News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Temukan Sebagian Besar Daging yang Dijual Merupakan Daging Gelonggongan 

Dispaperta Sidoarjo mengungkapkan fakta bahwa sebagian besar daging yang dijual di pasar Sidoarjo merupakan daging gelonggongan berdasarkan survei di lima pasar
Kamis, 6 Februari 2025 - 16:58 WIB
Mengejutkan! Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Temukan Sebagian Besar Daging yang Dijual di Pasar Sidoarjo Merupakan Daging Gelonggongan
Sumber :
  • khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Sidoarjo mengungkapkan fakta bahwa sebagian besar daging yang dijual di pasar Sidoarjo merupakan daging gelonggongan berdasarkan survei yang dilakukan di lima pasar besar di Sidoarjo.

Kabid Produksi Peternakan Dispaperta Sidoarjo, Tony Hartono, mengatakan survei di lima pasar besar Sidoarjo yakni Krian, Larangan, Gedangan, Porong dan Taman dengan mengambil sampel daging dan 88 persen merupakan daging gelonggongan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan daging gelonggongan tersebut berasal dari sapi yang diberi minum secara berlebihan sebelum disembelih untuk menambah berat daging agar pedagang mendapatkan keuntungan lebih besar.

"Praktik ini membuat kualitas daging menurun, karena protein ikut larut bersama air yang keluar. Selain itu, daging gelonggongan lebih cepat busuk dan memiliki risiko kesehatan bagi konsumen, terutama jika air yang digunakan tidak higienis," ucapnya.

Ia melanjutkan, pemotongan sapi gelonggongan sulit diawasi karena ketika disidak, penyembelihan sering dilakukan di luar daerah seperti di wilayah Gresik. 

"Saat Dispaperta melakukan sidak ke Tempat Pemotongan Hewan (TPH), sering tidak menemukan aktivitas pemotongan sapi gelonggongan, tapi setelah sidak selesai, praktik tersebut kembali dilakukan secara diam-diam," terang Tony.

Lebih lanjut ia mengungkapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah berusaha mengubah pola pikir masyarakat dengan melakukan edukasi langsung. Yaitu dengan memberi pemahaman kepada konsumen di pasar tentang bahaya daging gelonggongan dan bagaimana cara memilih daging yang berkualitas.

"Selain itu, pemerintah juga memperketat regulasi terkait produk hewan. Sebagaimana, kebijakan kewajiban sertifikasi halal yang sudah diteken pada 17 Oktober 2024 dimana Pemerintah mempunyai regulasi, untuk produk-produk hewan saat ini harus mempunyai Nomor Kontrol Veteriner (NKV), itu merupakan syarat, daging harus dapat dipastikan keamanannya sebelum dipasarkan," tegasnya.

Tony menyarankan, agar konsumen membeli daging dari sumber yang terpercaya seperti di supermarket yang sudah memenuhi standar kesehatan dan sudah pasti kehalalan karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini pihaknya masih berupaya memperkenalkan ciri-ciri daging gelonggongan kepada masyarakat.

"Salah satu cara membedakannya adalah dengan memperhatikan tekstur daging yang cenderung lebih lembek dan berair dibandingkan daging berkualitas baik," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Polres Garut Dalami Peredaran Sabu Jaringan Medsos

Kepolisian Resor Garut terus melakukan pendalaman terhadap peredaran narkotika jenis sabu yang diketahui peredarannya memanfaatkan media sosial (medsos), untuk bisa mengungkap jaringannya yang selama ini memasok wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat
Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Harga Plastik Melonjak Picu Industri Stop Produksi, Puan: Ini Bukan Situasi Mudah

Lonjakan harga plastik imbas konflik di Timur Tengah mulai menekan industri dalam negeri. Pengusaha memperingatkan potensi pabrik berhenti produksi pada Mei.
Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Dulu Marah dan Tolak Bantuan Dedi Mulyadi, Kini Pria yang Merangkak di Trotoar Malah Cari KDM, Ada Apa?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ditolak oleh seorang pria tunawicara dengan satu kaki bernama Suwarno yang hidup di trotoar jalan saat ingin memberi bantuan.
Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejari Jembrana Setor Uang Penggganti Kasus Korupsi ke Kas Negara

Kejaksaan Negeri Jembrana, Bali, menyetorkan uang pengganti kerugian negara dari dua terpidana kasus korupsi yang jumlahnya mencapai Rp234 juta lebih
I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

I.League Tak Mau Berandai-andai Klub Liga Indonesia Tampil di AFC Champions League Elite, Fokus untuk 2 Wakil di ACL Two Musim Depan

Kabar ini pun menjadi angin segar bagi klub Indonesia yang terus memperbaiki peringkat koefisien AFC. Peluang klub Indonesia untuk tampil di ACL Elite pun terbuka. 
Polda Metro Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Subsidi 3 Kilogram di Enam Lokasi, Sebelas Orang Jadi Tersangka!

Polda Metro Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan LPG Subsidi 3 Kilogram di Enam Lokasi, Sebelas Orang Jadi Tersangka!

Polda Metro Jaya melalui Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus mengungkap kasus tindak pidana di bidang minyak dan gas bumi, atau penyalahgunaan LPG subsidi 3 kilogram yang terjadi di enam wilayah hukum Polda Metro Jaya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT