News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daging Kurban Tak Harus Langsung Dimasak, Ini Tips Mengolahnya Jadi Rendang yang Tahan Lama dan Bernilai Gizi Tinggi

Salah satu solusi yang banyak dipilih adalah mengolah daging kurban menjadi rendang. Bukan tanpa alasan, rendang dikenal sebagai salah satu makanan dengan daya simpan cukup panjang
Minggu, 31 Mei 2026 - 23:33 WIB
Ilustrasi Daging Kurban Tak Harus Langsung Dimasak, Ini Tips Mengolahnya Jadi Rendang yang Tahan Lama dan Bernilai Gizi Tinggi
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya daging kurban di berbagai daerah. Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih bingung mengolah daging dalam jumlah besar agar tidak cepat rusak dan tetap bisa dinikmati dalam waktu lebih lama. 

Salah satu solusi yang banyak dipilih adalah mengolah daging kurban menjadi rendang. Bukan tanpa alasan, rendang dikenal sebagai salah satu makanan dengan daya simpan cukup panjang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses memasak yang lama membuat kadar air dalam masakan berkurang sehingga lebih awet dibandingkan olahan daging lainnya. Bahkan, dalam kondisi penyimpanan yang tepat, rendang dapat bertahan selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

Pilihan mengolah daging kurban menjadi rendang juga semakin relevan di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat memanfaatkan bahan pangan secara lebih efisien. 

Dengan teknik pengolahan yang tepat, daging kurban tidak hanya menjadi santapan keluarga saat Iduladha, tetapi juga dapat menjadi cadangan makanan bergizi untuk beberapa waktu ke depan.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan daging sapi merupakan sumber protein hewani yang kaya zat besi, seng (zinc), vitamin B12, serta asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. 

Sementara itu, rendang bahkan pernah dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia karena perpaduan cita rasa rempah-rempah yang kompleks sekaligus kandungan gizinya yang tinggi.

Di berbagai daerah di Indonesia, pengolahan daging kurban menjadi rendang juga telah menjadi tradisi. Selain untuk konsumsi keluarga, rendang kerap dibagikan kepada masyarakat karena dinilai lebih praktis dan memiliki masa simpan lebih lama dibandingkan daging mentah.

Tips Mengolah Daging Kurban Menjadi Rendang yang Empuk dan Tahan Lama

Agar menghasilkan rendang berkualitas, pemilihan daging menjadi langkah pertama yang penting. Bagian paha, sengkel, atau sandung lamur sering direkomendasikan karena memiliki serat yang cukup kuat sehingga tidak mudah hancur meski dimasak dalam waktu lama.

Setelah daging dipotong sesuai ukuran, hindari mencucinya terlalu lama karena dapat mengurangi cita rasa alami dan kandungan nutrisinya. Daging cukup dibersihkan dari kotoran yang menempel sebelum dimasak.

Penggunaan santan segar dan rempah-rempah lengkap juga menjadi kunci utama. Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kunyit, serai, daun jeruk, dan daun kunyit tidak hanya memberikan aroma khas, tetapi juga memiliki sifat antimikroba alami yang membantu memperpanjang daya simpan makanan.

Proses memasak rendang sebaiknya dilakukan dengan api kecil dalam waktu yang cukup lama. Teknik ini memungkinkan santan meresap sempurna ke dalam serat daging sekaligus mengurangi kadar air sehingga rendang menjadi lebih awet.

Sebagai contoh, masyarakat Minangkabau telah menerapkan metode memasak rendang selama berabad-abad. 

Proses memasak dapat berlangsung hingga empat jam atau lebih sampai santan mengering dan menghasilkan warna cokelat kehitaman yang menjadi ciri khas rendang autentik.

Mengolah daging kurban menjadi rendang juga dinilai lebih efektif dalam kegiatan sosial. Dibandingkan daging mentah yang harus segera dimasak, rendang lebih mudah didistribusikan dan dapat dikonsumsi kapan saja oleh penerimanya.

Konsep inilah yang diterapkan dalam kegiatan "Kurban Jadi Rendang" yang digelar di Kampung Cahaya, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026). Kampung ini juga dikenal sebagai Kampung Gasong, merupakan kawasan yang mayoritas warganya bekerja sebagai pemulung. 

Dalam kegiatan tersebut, ratusan paket rendang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pengolahan daging kurban menjadi rendang dipilih karena memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus mengalami kenaikan dan berdampak pada masyarakat kecil, kepedulian sosial daging kurban yang telah diolah menjadi rendang diberikan kepada warga.

Rendang dipilih karena lebih tahan lama dan praktis untuk dikonsumsi. Daging kurban dapat lebih tahan lama, praktis dikonsumsi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi penerima.

Selain menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang mendunia, rendang juga memiliki nilai sosial yang kuat. Kemampuannya bertahan lebih lama membuat makanan ini sering digunakan dalam berbagai program bantuan pangan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses logistik.

Pada kegiatan tersebut, rendang dibagikan kepada hampir 1.000 warga. Sejumlah tokoh masyarakat setempat turut hadir, termasuk Ketua RW 09 H. Purnama Juliansyah, Ketua RT 14 Kartoyo, serta beberapa relawan yang terlibat dalam proses pengolahan makanan.

Dengan semangat Kurban Jadi Rendang, Ribuan Senyum Tersajikan, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus berbagi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dari sisi kuliner maupun sosial, mengolah daging kurban menjadi rendang terbukti memberikan banyak manfaat. Selain menjaga kualitas daging agar lebih tahan lama, cara ini juga membantu memperluas distribusi pangan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempertahankan salah satu warisan kuliner terbaik Indonesia. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Polda Jatim Kerahkan Pasukan BKO untuk Tangani Karhutla di 9 Wilayah

Polda Jatim Kerahkan Pasukan BKO untuk Tangani Karhutla di 9 Wilayah

Polda Jawa Timur mengerahkan pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) selama tujuh hari untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Menegakkan Kedaulatan Di Era Baru: 8 Capaian Strategis Pertahanan Dua Tahun Prabowo-Gibran

Menegakkan Kedaulatan Di Era Baru: 8 Capaian Strategis Pertahanan Dua Tahun Prabowo-Gibran

Dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menegaskan arah baru geopolitik Indonesia kedaulatan
Karisma Evi Tiarani Klarifikasi Klaim Rekor Dunia usai Raih Emas di Asian Para Games 2026

Karisma Evi Tiarani Klarifikasi Klaim Rekor Dunia usai Raih Emas di Asian Para Games 2026

Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani, meluruskan informasi mengenai klaim rekor dunia yang ia catatkan usai meraih medali emas di nomor lari 100 meter putri T63 di Asian Para Games 2026.
Pengemudi Pajero Tabrak Anak hingga Tewas di Mampang Prapatan Jadi Tersangka

Pengemudi Pajero Tabrak Anak hingga Tewas di Mampang Prapatan Jadi Tersangka

Polisi menetapkan pengemudi mobil Pajero berinisial ADPI (26) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan anak berinisial ATR (14) di kawasan Mampang Prapatan. Atas peristiwa ini, Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarganya.
Polres Pacitan Razia Tempat Hiburan Malam, Puluhan Botol Miras Disita

Polres Pacitan Razia Tempat Hiburan Malam, Puluhan Botol Miras Disita

Polres Pacitan menggelar razia penyakit masyarakat dan dugaan penyalahgunaan narkoba pada Sabtu malam lalu.

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Simak jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota. Ada 16 perjalanan dari yang paling pagi pukul 04:55 WIB.
Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Pelatih Como, Cesc Fabregas, berbicara tentang perbandingan dirinya dengan Michael Carrick. Sang juru taktik Manchester United sedang berada dalam tekanan dahsyat jelang duel di Liga Champions.
Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

BEM PTNU Se-Nusantara secara terbuka memberikan apresiasi atas empat agenda perubahan yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT