GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Impor Beras Jelang Panen Raya, Ombudsman Periksa Data BPS | tvOne

Rabu, 24 Maret 2021 - 18:13 WIB
  • Reporter :

Jakarta – Polemik impor beras di saat petani bersiap memanen padinya kembali bergulir di masyarakat. Menteri perdagangan Muhammad Lutfi berdalih keputusan import harus diambil untuk menjaga stabilitas pangan nasional menjelang masuknya bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Namun Ombudsman Republik Indonesia meminta pemerintah menunda rencana pelaksanaan impor beras, menunggu hingga petani panen raya.

Rencana pemerintah kembali melakukan impor beras terus menuai polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersikukuh kondisi cadangan beras nasional untuk menghadapi Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri masih belum aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan perhitungannya, selain menjaga stabilitas kebutuhan pokok, impor beras dilakukan karena proses pengolahan beras petani di masa panen ini membutuhkan waktu. Mendag juga beralasan stok BULOG saat ini paling rendah dalam sejarah. Bahkan Lutfi siap melepas jabatannya jika keputusan soal impor beras terbukti salah. Adapun impor yang dimaksud adalah kebijakan impor sebagai pemenuhan stok di Bulog untuk berjaga-jaga.

 “Jadi hitungan saya stok akhir Bulog yang 800 ribu, dikurangi stok impor 300 ribu ton. Berarti stok itu tidak mencapai 500 ribu ton, ini yang paling rendah dalam sejarah Bulog," ujar Lutfi.

Mendag menegaskan bila pengadaan Bulog di dalam masa panen berjalan baik, maka Mendag tidak masalah untuk tidak impor beras. "Jadi anda bisa tahu bagaimana rasanya hati saya. Kalau pengadaan Bulog di dalam masa panen ini berjalan dengan baik, saya tidak masalah kita tidak impor selama stok Bulog mencapai satu juta," tegas Mendag Lutfi.

Sementara itu, Ombudsman RI meminta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk melakukan rapat koordinasi terbatas untuk menunda keputusan pelaksanaan impor beras sebanyak 1 juta ton.

Anggota Ombusdman Yeka Hendra Fatika mengatakan ketersediaan stok beras dalam negeri dinilai masih mencukupi sehingga tidak memerlukan impor beras selama beberapa waktu ke depan.

"Ombudsman RI menyatakan meminta Kementerian Perekonomian untuk melaksanakan rakortas menunda keputusan impor beras, bukan menunda pelaksanaan, hingga menunggu perkembangan panen dan pengadaan Perum Bulog paling tidak sampai awal Mei," kata Yeka.

Ombudsman menghimpun data dari Badan Pusat Statistik dan juga Kementerian Perdagangan yang menunjukkan bahwa stok beras di dalam negeri masih aman dan mencukupi sehingga tidak memerlukan impor.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, stok beras di gudang Perum Bulog mencapai 883.585 ton dengan rincian 859.877 ton merupakan cadangan beras pemerintah (CBP), dan 23,7 ribu ton beras komersil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah stok CBP yang ada, terdapat stok beras turun mutu sebanyak 400 ribu ton, yang berasal dari pengadaan dalam negeri di periode 2018-2109 dan importasi pada tahun 2018. Sehingga stok beras yang layak konsumsi kurang dari 500 ribu ton di gudang Bulog. Jumlah tersebut sekitar 20 persen dari kebutuhan beras rata-rata tiap bulan. (ito/ant)

(Lihat juga:Ridwan Kamil dan petani satu suara tolak impor beras)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Media Korea Selatan Heboh Sambut Kembalinya Megawati Hangestri ke V League | OneNews Bola
05:04

Media Korea Selatan Heboh Sambut Kembalinya Megawati Hangestri ke V League | OneNews Bola

Media di Korea Selatan ramai menyoroti kepastian kembalinya atlet voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ke kompetisi V-League Korea.
Terkuak! Motif Pembunuhan Satpam di Pos Sukomanunggal Jaya Surabaya karena Pinjol
06:14

Terkuak! Motif Pembunuhan Satpam di Pos Sukomanunggal Jaya Surabaya karena Pinjol

Seorang petugas keamanan atau satpam di Surabaya tewas setelah ditusuk rekan kerjanya sendiri akibat perselisihan terkait utang pinjaman online atau pinjol.
Masriah Kembali Berulah Buang Kotoran Ke Tetangga
01:48

Masriah Kembali Berulah Buang Kotoran Ke Tetangga

Seorang warga Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Jawa Timur bernama Masriah kembali menjadi sorotan setelah diduga mengulangi aksi mengotori lingkungan rumah tetangganya.
Kontroversi Lomba Cerdas Cermat MPR RI
02:40

Kontroversi Lomba Cerdas Cermat MPR RI

Pelaksanaan lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menuai kontroversi setelah muncul protes terkait keputusan penilaian dewan juri pada babak final kompetisi.
Rupiah Tembus Rp17.500, Pasar Dibayangi Rebalancing MSCI
05:10

Rupiah Tembus Rp17.500, Pasar Dibayangi Rebalancing MSCI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan tajam hingga menembus level Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan Selasa (12/5/2026). 
Pemerintah akan Audit Dapur SPPG
01:22

Pemerintah akan Audit Dapur SPPG

Pemerintah menegaskan akan segera melakukan audit terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam program makan bergizi gratis. 
Trump Buka File Rahasia UFO AS, Rekaman Misterius Misi Apollo Terungkap
05:11

Trump Buka File Rahasia UFO AS, Rekaman Misterius Misi Apollo Terungkap

Pemerintah Amerika Serikat mulai membuka sejumlah dokumen terkait fenomena unidentified flying object (UFO) dan arsip komunikasi misi antariksa milik NASA. 
Teror Pembakaran Rumah Meresahkan, Warga Geruduk Rumah Pelaku!
01:38

Teror Pembakaran Rumah Meresahkan, Warga Geruduk Rumah Pelaku!

Aksi teror pembakaran di sejumlah titik di kawasan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, meresahkan warga setempat.
Sentra Senapan Angin Cipacing Kembali Jadi Sorotan Usai Kasus Senjata Rakitan
03:33

Sentra Senapan Angin Cipacing Kembali Jadi Sorotan Usai Kasus Senjata Rakitan

Kawasan Cipacing kembali menjadi sorotan publik karena dikenal sebagai sentra produksi senapan angin dan replika senjata yang kerap dikaitkan dengan peredaran senjata rakitan ilegal.
Terganjal Proposal, Perundingan AS-Iran Gagal
22:38

Terganjal Proposal, Perundingan AS-Iran Gagal

Presiden Donald Trump kembali menolak proposal yang diajukan Iran terkait upaya negosiasi perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. 
Dramatis, Penyelamatan Balita Terkunci di Dalam Mobil
01:15

Dramatis, Penyelamatan Balita Terkunci di Dalam Mobil

Seorang balita berusia 1,5 tahun sempat terjebak di dalam mobil yang terkunci otomatis di Jalan A.H. Nasution, kawasan Antapani, Bandung pada Senin (11/5/2026) siang.
Jakarta Recycle Center, Solusi Baru Kelola Sampah
09:13

Jakarta Recycle Center, Solusi Baru Kelola Sampah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini mulai memperkuat pengelolaan sampah berbasis kawasan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Bantargebang.
Keji! Kiai Ashary Lecehkan Santri Selama Empat Tahun, Sejak 2020
05:50

Keji! Kiai Ashary Lecehkan Santri Selama Empat Tahun, Sejak 2020

Kepolisian Resor Pati terus mendalami kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum pengasuh pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Tragedi Berdarah, Wanita Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar di Bandung
05:33

Tragedi Berdarah, Wanita Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar di Bandung

Seorang wanita asal Sumedang tewas setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya di Jalan Sekelimus Tengah, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung. 
Uang Miliaran Rupiah Hasil Judol Disita
01:05

Uang Miliaran Rupiah Hasil Judol Disita

Bareskrim Polri menyita uang senilai Rp1,9 miliar dalam pengungkapan kasus tindak pidana perjudian online jaringan internasional yang beroperasi di kawasan perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Melihat Persiapan Puncak Haji di Lokasi Armuzna
01:26

Melihat Persiapan Puncak Haji di Lokasi Armuzna

Persiapan pelaksanaan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna terus dipercepat menjelang fase wukuf jemaah haji Indonesia di Makkah.
KPK Periksa PLT Walikota Madiun dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR
02:07

KPK Periksa PLT Walikota Madiun dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR

KPK memeriksa Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dana corporate social responsibility (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Geger, Warga Jombang Temukan Mayat Pria Mengapung di Aliran Sungai
02:58

Geger, Warga Jombang Temukan Mayat Pria Mengapung di Aliran Sungai

Warga Dusun Cangkriman Malang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di sungai setempat.
Muncul Usulan Ambang Batas Parlementer 1%
03:04

Muncul Usulan Ambang Batas Parlementer 1%

Sejumlah partai nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) menggelar pertemuan khusus di Jakarta Pusat untuk membahas aturan parliamentary threshold.

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Kepala BGN Izinkan Siswa Request Menu MBG: SPPG Kini Wajib Tanya Keinginan Anak

Ia menjelaskan evaluasi program dilakukan secara rinci, termasuk menilai respons siswa terhadap kualitas nasi yang disajikan setiap hari. Hal itu dinilai penting karena preferensi tekstur nasi berbeda-beda di tiap daerah.
Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 13 Mei 2026 Dibuka Menguat Jadi Rp17.515 per Dolar AS

Rupiah hari ini 13 Mei 2026 dibuka rebound atau bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.515 per dolar AS.
Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Imbas Gagal Reuni Bareng Megawati Hangestri, Red Sparks Mulai Kehilangan Popularitas

Red Sparks secara perlahan mulai kehilangan popularitasnya setelah memutuskan untuk tak merekrut Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Alasan Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 meski Punya Poin Sama dengan China

Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya tim di grup B yang gagal lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Lantas, kenapa hanya skuad Garuda Asia saja yang tak melaju ke fase selanjutnya meski memiliki jumlah poin yang sama dengan China dan Qatar? Berikut alasannya. 
Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Kirim Pesan Khusus kepada Para Pemain Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Piala Dunia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tidak ingin anak asuhnya terpuruk usai gagal melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Warga Jabar Siap-siap, Dedi Mulyadi Desak Pemekaran Daerah di Provinsi Jawa Barat Demi Keadilan Fiskal

Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat mengungkapkan keseriusannya untuk mewujudkan keadilan fiskal di Jawa Barat dengan cara melakukan pemekaran daerah.
Reaksi Tak Terduga Istri Mantan Gubernur Jabar soal Cerdas Cermat MPR, Atalia Praratya: Berani sampaikan Pendapat Penting

Reaksi Tak Terduga Istri Mantan Gubernur Jabar soal Cerdas Cermat MPR, Atalia Praratya: Berani sampaikan Pendapat Penting

Heboh video cerdas cermat empat pilar MPR di media sosial. Ini ikut disorot oleh mantan istri Gubernur Jawa Barat
Fakta Baru Kasus Tambang Emas Ilegal di Sidoarjo, Polisi Tetapkan Anak Bos sebagai Tersangka

Fakta Baru Kasus Tambang Emas Ilegal di Sidoarjo, Polisi Tetapkan Anak Bos sebagai Tersangka

Dari hasil penyidikan, DHB diketahui merupakan putra dari SB alias A, sosok yang sebelumnya diduga punya peran sentral dalam jaringan tambang ilegal itu.
Rumah di Sunter Agung Jakut Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik, Empat Orang Tewas

Rumah di Sunter Agung Jakut Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik, Empat Orang Tewas

Kepala Seksi Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman mengatakan empat orang meninggal dunia dalam peristiwa ini. Dua lainnya selamat, namun mengalami shock.
Pernyataan Lengkap MPR RI soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Pernyataan Lengkap MPR RI soal Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Inilah pernyataan lengkap MPR RI soal Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar pada Sabtu (9/5/2026). 
ADVERTISEMENT