GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kotabaru Kuno dan Kini, Kawasan Cagar Budaya Yang Menyimpan Kisah Sejak Masa Kolonial Belanda

Kawasan Kotabaru Yogyakarta menjadi salah satu sudut yang menyisakan kisah perjuangan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan masa kolonial
Kamis, 6 Juli 2023 - 13:12 WIB
Pameran fotografi Kotabaru menampilkan suasana Kotabaru dari zaman Belanda hingga saat ini, Kamis (6/7).
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kawasan Kotabaru di Yogyakarta menjadi salah satu sudut yang menyisakan banyak kisah perjuangan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan masa kolonial Belanda berupa bangunan bersejarah maupun kisah-kisah heroisme perjuangan bangsa Indonesia yang menggetarkan. 

Perjalanan panjang Kawasan Cagar Budaya (KCB) Kotabaru, Kota Yogyakarta dijabarkan dengan begitu runtut lewat pameran fotografi bertajuk 'Kotabaru Kuno dan Kini'. Agenda Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta itu dilaksanakan di Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto, Kotabaru, pada 5 hingga 10 Juni 2023. 

Dalam pameran tersebut, dijelaskan secara gamblang awal mula terbentuknya kawasan Kotabaru lewat suguhan foto dan narasi yang saling melengkapi. 

Kemudian, beranjak dari ihwal sejarahnya, dipamerkan pula sepak terjang 21 pejuang serbuan Kotabaru yang merelakan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan NKRI. 

Tidak berhenti sampai di situ, puluhan koleksi foto masa lampau tersebut lantas disandingkan dengan sajian kondisi Kotabaru di era sekarang. Bangunan-bangunan cagar budaya yang mengusung arsitektur indis ditonjolkan dalam pameran ini, mulai dari Gereja Santo Antonius, Museum Sandi, Kantor Dinas Pariwisata Kota Yogya, hingga Masjid Syuhada. 

Sekretaris Daerah Kota Yogya, Aman Yuriadijaya mengatakan bahwa pameran fotografi bertajuk 'Kotabaru Kuno dan Kini' merupakan bagian dari upaya Pemkot Yogyakarta untuk memperkuat branding Kotabaru Heritage. Ia berujar, puluhan foto yang ditampilkan itu menjadi sebuah pesan bagi seluruh stakeholder untuk melestarikannya. 

"Foto yang ditampilkan tidak boleh hanya berhenti sebagai sebuah barang. Tetapi, mari jadikan karya ini sebagai pesan dan tanggung jawab bersama, bagi pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kelestarian," urainya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogya, Yetti Martanti menyampaikan, terdapat 65 foto hasil lomba fotografi 'Kotabaru Kuno dan Kini' yang turut ditampilkan dalam pameran ini. Dengan rincian, 15 karya sebagai nominasi pemenang, serta sisanya adalah hasil kurasi yang dilakukan oleh sejumlah dewan juri pilihan. 

"Dari sini, kita bisa melihat bahwa foto tidak sebatas viusualisasi hasil jepretan saja, tapi ada makna dan cerita di sana. Makanya, kita angkat tema kuno dan kini, guna menyajikan visualisasi Kotabaru dulu dan sekarang," ujarnya. 

Dengan proses pelestarian yang digulirkan secara berkelanjutan, diharapkan kawasan Kotabaru dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat ataupun pelancong yang singgah di Kota Yogya. Menurutnya, publik selama ini hanya mengenal Kotabaru sebagai kawasan yang asri, namun belum memahami nilai-nilai sejarahnya. 

"Artinya, masyarakat belum mengenal Kotabaru dari aspek nilai. Banyak yang tidak tahu kisah gugurnya 21 pejuang dalam serbuan Kotabaru yang mewarnai kemerdekaan RI atau sejarah dari bangunan-bangunan yang ada di Kotabaru," terangnya. (Nur/Ard)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai ditunda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta maaf.
Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Cegah Greenwashing, IAPI Usulkan Satu Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia

Cegah Greenwashing, IAPI Usulkan Satu Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia

IAPI mendorong satu standar internasional untuk asurans keberlanjutan di Indonesia serta meminta registrasi, sertifikasi, inspeksi, dan penegakan sebelum 2029.
Bantah Konflik dengan UIN Jakarta, Yayasan Syarif Hidayatullah: Ini Soal Dugaan Penyelewengan

Bantah Konflik dengan UIN Jakarta, Yayasan Syarif Hidayatullah: Ini Soal Dugaan Penyelewengan

Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta membantah adanya konflik dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Trending

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Ada yang Beda di Stasiun LRT Velodrome

Stasiun LRT Jakarta Velodrome tak hanya menjadi lokasi naik-turun penumpang pada Sabtu (22/8/2026). Area tersebut berubah menjadi ruang aktivitas anak.
Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Kunci Kesuksesan Serta Ilmu Berkah, Amalkan Doa Ini Beserta Artinya Setiap Kali Belajar 

Supaya berdampak nyata, ilmu perlu terus diamalkan seraya diimbangi dengan keberkahan. Karena itu, mengiringi proses menuntut ilmu dengan doa diajarkan Islam
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Jakarta Minta Maaf

Peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai ditunda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta maaf.
Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Eks Klub Bojan Hodak Bikin Malu Liga Super Malaysia, Kalah Setengah Lusin Gol dengan 12 Pemain 

Mantan klub dari Bojan Hodak, pelatih yang membawa threepeat bagi Persib Bandung, justru menjadi klub timpang di Liga Super Malaysia.
384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

384 Wisatawan Dilaporkan Hilang Tersapu Banjir Bandang serta Longsor Lumpur Dahsyat di Perbatasan Nepal-China

Banjir bandang yang memicu longsor lumpur dahsyat menyapu wilayah perbatasan Nepal-China. sedikitnya 384 orang dilaporkan menghilang dan 8 orang meninggal dunia
Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Kemerdekaan Sejati Tak Cukup Berdiri Sendiri, Syarikat Islam Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Kemerdekaan Sejati Tak Cukup Berdiri Sendiri, Syarikat Islam Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Syarikat Islam menilai kemerdekaan sejati harus dibuktikan melalui kemandirian ekonomi. Umat didorong menjadi pelaku produksi untuk memperkuat Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT