GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Cs Diuntungkan Wasit, Asosiasi Wasit Italia Komentari Kontroversi di Laga AC Milan Kontra Sassuolo

Asosiasi Wasit Italia (AIA) buka suara soal kontroversi yang terjadi di laga AC Milan melawan Sassuolo. Dalam duel tersebut, satu keputusan wasit menguntungkan Jay Idzes dan kolega.
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:21 WIB
Christian Pulisic berduel dengan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Wasit Italia (AIA) buka suara soal kontroversi yang terjadi di laga AC Milan melawan Sassuolo. Dalam duel tersebut, satu keputusan wasit menguntungkan Jay Idzes dan kolega.

Sang bek tengah Timnas Indonesia, Idzes, baru saja bertandang ke Stadio San Siro bersama timnya, Sassuolo. Mereka menghadapi AC Milan dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, pada Minggu (14/12/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel tersebut berlangsung alot, dengan kedua tim saling berbalas gol. Namun pada akhirnya, tidak ada pemenang karena duel berakhir imbang 2-2.

Ismael Kone sempat membawa Neroverdi unggul di babak pertama. Namun, Milan membalikkan keadaan melalui dwigol Davide Bartesaghi.

Menjelang akhir, Sassuolo sukses menyamakan skor melalui Armand Lauriente. Namun, saat keadaan masih 2-1, Milan sempat mencetak gol ketiga melalui Christian Pulisic.

Gol itu dianulir karena Ruben Loftus-Cheek dinilai melakukan dorongan kepada Fali Cande. Wasit Valerio Crezzini tidak melihat VAR dalam situasi ini, namun gol tersebut dinilai harusnya disahkan menurut mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli.

Kini, pernyataan muncul dari Andrea De Marco, yang mewakili Asosiasi Wasit Italia (AIA). Dia sepakat dengan Marelli bahwa gol Pulisic harusnya disahkan.

“Dalam kasus ini, wasit meniup peluit karena pelanggaran, pemain Milan [Loftus-Cheek] memang menaruh tangannya di punggung pemain Sassuolo [Cande], namun intensitas dorongan perlu dievaluasi,” kata De Marco kepada DAZN, dilansir Football-Italia.

“VAR tidak bisa mengintervensi, namun mempertimbangkan parameter yang kami tetapkan untuk pelanggaran tahun ini, ini tidak bisa dianggap pelanggaran, dan golnya seharusnya disahkan,” tambahnya.

Ada insiden pula yang bisa menguntungkan Sassuolo menjelang akhir ketika Walid Cheddira terjatuh karena sebuah insiden bersama Strahinja Pavlovic.

Marelli berpendapat bahwa Sassuolo harusnya mendapatkan penalti karena Pavlovic melakukan pelanggaran. Namun, De Marco tidak sepakat.

Menurutnya, itu tidak bisa dianggap pelanggaran karena Cheddira tidak menguasai bola sepenuhnya. Dia juga memuji para wasit yang bertugas di ruangan VAR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam kasus ini, wasit melakukan dengan sangat baik untuk mengevaluasi situasi pada saat itu,” kata De Marco.

“Prontera dan Maresca di ruangan VAR juga bekerja dengan baik, karena seperti yang Anda lihat dari kamera di atas, Pavlovic melanjutkan berlari, selagi Cheddira tidak mengendalikan bola, malahan dia mendorong kaki untuk berlari kepada lawannya,” tambahnya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Berani Protes Keputusan Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Siswi SMAN 1 Pontianak Dipuji Melanie Subono: Smart Is Cantik

Melanie Subono memuji siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra (Ocha) berani melawan dewan juri final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

KDM Bocorkan Alasan Perubahan Pajak Kendaraan Motor menjadi Jalan Berbayar, Gubernur Jawa Barat Pastikan Bermanfaat untuk Warga

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan rencana adanya perubahan aturan pajak kendaraan bermotor menjadi jalan berbayar. Ternyata ini alasannya
Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam

Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana jadi perhatian netizen. Korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari panggil dua wanita dalam satu malam.
News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT