak membatalkan gol.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.
News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT